Guide for Amazing (Y)ourney

Tag: Bagasi Maskapai

20 Tips Liburan Membawa Anak atau Bayi Naik Pesawat

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan pernyataan seorang pemain sinetron bernama Angela Gilsha. “Gue lebih setuju bolehin hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi,” begitu tulisnya dalam sebuah instastory….

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan pernyataan seorang pemain sinetron bernama Angela Gilsha. “Gue lebih setuju bolehin hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi,” begitu tulisnya dalam sebuah instastory. Keluh kesahnya tersebut bukan tanpa alasan. Selama perjalanan di pesawat, ia ditemani tangisan bayi yang tak kunjung usai.

Pernyataan tersebut pun menimbulkan pro dan kontra di Indonesia. Ada yang setuju, dan banyak juga yang tidak. Tips membawa anak atau bayi naik pesawat memang gampang-gampang susah. Namun, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat liburan membawa anak atau bayi naik pesawat supaya situasi aman terkendali.

Inilah 15 tips liburan naik pesawat bersama anak atau bayi yang bisa kamu ikuti. Dijamin perjalanan lebih mudah dan nyaman.

1. Beli Tiket Sesuai Jam Tidur Anak

Tips Membawa Bayi Naik Pesawat

Sumber: Instagram enaphotoart


Tips pertama membawa bayi naik pesawat untuk liburan adalah membeli tiket pesawat yang jadwalnya sesuai jam tidur anak. Cara ini lumayan membantu agar saat terbang, anak bisa tidur dalam pesawat.

2. Check-In Mandiri Secara Online di Rumah

Saat membawa anak atau bayi naik pesawat, usahakan check-in mandiri dulu saat di rumah (online check-in). Saat sampai bandara, kamu tinggal drop off bagasi di konter check-in. Cara ini sangat memudahkan orangtua yang membawa anak saat liburan dengan pesawat.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua maskapai membolehkan penumpang di bawah 2 tahun (bayi) melakukan check-in online. Untuk itu, ketahui dulu aturan masing-masing maskapai karena semuanya memiliki ketentuan berbeda.

3. Tiba di Bandara Lebih Awal Saat Membawa Anak

Liburan Naik Pesawat Bersama Anak - Sumber Instagram mrschillsy

Sumber: Instagram mrschillsy


Orangtua yang membawa bayi naik pesawat wajib datang lebih awal dari jadwal keberangkatan. Setidaknya, 2-3 jam harus sudah sampai bandara. Ini untuk mengantisipasi situasi dan kondisi anak yang tidak terduga, misalnya anak buang air besar saat sampai di bandara. Bahaya kalau datang mepet-mepet.

Datang lebih cepat juga bisa membuatmu tidak perlu lari tergesa-gesa sambil menyeret koper dan menggendong anak. Setidaknya, kamu tidak perlu terlalu lelah dan stres karena kejadian tak terduga.

4. Pakai Porter Saat Membawa Bayi Naik Pesawat

Kenapa tidak? Memakai jasa porter sangat membantu orangtua yang membawa anak. Kamu tak perlu repot lagi membawa dan mengurusi barang bawaan, cukup fokus pada anak. Apalagi kalau anak kamu sudah bisa lari ke sana ke mari dan tidak mau diam.

5. Sematkan Tanda Pengenal Pada Anak

Nasib tidak ada yang tahu. Demi menghindari kemungkinan terburuk, sematkan informasi singkat seperti nama anak dan nomor telepon orangtua. Tanda pengenal bisa dipakaikan di tangan seperti gelang supaya mudah dilihat. Jika (jangan sampai) anak terlepas atau hilang, petugas yang menemukan bisa langsung menghubungi kita dengan mudah.

6. Pilih Tempat Duduk yang Nyaman

Panduan Membawa Anak Liburan Naik Pesawat - Sumber Instagram simplyforflying

Sumber: Instagram simplyforflying


Setiap maskapai memiliki aturan dan harga tiket yang berbeda untuk bayi dan anak-anak. Saat check-in, pilihlah tempat duduk yang nyaman. Dalam penerbangan jarak jauh, besar kemungkinan anak akan bosan sehingga rewel dan menangis.

Kamu bisa mengakalinya dengan memilih tempat duduk di pinggir jendela apabila anak senang melihat awan. Bisa juga memilih tempat duduk di pinggir supaya anak bebas bergerak atau berjalan-jalan di lorong. Sesuaikan dengan pribadi si anak supaya suasana hatinya bagus.

Apabila membawa bayi naik pesawat, mintalah kursi sekat dan siapkan tempat tidur bayi sebelum penerbangan. Bassinet dapat digunakan untuk anak hingga usia 18 bulan. Namun, paling cocok untuk bayi di bawah umur delapan bulan.

7. Bolehkah Membawa Susu atau Makanan Bayi dalam Pesawat?

Sebagian besar otoritas bandara (keamanan bandara, imigrasi, dll) membolehkan penumpang membawa susu formula. Aturan jumlah susu bayi yang diperbolehkan tergantung maskapai yang dinaiki. Umumnya tidak lebih besar dari ukuran 100 ml. Penumpang harus menunjukkan susu formula tersebut kepada petugas keamanan selama pemeriksaan keamanan

8. Bawa Kain Gendongan

Apabila bayi naik pesawat, orangtua sebaiknya membawa kain gendongan. Adakalanya bayi akan rewel dan gelisah selama penerbangan. Kain gendongan sangat berguna untuk dipakai saat menenangkan bayi. Percayalah, tidak mungkin kamu bisa selalu duduk selama perjalanan bersama bayi di pesawat.

9. Ketahui Aturan Bagasi di Maskapai yang Dinaiki

Orangtua yang membawa anak atau bayi dalam pesawat wajib mengetahui jumlah bagasi yang diizinkan dalam maskapai penerbangan. Mencoba mengepak ulang bagasi saat di bandara tentu akan membuat perjalanan dipenuhi kepanikan. Kecuali, kamu tak keberatan harus membayar biaya kelebihan bagasi.

