Guide for Amazing (Y)ourney

Category: Pergi Pintar

120 Istilah Penerbangan, Wajib Tahu Sebelum Naik Pesawat!

Orang yang sudah terbiasa naik pesawat tentu sudah tak bingung lagi dengan berbagai istilah penerbangan. Namun untuk pemula yang belum pernah naik pesawat, istilah penerbangan terkadang sedikit membingungkan karena ditulis…

Orang yang sudah terbiasa naik pesawat tentu sudah tak bingung lagi dengan berbagai istilah penerbangan. Namun untuk pemula yang belum pernah naik pesawat, istilah penerbangan terkadang sedikit membingungkan karena ditulis dalam bahasa Inggris.

Supaya kamu bisa memahami arti dari setiap istilah tersebut, Pergi.com telah membuat 120 daftar istilah penerbangan yang wajib kamu ketahui. Semuanya telah kami urutkan sesuai dengan abjad untuk memudahkanmu. Simak ulasannya, yuk!

Istilah Penerbangan yang Wajib Diketahui Sebelum Naik Pesawat

Sumber: unsplash


Istilah Penerbangan dari A

1. Accompanied: ketika kamu membeli tiket untuk anak/bayi, harus ditemani oleh orang dewasa yang membayar penuh sesuai tarif berlaku.
2. Adult: seseorang yang telah berusia di atas 12 tahun.
3. Alternate Aerodrome: bandara alternatif, yaitu bandara lain yang akan dipilih jika tidak bisa mendarat di bandara tujuan.
4. Apron: tempat parkir pesawat.
5. Arrival: bagian kedatangan.
6. Aviation: institusi atau suatu lembaga penerbangan.
7. Airport: bandar udara/bandara.
8. Aeronautic: ilmu penerbangan atau informasi tentang penerbangan.
9. ADC (Arodrome Controll): kontrol yang berada di tower.
10. APP (Approach Controll): kontrol sesudah/sebelum ADC.
11. Air Space: ruang udara.
12. Airtime (Flight Time): lama waktu yang dibutuhkan pesawat sampai ketempat tujuan.
13. A.T.A (Actual Time Arrival): waktu kedatangan pesawat.
14. A.T.D (Actual Time Departure): waktu keberangkatan pesawat.
15. A.P.B (Actual Pax Onboard): lembaran informasi tentang jumlah penumpang di dalam pesawat.
16. Aircraft: pesawat dalam bahasa Inggris.
17. Auxiliary Power Unit (APU): mesin turbin yang berukuran lebih kecil dari mesin pesawat. Sebagai pengganti mesin untuk menyediakan pasokan listrik dan tenaga pneumatic yang terletak di bagian ekor pesawat sehingga dalam posisi aman dari segala halangan.
18. Automatic Terminal Information Service (ATIS): informasi aeronotikal nonkontrol yang direkam dan disiarkan secara terus-menerus di berbagai bandara yang memiliki pergerakan atau lalu lintas yang padat.
19. Airmanship: tatakrama penerbangan. Setiap pilot harus menjaga sopan santun di udara, termasuk wajib menjawab setiap panggilan. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan pilot dipecat dan tak diizinkan terbang lagi.
20. Accident: kecelakaan pesawat.
21. Aerobatic: terbang untuk melakukan pertunjukan akrobat, dengan gerakan-gerakan berbahaya. Dilarang keras membawa penumpang.
22. Altimeter: alat yang ada dalam pesawat, mengukur ketinggian pesawat dari permukaan air laut, bekerja melalui perbedaan tekanan udara (setiap naik 1000 meter, tekanan udara berkurang 0,3 atm). Alat ini tidak dapat memonitor ketinggian pesawat dari permukaan tanah/gunung.
23. Airborne: sebuah pesawat udara yang dalam kondisi terbang atau sedang terbang setelah tinggal landas tatkala semua roda-rodanya telah lepas dari permukaan landasan pacu.
24. ALERFA: suatu kata kode yang dipakai untuk menunjukan suatu tingkat siaga.
25. Alokasi: pembagian frekuensi, kode SSR, dan seterusnya bagi suatu negara unit atau pelayanan. Pembagian 24 bit alamat pesawat udara kalau suatu negara atau otoritas tanda registrasi bersama.
26. Altitude: jarak vertikal suatu tingkat, titik, atau objek yang dianggap titik. Diukur dari permukaan air laut rata-rata.