10. Siapkan Satu Tas Berisi Keperluan Anak

Tips Terbang Bersama Anak Kecil - Sumber Instagram hallinroundtheworld

Sumber: Instagram hallinroundtheworld


Meski hanya penerbangan pendek, orangtua wajib menyediakan amunisi penuh saat liburan membawa anak atau bayi naik pesawat. Kita tidak pernah tahu apakah pesawat delay, anak muntah, jatuh, atau bajunya basah karena ketumpahan minuman. Membawa semua keperluan anak dalam satu tas akan sangat membantu.

11. Selalu Sedia Tisu Basah dan Tisu Kering!

Setiap orangtua pasti sudah akrab dengan dua benda ini. Jangan sampai lupa membawa tisu basah dan tisu kering saat terbang bersama anak.

12. Bawa Popok Lebih Banyak Karena…

Tahukah kamu bahwa perubahan tekanan udara bisa mengakibatkan gangguan pada perut si kecil? Tips membawa anak terbang dengan pesawat adalah membawa popok lebih untuk berjaga-jaga.

13. Beri Makanan untuk Si Kecil di Dua Waktu Ini

Makanan Anak di Pesawat - Sumber Instagram fiesta_gu

Sumber: Instagram fiesta_gu


Beri makan si kecil saat sudah lepas landas dan mendarat untuk mencegah sakit telinga. Ajari anak untuk makan atau mengunyah camilan di dua waktu tersebut. Bisa juga dengan memberikan ASI atau susu formula. Kamu juga bisa memberikan permen untuk anak berusia 3 tahun ke atas atau sesuatu yang dapat mereka hisap.

Jika anak sudah cukup Besar, ajari mereka melakukan teknik ekualisasi (equalization technique) dengan cara menguap atau menelan air liur.

14. Lindungi Telinga Bayi dan Anak dalam Penerbangan

Selain mengunyah makanan, kamu juga bisa meminimalisir rasa sakit pada telinga anak dengan headset atau ear plug. Sekarang, sudah banyak penutup telinga dengan model lucu sehingga anak senang memakainya.

15. Supaya Anak Tidak Bosan, Bawa Mainan Kesayangan Mereka

Tips Liburan Bersama Bayi Naik Pesawat - Sumber Instagram dadswhotravel

Sumber: Instagram dadswhotravel


Bawa mainan, boneka kesayangan, buku gambar, buku cerita, buku stiker, atau apapun yang bisa membuat anak sibuk demi mengalihkan kebosanannya. Untuk anak yang sudah lebih besar, kamu bisa membiarkan mereka bermain game selama mereka suka. Risiko anak rewel dan nangis selama penerbangan pun bisa dihindari.

16. Penerbangan Panjang? Jangan Lupa Pesan Makanan

Untuk tips penerbangan panjang, sangat penting untuk memesan makanan sejak awal. Pesan dengan catatan spesifik, seperti tidak pedas, tak boleh mengandung kacang atau susu, vegetarian, atau pantangan lainnya. Lakukan ini untuk menjaga anak yang sensitif atau alergi. Jangan sampai anak tidak makan apa-apa selama penerbangan, bisa-bisa masuk angin.

17. Anak Tak Suka Makanan di Pesawat? Bawa Camilan Sendiri!

Bawa beberapa makanan ringan yang tidak lengket dan disukai anak, bisa 3-4 jenis camilan. Pastikan semua camilan tersebut boleh dibawa dalam kabin. Umumnya penerbangan domestik mengizinkan orangtua membawa buah-buahan. Tapi kalau tujuannya luar negeri, biasanya tak boleh membawa makanan dengan biji. Paling aman ya bawa camilan kering.

Hindari membawa minuman dalam kemasan karton karena bisa muncrat ke mana-mana dan tidak bisa ditutup lagi setelah dibuka.

18. Bawa Tablet Berisi Video dan Film Kesayangan Anak

Tips Bawa Anak Naik Pesawat - Sumber Instagram raising_be

Sumber: Instagram raising_be


Jaga-jaga saja siapa tahu semua mainan tidak lagi menarik untuk hiburan anak. Apalagi kalau kamu menaiki low cost airlines yang tidak menyediakan TV.

19. Bawa Piyama dan Pakaian Nyaman untuk Anak

Jika kamu membawa anak kecil dalam penerbangan panjang, bawa baju piyama yang nyaman untuk anak. Tak perlu terlalu khawatir soal jet lag, anak mengalaminya lebih sedikit dibanding orang dewasa.

20. Orangtua Wajib Menggunakan Baju Seperti Ini

Apabila kamu masih menyusui anak, jangan sampai lupa memakai baju busui friendly. Kenakan juga pakaian yang nyaman supaya kamu tidak kerepotan selama penerbangan.

Itulah panduan dan tips membawa anak atau bayi naik pesawat yang wajib kamu ketahui. Yuk share, subscribe, dan komen di blog Pergi.com supaya kamu tak perlu bingung lagi mencari tips dan inspirasi liburan. Jangan lupa pesan tiket pesawat di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on 20 Tips Liburan Membawa Anak atau Bayi Naik Pesawat

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Tak semua penerbangan dapat mengantarmu langsung menuju kota atau negara tujuan. Ada kalanya harus transit beda pesawat atau maskapai untuk mencapai destinasi tertentu. Hal ini tentu akan sedikit membingungkan, terutama…

Tak semua penerbangan dapat mengantarmu langsung menuju kota atau negara tujuan. Ada kalanya harus transit beda pesawat atau maskapai untuk mencapai destinasi tertentu. Hal ini tentu akan sedikit membingungkan, terutama jika kamu tidak mengerti tips dan cara transit pesawat.

Sebelum membahas tips dan cara transit pesawat satu atau beda maskapai lebih dalam, kita pahami konsep penerbangan transit terlebih dahulu. Transit adalah berhenti sementara untuk berganti pesawat (atau melanjutkan pesawat yang sama, tapi dengan mayoritas penumpang yang berbeda) untuk menuju ke tempat tujuan. Dengan demikian, penumpang harus singgah di suatu bandara di tengah-tengah penerbangan menuju lokasi tujuan.

Transit pesawat sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu penerbangan transit satu maskapai dan penerbangan transit beda maskapai. Perhatikan penjelasan tips dan cara transit pesawat satu atau beda maskapai 2019 di bawah ini.

1. Penerbangan Transit Pesawat Satu Maskapai

Transit pesawat satu maskapai adalah keadaan ketika penumpang menggunakan penerbangan transit, namun masih dalam satu maskapai atau grup yang sama. Misalnya, A memesan penerbangan menuju Singapura, namun harus transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu. Meskipun harus transit, maskapai yang digunakan A merupakan maskapai yang sama, yaitu Malindo Air. Lebih jelasnya, lihat gambar di bawah ini.

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Cara Transit Pesawat Satu Maskapai


Penerbangan transit pesawat satu maskapai dibagi menjadi tiga prosedur atau cara:

1. Transit tapi tidak turun pesawat. Penumpang diminta untuk tetap di dalam pesawat sambil menunggu penumpang turun dan penumpang tambahan naik dari bandara tersebut sehingga kamu tidak perlu turun dari pesawat
2. Penumpang diminta turun dari pesawat, tapi tetap menggunakan pesawat yang sama dan tidak perlu lapor ke petugas transit. Penumpang hanya diminta turun dan langsung diarahkan ke ruang tunggu. Beberapa menit kemudian, akan diminta naik kembali
3. Penumpang diminta turun dari pesawat dan diminta membawa barang bawaan. Kemudian penumpang diminta lapor ke petugas transit agar diberi boarding pass (tiket masuk pesawat) yang baru karena penumpang akan terbang menggunakan pesawat yang lainnya (ganti pesawat)

Lalu, bagaimana cara mengetahui jenis penerbangan transit mana yang harus kita lakukan? Jangan khawatir, cukup dengarkan petunjuk dari awak kabin. Biasanya pramugari akan mengumumkan melalui pengeras suara, apakah penumpang penerbangan transit harus turun atau tetap berada di dalam pesawat.

Cara Transit Pesawat Satu Maskapai

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Sumber: Unsplash


Cara transit pesawat satu maskapai bisa saja membuat kamu kebingungan. Inilah prosedur dan tata cara transit pesawat satu maskapai yang harus kamu ketahui.

1. Pastikan lapor kepada petugas check-in di bandara pertama bahwa kamu mengambil penerbangan transit. Tujuannya agar bagasi yang kamu bawa tidak diturunkan di bandara transit, jadi kamu tidak perlu melakukan check-in ulang.
2. Untuk mencapai bandara tujuan akhir, penumpang akan menggunakan 2 lembar tiket (misalnya Jakarta-Kuala Lumpur-Singapura). Apabila hanya menunjukkan 1 tiket saja (misalnya Jakarta-Kuala Lumpur) kepada petugas check in, tentu penerbangan kamu tidak akan dibuat “connect” oleh petugas. Kalau sudah dibuat connect, kamu akan mendapatkan dua lembar tiket boarding pass untuk naik ke pesawat.
3. Saat tiba di bandara transit, dengarkan pengumuman dari pramugari melalui pengeras suara. Ini sangat penting supaya kamu tahu apakah harus turun pesawat dengan membawa bagasi kabin lalu melapor ke petugas transit atau tetap dalam pesawat.
4. Jika diinstruksikan untuk turun dan membawa bagasi kabin karena diminta untuk ganti pesawat, pastikan kamu menyiapkan tiket boarding pass untuk ditukar dengan boarding pass yang baru kepada petugas maskapai. Penukaran ini dilakukan di counter transit. Tanya petugas bandara jika kamu kesulitan menemukan counter transit.
5. Setelah menukar boarding pass lama, bisa langsung masuk ke ruang tunggu. Artinya, kamu tak perlu keluar pintu bandara. Perhatikan nomor gate yang harus kamu masuki. Nomor tersebut tertera pada boarding pass kamu tentunya.
6. Tunggu panggilan petugas dari pengeras suara untuk masuk ke pesawat.

Catatan: pada saat turun dari pesawat, bisa jadi penumpang transit tida perlu menukarkan boarding pass transit di counter, tetapi langsung kepada petugas yang berjaga di bawah pesawat. Petugas akan berteriak “penumpang transit” berkali-kali agar penumpang transit pesawat tidak perlu masuk ke gedung bandara dan cukup menukarkan boarding pass kepadanya. Ini dilakukan apabila jadwal terbang selanjutnya sudah mepet.

2. Penerbangan Transit Pesawat Beda Maskapai

Penerbangan transit beda maskapai adalah saat penumpang membeli tiket pesawat menuju suatu tempat dengan menggunakan beberapa maskapai berbeda. Misalnya B memesan penerbangan transit menuju London. Pertama ia naik Garuda Indonesia menuju Singapura terlebih dahulu. Setelah itu, penerbangan transit dilanjutkan dengan naik maskapai British Airways menuju London.

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Cara Transit Pesawat Beda Maskapai


Penerbangan transit beda maskapai memang cukup menguras energi. Penumpang tak hanya diharuskan turun pesawat atau berganti pesawat saja, tapi juga harus mengambil bagasi dan melakukan check-in ulang dari awal dengan masuk dari pintu keberangkatan. Jangan sampai bagasi hilang karena tidak memindahkan bagasi ke penerbangan selanjutnya.

Cara Transit Pesawat Beda Maskapai

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Sumber: Unsplash


Penumpang yang memilih penerbangan transit beda maskapai wajib memperhatikan cara dan prosedur transit pesawat di bawah ini.

1. Tips cara transit pesawat beda maskapai, perhatikan informasi waktu yang diberikan untuk berpindah di tiket milikmu. Ada penerbangan transit yang menyediakan waktu sangat sempit (1-2 jam), namun ada juga yang durasi transitnya lebih dari 12 jam.
2. Kalau durasi transit cukup singkat (misalnya kurang dari 90 menit), mintalah tempat duduk dekat pintu keluar pada waktu check-in. Jadi, kamu tak perlu menunggu terlalu lama untuk keluar dari pesawat ketika sampai di bandara transit.
3. Dengarkan pengumuman mengenai proses transit pesawat beda maskapai dari awak kabin. Biasanya pengumuman baru diberitahukan saat penumpang sudah turun dan akan menuju gate selanjutnya. Bagaimana kalau tidak ada pengumuman apapun? Jangan malu bertanya pada petugas.
4. Siapkan semua dokumen untuk penerbangan selanjutnya, seperti tiket pesawat, paspor, dan visa. Taruh di tempat yang aman dan mudah dijangkau.
5. Ketika pesawat sudah mendarat di bandara transit dan kamu sudah keluar pesawat, silakan langsung menuju boarding gate. Jangan terlalu terpaku pada nomor gate yang tertera pada boarding pass milikmu karena sering kali berubah. Cari informasi gate penerbangan dengan melihat monitor yang menampilkan informasi keberangkatan.
6. Saat turun pesawat, jangan lupa bawa bagasi kabin dan ambil bagasi tercatat di tempat mengambil bagasi. Setelah itu, check-in kembali untuk memasukkan bagasi ke pesawat selanjutnya. Baca juga biaya kelebihan bagasi maskapai Indonesia untuk referensimu.
7. Segera menuju boarding gate pesawat selanjutnya untuk berjaga-jaga. Sering kali, untuk menuju terminal berbeda membutuhkan waktu cukup lama.
8. Tunggu panggilan hingga kamu diminta untuk naik pesawat berikutnya.