Istilah Penerbangan dari B

27. Baggage Tag: dokumen yang diterbitkan oleh perusahaan penerbangan untuk memberi tanda bagasi penumpang. Hal ini juga untuk memberi tanda tertentu (apakah benda tersebut dalam katagori benda pecah belah). Pada baggage tag diberi nomor sesuai dengan nomor yang ditempelkan pada tiket penumpang.
28. Boarding Pass: kartu yang diberikan kepada penumpang sebelum naik pesawat. Penumpang yang telah memegang boarding pass, menandakan proses check-in telah selesai dilakukan, dan siap untuk naik pesawat sesuai dengan kelas, kompartemen, dan nomor tempat duduk.
29. Booking: proses pemesanan dan pembelian tiket.
30. Baggage/Bagasi: barang bawaan penumpang. Baca juga jatah bagasi tercatat maskapai Indonesia di sini.
31. Black Box: kotak misteri untuk merekam percakapan cockpit crew (pilot & co-pilot) di dalam kokpit suatu penerbangan.

Istilah Penerbangan dari C

32. Cabin Attendant: penjaga kabin atau lebih dikenal dengan pramugari atau pramugara.
33. Climbing: saat pesawat sedang terbang naik.
34. Connecting Flight: pergantian pesawat lain atau menggunakan airline lain biasanya saat transit.
35. Child: anak dengan ketentuan usia 2–12 tahun.
36. Check-in Luggage: tas yang disimpan di bagian kargo dalam pesawat.
37. Carry-on Luggage: disebut juga hand luggage, barang bawaan penumpang yang dibawa ke dalam kabin pesawat.
38. Cabin Crew: pramugari atau pramugara.
39. Check In: Pendaftaran calon penumpang yang sudah mempunyai tiket, sebelum keberangkatan.
40. Check-in Luggage: barang bawaan penumpang yang disimpan di bagasi kargo pesawat. Barang diserahkan saat check-in.
41. Crash: kecelakaan.
42. Cruising: pesawat sedang terbang datar.
43. Control Air Space: ruang udara yang dikendalikan.
44. C.I.Q (Custom Immigration Quarantine): penumpang yang berangkat/datang ke/dari luar negeri.

Istilah Penerbangan dari D

45. Delay: keterlambatan keberangkatan atau kedatangan.
46. Departure: keberangkatan.
47. Divert: mendarat di bandara yang bukan tujuan, dialihkan ke bandara lain.
48. Direct Flight: penerbangan antara dua kota yang akan dikunjungi tanpa harus melakukan suatu pemberhentian (transit).
49. Ditching: pesawat mendarat darurat di air.
50. Descending: pesawat sedang terbang turun.
51. Destination: kota tujuan terakhir, biasanya yang paling jauh dikunjungi oleh penumpang (jika penumpang melakukan penerbangan dengan transit).
52. Detresfa: kode kata yang menunjukkan tingkat bahaya.
53. Dangerous Good: barang-barang yang termasuk dalam daftar membahayakan keselamatan penerbangan.

Istilah Penerbangan dari E

54. E-ticket: Tiket pesawat elektronik, dikirim dari internet booking engine ke email sebagai bukti pembelian.
55. Enroute Chart: peta yang digunakan pilot dalam penerbangan mengunakan fasilitas instrument navigasi dan memberikan informasi penerbangan sepanjang jalur lalu lintas udara yang akan dilalui dengan pengawasan dan komunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC).
56. Emergency Door: pintu darurat dalam pesawat yang digunakan untuk melarikan diri jika terjadi keadaan darurat atau kecelakaan.
57. ECAM (Electronic Centralized Aircraft Monitoring): sebuah perangkat yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada pilot mengenai semua sistem di dalam pesawat. Contohnya kontrol penerbangan, tekanan, dan hidraulik melalui dua layar LCD (liquid crystal display) yang berada di tengah panel pengendali.
58. Emergency Landing: pendaratan darurat yang dilakukan di bandara.

Istilah Penerbangan dari F

59. FA (Flight Attendant): pramugari, FA 1 untuk sebutan pramugari senior dan FA 2 untuk pramugari junior.
60. Fare: jumlah biaya yang dibebankan kepada penumpang beserta barang bawaannya yang diterbitkan secara umum kepada publik berdasarkan jenis kelas.
61. FASEC (Full Authority Digital Engine Control): sistem yang mengontrol fungsi mesin pada saat proses auto start. Jika dalam proses start terdapat parameter mesin yang tidak sesuai, maka FADEC yang akan mendeteksinya.
62. FDR (Flight Data Recorder): perekam data penerbangan.
63. FIR (Flight Information Region): wilayah informasi penerbangan.
64. Flap: penampang bagian belakang pesawat yang memiliki fungsi untuk menaikKan gaya angkat dan mengurangi kecepatan.
65. Flight Number: nomor penerbangan.
66. Flight: penerbangan (adjective).
67. FMGS (Flight Management Guidance System): perangkat komputer yang ada di pesawat yang berfungsi mengendalikan pesawat berdasarkan data-data yang terprogram dan tersimpan dalam data base serta pengendalian yang berdasarkan data-data yang yang dimasukkan oleh pilot selama terbang.
68. Force Landing: pendaratan pesawat dilakukan di luar bandara.