Bagaimana Kalau Ketinggalan Pesawat Penerbangan Transit?

Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Sumber: Unsplash


Ini adalah mimpi buruk bagi setiap traveler. Bila terlanjur ketinggalan pesawat, jangan panik. Segera hubungi maskapai yang kamu gunakan. Kalau ingin lebih cepat, datangi kantor maskapai yang ada di bandara tersebut. Supaya lebih jelas, baca juga solusi terbaik ketinggalan pesawat dari Pergi.com.

Itulah tips dan tata cara transit pesawat satu atau beda maskapai yang harus kamu ketahui. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke luar negeri di Pergi.com. Pergi yuk!

7 Comments on Tips dan Cara Transit Pesawat Satu atau Beda Maskapai

Bagasi Hilang Saat Terbang? Ini Cara Lapor & Kompensasinya

Pernah kehilangan bagasi saat terbang? Duh, pasti kesal banget rasanya. Bagasi hilang saat terbang memang kerap terjadi di dunia penerbangan. Bawaan yang hilang tersebut biasanya merupakan bagasi tercatat atau yang…

Pernah kehilangan bagasi saat terbang? Duh, pasti kesal banget rasanya. Bagasi hilang saat terbang memang kerap terjadi di dunia penerbangan. Bawaan yang hilang tersebut biasanya merupakan bagasi tercatat atau yang terdaftar saat check-in. Namun, tak menutup kemungkinan bagasi yang hilang tersebut adalah bagasi yang dibawa ke kabin.

Saat bagasi hilang, ada kompensasi untuk penumpang yang harus dibayar oleh pihak maskapai. Hal ini tertuang pada Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Dalam Pasal 2 huruf C disebutkan bahwa pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara (maskapai) bertanggung jawab atas kerugian terhadap hilang, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat.

Kompensasi untuk Bagasi Tercatat yang Hilang

Cara lapor Bagasi Hilang Saat Terbang

Sumber: Pixabay


Bagasi tercatat adalah bagasi yang didaftarkan penumpang saat check-in. Menurut Pasal 5 Permenhub 77/2011, inilah besaran jumlah ganti rugi atau kompensasi yang harus diberikan pihak maskapai kepada penumpang jika bagasi hilang.

1. Jumlah ganti rugi terhadap penumpang yang mengalami kehilangan, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf C ditetapkan sebagai berikut:

  • Kehilangan bagasi tercatat atau isi bagasi tercatat atau bagasi tercatat musnah diberikan ganti kerugian sebesar Rp200.000 (dua ratus ribu rupiah) per kg dan paling banyak Rp4.000.000 (empat juta rupiah) per penumpang
  • Kerusakan bagasi tercatat diberikan ganti kerugian sesuai jenisnya, bentuk, ukuran, dan merek bagasi tercatat

2. Bagasi tercatat dianggap hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila tidak ditemukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak tanggal dan jam kedatangan penumpang di bandara tujuan.

3. Pengangkut wajib memberikan uang tunggu kepada penumpang atas bagasi tercatat yang belum ditemukan dan belum dapat dinyatakan hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebesar Rp200.000 (dua ratus ribu rupiah) per hari paling lama untuk 3 (tiga) hari kalender.

Meski demikian, menurut Pasal 6 ayat 1 dan 2, maskapai dibebaskan dari tuntutan ganti rugi terhadap barang berharga yang disimpan dalam bagasi tercatat. Kecuali, pada saat check-in penumpang telah menyatakan dan menunjukkan bahwa di dalam bagasi tercatat terdapat barang berharga dan pengangkut setuju untuk mengangkutnya. Biasanya maskapai akan meminta penumpang untuk mengasuransikan bagasi tersebut.

Kompensasi untuk Bagasi Kabin yang Hilang

Cara lapor Bagasi Hilang Saat Terbang

Sumber: Instagram unicobag


Permenhub 77/2011 juga mengatur kompensasi untuk bagasi kabin yang hilang dalam Pasal 4 ayat 1 dan 2.

1. Pengangkut tidak bertanggung jawab untuk kerugian karena hilang atau rusaknya bagasi kabin, kecuali apabila penumpang dapat membuktikan bahwa kerugian tersebut disebabkan oleh tindakan pengangkut atau orang yang dipekerjakannya.

2. Apabila pembuktian penumpang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat diterima oleh pengangkut atau berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap (inkracht) dinyatakan bersalah, maka ganti kerugian ditetapkan setinggi-tingginya sebesar kerugian nyata penumpang.

Cara Lapor dan Klaim Bagasi Hilang

Cara lapor Bagasi Hilang Saat Terbang

Sumber: Instagram archeroffaith


1. Pastikan Tempat Hilangnya Bagasi Kamu

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan di mana tepatnya bagasi tersebut hilang. Cari informasi bagasi hilang di layanan Lost and Found ataupun layanan informasi kehilangan yang ada di bandara. Di sana, kamu bisa membuat laporan tentang kehilangan barang sekaligus mendapat kepastian tentang pencarian bagasi yang hilang.

Pihak bandara akan berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk menemukan bagasi kamu. Apabila bagasi atau barang bawaan yang hilang tersebut tidak terjadi di bandara, proses pencarian bisa lebih panjang dan rumit.

2. Buat Laporan Kehilangan Bagasi/Barang

Setelah memastikan di mana tepatnya bagasi tersebut hilang, buatlah laporan tentang kehilangan bagasi. Pihak bandara biasanya akan memintamu untuk membuat surat keterangan kehilangan di kantor kepolisian. Surat tersebut diperlukan jika ingin mengklaim kehilangan barang. Mintalah surat tersebut maksimal 24 jam setelah kehilangan bagasi terjadi.

Dalam surat laporan kehilangan, tulis secara detail informasi soal baggage tag number, waktu keberangkatan, kelas tiket, nomor penerbangan, dan informasi lainnya. Bawa juga kartu identitas serta boarding pass untuk dijadikan bukti. Laporan kehilangan juga bisa kamu ajukan ke pihak maskapai langsung.

3. Pastikan Kamu Ingat Detail Bagasi yang Hilang

Kamu harus mengingat setiap detail dari bagasi yang hilang. Semakin detail informasinya, semakin mudah juga pencarian bagasi yang hilang. Mulai dari warna, ukuran, desain, serta ciri-ciri unik yang ada di tas maupun koper kamu. Lebih bagus lagi jika kamu punya foto-foto barang yang hilang dan jangan lupa lampirkan dalam laporan.

4. Pantau Terus Informasi Terkait Pencarian Bagasi

Setelah menyerahkan laporan dan semua bukti, kamu harus terus memantau informasi terkait pencarian bagasi yang hilang saat terbang. Jika dalam waktu 3 hari belum ada kabar, hubungi kembali pihak maskapai maupun bandara. Bisa juga dengan mendatangi kantor resmi dari pihak maskapai.

Bagasi biasanya dinyatakan hilang jika dalam waktu 3 minggu belum ditemukan. Namun berdasarkan hukum yang ada di Indonesia, bagasi disebut hilang jika sudah melewati batas 14 hari. Jika melebihi batas waktu tersebut, penumpang berhak mendapatkan kompensasi dari maskapai. Hal ini sudah diatur dalam pasal 5 ayat 3 Permenhub No.77/2011.

5. Segera Ajukan Klaim Bagasi Hilang Sesuai Prosedur

Jika barang belum ketemu juga, segera ajukan klaim kehilangan pada pihak maskapai. Setiap maskapai memiliki prosedur dan ketentuannya masing-masing mengenai klaim kehilangan barang. Namun, pastikan kompensasi bagasi hilang tetap berlandaskan hukum yang berlaku.

Pasal 5 ayat 1 dalam Permenhub No.77/2011 yang mengatur tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkatan Udara menjelaskan secara rinci tentang besaran ganti rugi kehilangan bagasi yang dialami penumpang.

Kehilangan isi maupun keseluruhan dari bagasi akan mendapatkan ganti rugi minimal Rp200.000 per kg dan maksimal Rp4.000.000 per penumpang. Jika bagasi mengalami kerusakan, maka akan diberikan biaya ganti rugi sesuai dengan jenis, bentuk, ukuran, serta merek dari barang yang hilang tersebut.

6. Jangan Lupa Klaim Asuransi Perjalanan Kamu

Apabila sebelum melakukan perjalanan kamu sudah membeli asuransi penerbangan, segera urus klaim asuransi perjalanan tersebut.

Bagasi Kabin Hilang, Apakah Bisa Diklaim?

Cara lapor Bagasi Hilang Saat Terbang

Sumber: Instagram AirAsia


Bagasi yang hilang di kabin pesawat tidak akan mendapatkan ganti rugi dari maskapai. Kecuali, kehilangan bagasi disebabkan oleh keteledoran pihak maskapai sehingga barang bawaan menjadi rusak atau hilang.

Kalau bisa membuktikan bahwa kehilangan bagasi disebabkan oleh pihak maskapai, kamu bisa mengajukan klaim kepada maskapai maupun asuransi perjalanan yang dimiliki.

Tips Agar Bagasi Tidak Hilang

Cara lapor Bagasi Hilang Saat Terbang

Sumber: Instagram brianonlinenl


Bagasi hilang saat terbang memang sangat menyebalkan. Maka dari itu, lakukan persiapan sebaik mungkin dan jangan pernah menaruh barang berharga seperti uang atau perhiasan dalam bagasi tercatat. Barang berharga yang hilang dalam bagasi tercatat tidak akan diganti oleh maskapai dan hanya dihitung berdasarkan berat koper atau tas yang hilang.

Untuk menghindari kehilangan atau pencurian bagasi, lakukan tiga tips berikut ini.

1. Datang ke Bandara Lebih Awal

Datanglah lebih awal dari waktu keberangkatan agar kamu punya waktu untuk melakukan proses screening pada barang bawaan. Pastikan label rute pada koper atau tas sudah benar saat menaruh bagasi ke ban berjalan ketika check-in. Hindari juga penerbangan yang waktu transitnya pendek karena risiko kehilangan bagasi lebih besar.

2. Beri Penanda yang Unik dan Sematkan Identitas Pada Koper/Tas

Berilah tanda unik pada bawaan kamu seperti stiker atau tempelan khusus. Sisipkan juga kontak atau identitas pada koper untuk berjaga-jaga bila label identitas yang berada di luar bagasi rusak. Ini untuk memudahkan pihak maskapai melacak pemilik koper.

3. Taruh Alat Pelacak Pada Bagasi

Kini sudah banyak yang menjual alat pelacak yang dilengkapi dengan GPS. Meski tak bisa menghindari pencurian bagasi, alat pelacak tersebut akan membantu proses pencarian jika bagasi hilang.

Itulah kompensasi dan cara lapor apabila bagasi kamu hilang saat terbang. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Segera beli tiket pesawat di Pergi.com, dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on Bagasi Hilang Saat Terbang? Ini Cara Lapor & Kompensasinya

Ini Dia Info Terbaru Biaya Kelebihan Bagasi AirAsia!

Setiap orang pasti ingin mendapatkan penerbangan yang aman saat bepergian. Supaya semakin nyaman, jangan lupa siapkan barang bawaan sebaik mungkin. Baca pula peraturan dan ketentuan maskapai agar liburanmu berjalan dengan…

Setiap orang pasti ingin mendapatkan penerbangan yang aman saat bepergian. Supaya semakin nyaman, jangan lupa siapkan barang bawaan sebaik mungkin. Baca pula peraturan dan ketentuan maskapai agar liburanmu berjalan dengan mulus.

Untuk menambah pengetahuanmu, kali ini Pergi.com akan membahas mengenai kebijakan biaya bagasi AirAsia secara lengkap dan mendalam. Dijamin bermanfaat! Yuk scroll sampai habis.

Kebijakan Bagasi AirAsia Terbaru

Kebijakan Bagasi Gratis AirAsia

Kebijakan Bagasi Gratis AirAsia


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memesan tiket pesawat. Salah satunya adalah jatah bagasi yang diberikan oleh maskapai. Inilah informasi terbaru mengenai jatah bagasi kabin dan bagasi terdaftar AirAsia.

1. Kebijakan Bagasi Kabin AirAsia

Sama dengan ketentuan bagasi maskapai lainnya, penumpang AirAsia boleh membawa 7 kg bagasi ke dalam kabin. Bagasi tersebut berupa 1 tas/koper ukuran kabin yang dimensinya tidak melebihi panjang 56 cm x lebar 36 cm x tinggi 23 cm.

Penumpang juga dibolehkan membawa 1 tas tangan/tas laptop/ransel/tas kecil lainnya dengan ukuran tidak lebih dari 40 cm x 30 cm x 10 cm. Tas kecil tersebut hanya boleh diletakkan di bawah kursi. Harap diingat, beberapa barang yang diikat atau dibungkus jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin. Maka dari itu, semua bawaanmu sebaiknya disatukan dalam sebuah tas, ya.

Jatah bagasi kabin 7 kg tersebut hanya untuk penumpang dewasa dan anak-anak. Bayi yang umurnya kurang dari 2 tahun tidak akan mendapatkan bagasi kabin. Namun, bayi boleh membawa kereta bayi jika sebelumnya telah didaftarkan pada maskapai. Sedangkan untuk tempat duduk bayi, harus didaftarkan dan akan dimasukkan dalam jatah bagasi terdaftar yang telah dibeli.

2. Kebijakan Bagasi Terdaftar AirAsia

Pada saat membayar tiket pesawat AirAsia, umumnya biaya tiket sudah termasuk departure tax atau airport tax. Pastikan kamu sudah datang 2-3 jam sebelum jadwal keberangkatan karena konter check-in akan ditutup 60 menit sebelum berangkat.

Sebagai informasi, AirAsia tidak memberikan jatah bagasi check-in secara gratis. Bagasi gratis hanya diberikan untuk penumpang domestik, yaitu seberat 15 kg. Apabila melebihi 15 kg, penumpang harus membayar biaya kelebihan bagasi. Biaya kelebihan bagasi terbaru akan dibahas secara mendalam pada sub bab berikutnya.

Untuk alasan kesehatan dan keselamatan, pihak AirAsia tidak akan menerima benda tunggal dengan berat melebihi 32 kg. Ukurannya juga tidak boleh lebih dari panjang 119 cm x lebar 119 cm x tinggi 81 cm. Batas berat ini tidak berlaku untuk alat bantu gerak, termasuk kereta bayi.

3. Peraturan Pengangkutan LAGs AirAsia

Penumpang yang terbang dengan AirAsia di rute internasional harus mematuhi peraturan mengenai pengangkutan cairan, aerosol, dan gel (LAGs). Berikut rinciannya:

  • Barang LAG seperti krim, parfum, minuman, semprotan, gel, dan pasta gigi harus berada dalam wadah (botol) dengan ukuran maksimal 100 ml.
  • Semua wadah LAG harus muat dalam tas plastik transparan.
  • Penumpang hanya boleh membawa satu plastik transparan yang dapat ditutup kembali dengan volume tidak lebih dari 1 liter dan besarnya tidak lebih dari 20 cm x 20 cm.
  • Obat-obatan, makanan diet khusus, dan makanan bayi boleh dibawa ke dalam bagasi kabin asal dalam jumlah yang wajar. Namun, sebelumnya kamu harus menginformasikan barang-barang tersebut. Petugas bisa saja melakukan pemeriksaan keamanan lebih lanjut terhadapnya. LAGs yang tidak memenuhi persyaratan akan dibuang.

4. Peraturan Pengangkutan Barang Duty-Free

Barang duty-free yang dibeli penumpang dalam bandara tidak akan dihitung ke dalam jatah bagasi kabin dengan syarat tidak melebihi jatah duty-free negara tujuan. Barang harus dimasukkan ke Security Tamper-Evident Bag dalam keadaan tersegel disertai bukti pembelian. Semua pembelian yang lain termasuk hadiah dari gerai duty-free, akan dimasukkan ke dalam jatah bagasi kabin.

Peraturan mengenai pengangkutan barang duty-free bervariasi tergantung pada peraturan operator bandara di masing-masing negara. Jika timbul keraguan, segera tanyakan pada pegawai gerai duty-free yang bertugas, ya.

Biaya Kelebihan Bagasi AirAsia Rute Domestik

Pemesanan bagasi untuk penerbangan AirAsia dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu dipesan bersamaan dengan tiket, dipesan setelah memesan tiket, dan di konter check-in bandara. Kamu dapat membuat pra-pesan melalui akun Anggota BIG AirAsia atau pada saat melakukan check-in web dengan harga normal.

1. Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia yang Dibeli Bersama Tiket

Biaya bagasi terdaftar AirAsia yang paling murah adalah yang dibeli bersamaan dengan tiket pesawat. Lihat rinciannya pada tabel di bawah ini.

Biaya Pemesanan Bagasi AirAsia Saat Pemesanan Tiket

Biaya Pra-pesan Bagasi Saat Pemesanan Tiket (Domestik)


Biaya bagasi AirAsia rute domestik terdiri dari 5 paket, yakni dalam berat 15 kg, 20 kg, 25 kg, 30 kg, dan 40 kg. Harga disesuaikan dengan jarak yang ditempuh. Namun karena merupakan penerbangan domestik, berat bagasi 15 kg tidak akan dikenakan biaya.

Penerbangan Medan-Yogyakarta, Jakarta-Bali, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Bali-Bandung, dan Yogyakarta-Medan, biaya bagasi terbaru memiliki tarif yang sama. Berat 20 kg biayanya Rp88.000, 25 kg biayanya Rp105.600, 30 kg biayanya Rp176.000, dan untuk 40 kg biayanya Rp308.000.

Sementara untuk penerbangan yang lebih dekat, seperti rute Bali-Solo dan Surabaya-Bali, tarifnya jauh lebih murah. Bagasi 20 kg seharga Rp80.000, bagasi 25 kg Rp96.000, bagasi 30 kg Rp160.100, dan bagasi 40 kg Rp280.000.

2. Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia Setelah Pesan Tiket Pesawat

Jika kamu memesan bagasi setelah tiket pesawat dipesan, harganya jauh lebih mahal. Inilah rinciannya!

Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia Setelah Pemesanan Tiket

Biaya Pra-pesan Bagasi Setelah Pemesanan Tiket (Domestik)


Yap, selisih biaya pemesanan bagasi AirAsia sebelum dan setelah booking tiket cukup lumayan. Untuk itu, sebaiknya kamu memesan bagasi bersamaan dengan tiket pesawat.

Rute Bali-Bandung, Jakarta-Bali, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Medan-Yogyakarta, dan Yogyakarta-Bali memiliki tarif yang sama. Apabila penumpang membawa 15 kg bagasi, tidak akan dikenakan biaya alias gratis. Bila membawa 20 kg bagasi, biayanya Rp101.200. Sedangkan biaya untuk 25 kg Rp121.440, 30 kg Rp202.400, dan 40 kg Rp354.200.

Biaya lebih murah dikenakan untuk penerbangan Bali-Solo dan Surabaya-Bali. Biaya untuk 20 kg adalah Rp92.000, 25 kg Rp110.400, 30 kg Rp184.000, dan 40 kg Rp322.000.

3. Kebijakan Biaya Bagasi di Konter Check-in

Hmm, bagaimana jadinya jika kita lupa memesan bagasi? Tenang saja, kamu tetap bisa mendaftarkan bagasi kamu secara gratis di konter check-in. Namun sayangnya, bagasi yang bisa dibawa hanya sampai 15 kg saja. Apabila lebih dari itu, kamu bisa menanyakannya langsung pada petugas di konter, ya.

Biaya Kelebihan Bagasi AirAsia Rute Internasional

AirAsia tidak menyediakan bagasi gratis untuk penerbangan internasional. Penumpang yang ingin membawa bagasi harus memesan bagasi via web atau membeli bagasi di konter check-in.

1. Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia yang Dibeli Bersama Tiket

Kamu bisa memesan bagasi bersamaan dengan tiket pesawat dalam paket 20 kg, 25 kg, 30 kg, dan 40 kg untuk penerbangan internasional. Biaya pesan bagasi tersebut dibayar sesuai mata uang negara asal penerbangan. Supaya lebih jelas, lihat rinciannya dalam tabel di bawah ini, yuk!

Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia Saat Pemesanan Tiket (Internasional)

Biaya Pra-pesan Bagasi Saat Pemesanan Tiket (Internasional)


Rute penerbangan dari Jakarta-Johor Bahru, Jakarta-Singapura, Jakarta-Bengaluru, Jakarta-Bangkok, dan Jakarta-Penang, memiliki harga yang sama. Untuk berat bagasi 20 kg, 25 kg, 30 kg, dan 40 kg berturut-turut adalah Rp210.000, Rp220.500, Rp420.000, dan Rp609.000. Harga ini juga sama dengan penerbangan Padang-Kuala Lumpur, Silangit-Kuching, Bali-Kuala Lumpur, dan Makassar-Kuala Lumpur.

Biaya bagasi penerbangan dari Singapura ke wilayah Indonesia, dibayarkan dalam mata uang SGD. Untuk rute Singapura-Bandung, tarif pesan bagasi 20 kg adalah SGD 23.1. Bagasi 25 kg harganya SGD 29.4, bagasi 30 kg harganya SGD 46.2, dan bagasi 40 kg harganya SGD 69.3.

2. Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia Setelah Memesan Tiket

Harga pesan bagasi setelah tiket pesawat telah dipesan jauh lebih mahal dibandingkan memesan berbarengan dengan tiket sejak awal. Kamu bisa melihat rinciannya di bawah ini.

Biaya Pra-pesan Bagasi Airasia Setelah Pemesanan Tiket (Internasional)

Biaya Pra-pesan Bagasi Setelah Pemesanan Tiket (Internasional)


Penerbangan dari Jakarta ke beberapa tujuan luar negeri seperti Johor Bahru, Singapura, Bengaluru, Bangkok, dan Penang, memiliki harga yang sama. Bagasi 20 kg biayanya Rp241.500, bagasi 25 kg biayanya Rp252.000, bagasi 30 kg biayanya Rp483.000, 40 kg biayanya Rp703.500.

3. Kebijakan Biaya Bagasi di Konter Check-in

Biaya Membeli Bagasi AirAsia di Konter Bandara (Internasional)

Biaya Membeli Bagasi di Konter Bandara (Internasional)


Tak perlu khawatir, AirAsia menyediakan pembelian bagasi di konter check-in untuk rute internasional, namun dibatasi hanya sampai 15 kg. Biayanya disesuaikan dengan jarak penerbangan. Namun, rata-rata biaya bagasi penerbangan dari Indonesia ke luar negeri adalah Rp400.000. Sementara untuk rute Singapura-Bandung dan Singapura-Semarang, biayanya SGD 60.

Biaya Pra-pesan Bagasi AirAsia untuk Alat Olahraga

Maskapai AirAsia membedakan harga bagasi biasa dengan peralatan olahraga. Segera pesan pra-pesan bagasi AirAsia terbaru untuk mendapatkan penawaran terbaik.

1. Biaya Bagasi Alat Olahraga Domestik

Biaya Bagasi Alat Olahraga AirAsia (Domestik)

Biaya Bagasi Alat Olahraga (Domestik)


Alat olahraga memiliki rincian biaya tersendiri. Bagasi bisa dipesan dalam lima paket, yaitu 15 kg, 20 kg, 25 kg, 30 kg, dan 40 kg. Untuk penerbangan domestik, bagasi alat olahraga memiliki harga yang sama. Alat olahraga seberat 15 kg biayanya Rp135.000, 20 kg Rp150.000, 25 kg Rp180.000, 30 kg Rp240.000, dan 40 kg Rp390.000.

Jika lupa memesan bagasi untuk alat olahraga, kamu bisa membelinya di bandara namun dengan harga yang cukup mahal. Biayanya adalah Rp300.000 dan dibatasi hanya sampai 15 kg saja.

2. Biaya Bagasi Alat Olahraga Internasional

Biaya Bagasi Alat Olahraga AirAsia (Internasional)

Biaya Bagasi Alat Olahraga (Internasional)


Biaya bagasi terbaru AirAsia untuk alat olahraga rute internasional memiliki harga yang berbeda-beda. Sebagai contoh, penerbangan dari Jakarta ke Johor Bahru, Singapura, dan Bengaluru, bagasi seberat 20 kg dikenakan biaya Rp273.000. Bagasi yang paling mahal adalah untuk peralatan olahraga seberat 40 kg, yaitu Rp777.000.

Untuk penerbangan dari domestik Indonesia, penumpang boleh membeli bagasi alat olahraga di konter bandara. Namun, dibatasi hanya sampai 15 kg saja dengan harga Rp440.000. Jika berangkat dari Singapura, biayanya adalah SGD 70. Sementara penerbangan dari Labuan Malaysia, biayanya adalah MYR 20.

Lebih baik memesan bagasi sejak awal bukan? Lebih murah! Apabila ingin mengecek harga pemesanan bagasi AirAsia untuk rute lain secara lengkap, kamu bisa langsung mengeceknya di halaman tarif AirAsia.

Merasa informasi Tarif bagasi AirAsia di atas bermanfaat? Yuk share dan subscribe blog Pergi.com supaya kamu tak perlu bingung lagi mencari tips dan inspirasi liburan. Buktikan kalau kamu adalah Teman Pergi paling asik!

19 Comments on Ini Dia Info Terbaru Biaya Kelebihan Bagasi AirAsia!

5 Tips Jitu Menghindari Pencurian Bagasi di Bandara

Masalah pencurian bagasi memang bukan hal baru di dunia penerbangan Indonesia. Seiring dengan terungkapnya banyak kasus pencurian bagasi di bandara, keamanan di bandara dan pelayanan kepada penumpang pun semakin ditingkatkan….

Masalah pencurian bagasi memang bukan hal baru di dunia penerbangan Indonesia. Seiring dengan terungkapnya banyak kasus pencurian bagasi di bandara, keamanan di bandara dan pelayanan kepada penumpang pun semakin ditingkatkan.

Meski demikian, kamu harus tetap waspada terhadap kemungkinan pencurian bagasi di bandara. Yuk simak lima tips menghindari pencurian bagasi di bandara berikut ini.

1. Buat Check List Barang Bawaan

Tips Menghindari Pencurian Bagasi Sumber Pixabay

Sumber: Pixabay


Saking semangatnya liburan, kadang ada saja orang yang kalap membawa barang bawaan. Padahal, bisa dipastikan ujung-ujungnya tak semua barang yang dibawa diperlukan saat bepergian. Saat menyusun barang bawaan di koper, ada baiknya kamu membuat check list barang apa saja yang perlu dibawa. Tentukan prioritas barang penting apa saja yang wajib dibawa saat traveling.

Hal ini bisa mencegah kamu membawa terlalu banyak barang yang tidak penting selama liburan. Mencatat barang bawaan juga akan memudahkanmu mengingat jika ada barang bawaan yang hilang selama berada di bagasi.

2. Bungkus Koper

Tips Menghindari Pencurian Bagasi Sumber Pixabay1

Sumber: Pixabay


Selain gembok, ada cara lain melindungi barang bawaan kita dari pencuri, yaitu dengan membungkus tas atau koper dengan plastic warp. Meski tidak menjamin tas atau koper terhindar dari pencuri, namun dengan dibungkus plastik, tas atau koper akan jadi lebih sulit dibuka.

3. Gunakan Gembok Berstandar TSA

Tips Menghindari Pencurian Bagasi Sumber Pixabay1

Sumber: Pixabay


Gembok memiliki peran penting untuk mencegah seseorang membobol kopermu di bandara. Untuk itu, jangan sekali-kali menggunakan gembok mainan yang terkadang memang cocok dengan kopermu.

Percayalah, gembok seperti itu akan sangat mudah dibongkar. Investasikan sedikit uangmu untuk membeli gembok khusus berstandar TSA (Transportation Security Administration). Pilih gembok yang ukurannya sesuai dengan resleting koper kamu.

Untuk mencegah lupa nomor kombinasi gembok, simpan kunci beserta catatan nomornya di dompet atau tempat aman lainnya. Khusus untuk koper berjenis hard case, gunakan tali pengikat koper yang juga berstandar TSA.

4. Hindari Penerbangan Transit

Tips Menghindari Pencurian Bagasi Sumber Pixabay1

Sumber: Pixabay


Ada juga kasus bagasi hilang saat penerbangan transit. Hal ini karena saat transit, bagasi kamu juga harus dipindah ke pesawat lain dengan proses yang rumit dan lumayan panjang. Mekanisme pengaturan bagasi untuk penumpang transit seperti ini yang memungkinkan bagasi tertinggal hingga hilang.

5. Pakai Asuransi Perjalanan

Tips Menghindari Pencurian Bagasi Sumber Pixabay1

Sumber: Pixabay


Jika kamu membawa banyak barang berharga di dalam bagasi, ada baiknya lengkapi perjalanan kamu dengan asuransi perjalanan sehingga kamu bisa mendapat kompensasi jika koper rusak atau jika ada barang berharga yang hilang saat penerbangan.

Yang terpenting adalah selalu menjaga barang bawaan. Jika ada barang berharga seperti perhiasan atau uang dalam jumlah banyak, ada baiknya bawa ke dalam bagasi kabin agar lebih aman. Pencurian bagasi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jangan sampai kamu jadi korban berikutnya, ya!

Sekian tips menghindari pencurian bagasi dari Pergi.com. Bermanfaat bukan? Yuk berikan pendapat tentang artikel ini. Ceritakan juga pengalamanmu di kolom komentar jika pernah kehilangan bagasi saat pergi berlibur ke destinasi favoritmu. Kita tunggu!

No Comments on 5 Tips Jitu Menghindari Pencurian Bagasi di Bandara

Type on the field below and hit Enter/Return to search