Istilah Penerbangan dari G

69. Go-Show: penumpang yang belum memesan tiket sebelumnya dan bermaksud untuk pergi menggunakan pesawat dengan datang langsung ke bandara.
70. Gate: pintu masuk menuju pesawat.

Istilah Penerbangan dari H

71. Holding Area: area udara yang dugunakan pesawat menunggu antrean mendarat, dengan cara pesawat berputar-putar di udara.
72. Holding Bay: tempat pesawat di darat menunggu antrean untuk terbang atau takeoff.
73. Hard landing: pendaratan keras adalah istilah dalam dunia penerbangan untuk menyebutkan tipe cara mendaratkan pesawat yang sedikit ditekan (dihentakkan) ke landasan yang bertujuan agar tread (kembang) ban pesawat dapat mencengkram landasan.
74. Holding procedure: pergerakan yang ditentukan agar pesawat udara tetap berada dalam daerah udara tertentu untuk menunggu izin selanjutnya.

Istilah Penerbangan dari I

75. Infant: bayi berusia 0-24 bulan.
76. Issued: proses meng-OK kan tiket atau mengonfirmasi setelah pembayaran masuk untuk tiket yang telah di booking.
77. ILS (Instruments Landing System): peralatan elektronik yang dipakai untuk membantu pesawat melakukan pendaratan.

Istilah Penerbangan dari J

78. Jet Lag: perasaan penumpang yang lelah dan bingung karena perbedaan waktu yang cepat seusai melakukan penerbangan.

Istilah Penerbangan dari K

79. Kespen: Keselamatan Penerbangan.
80. KNKT: Komite Nasional Kecelakaan Transportasi.
81. Kode booking: kode pemesanan, terdiri 6 digit yang memiliki fungsi sebagai bukti reservasi atau booking tiket yang Anda lakukan.

Istilah Penerbangan dari L

82. Landing: pesawat mendarat.
83. Leaving for: akan berangkat ke.

Istilah Penerbangan dari M

84. Metals: benda-benda seperti perhiasan, uang logam, dan kunci.
85. Mayday: istilah ini biasanya digunakan para pilot dan awak kabin untuk menggambarkan situasi darurat yang tengah mereka alami.
86. MATS: Makassar Advanced Air Traffic System

Istilah Penerbangan dari N

87. No-Show: penumpang yang telah melakukan booking, namun tidak melakukan penerbangan atau tidak muncul saat jadwal penerbangan miliknya.
88. NOTAM (Notice to Airmen): pemberitahuan yang dibagikan menggunakan telekomunikasi. Berisi informasi berhubungan dengan pembuatan kondisi atau perubahan fasilitas, pelayanan, prosedur, atau hal berbahaya. Pengetahuan yang diperlukan para personel terkait dengan operasional.

Istilah Penerbangan dari O

89. Over Baggage: barang bawaan penumpang berlebih. Biasanya penumpang yang mengalami over baggage dikenakan biaya sesuai ketentuan maskapai.

Istilah Penerbangan dari P

90. Passenger: setiap penumpang dalam pesawat kecuali awak kabin.
91. PA (Public Address System): suatu sistem peralatan pengeras suara yang terintegrasi di dalam kabin pesawat untuk membantu pilot maupun awak kabin dalam memberikan informasi kepada penumpang mengenai penerbangan.
92. Pax (Passenger): penumpang pesawat udara.
93. PSR (Primary Surveillance Radar): sistem radar yang memakai sinyal radio yang direfleksikan.

Istilah Penerbangan dari R

94. Runway: landasan untuk pesawat mengambil ancang-ancang dalam take off atau juga sebagai tempat landing.
95. RON (Remain Over Night): pesawat tinggal untuk bermalam.
96. RVSM (Reduced Vertical Separate Minima): pengaturan separasi atau pemisahan jarak vertikal antara pesawat di jalur yang sama.
97. Re-route: penggantian rute untuk para pramugari. Istilah ini biasanya digunakan ketika seorang pramugari dipindahtugaskan dari sebuah rute ke rute lain.
98. Route/ Rute: jalur penerbangan di dalam ruang udara.
99. RNAV (Area Navigation): metode navigasi yang mengizinkan pesawat untuk terbang dalam dalam lintasan yang diinginkan.
100. Refund: proses pembatalan tiket untuk dapat pengembalian dana.
101. Reservasi: pemesanan tiket baik melalui online maupun offline.
102. Radar, Radio Detection, and Ranging: suatu alat pendeteksi pancaran radio yang memberikan informasi tentang jarak, azimut dan/atau elevasi suatu objek.
103. Rescedule: perubahan jadwal penerbangan untuk tiket pesawat yang sudah dibeli.

Istilah Penerbangan dari S

104. Safety Belt: sabuk pengaman di dalam pesawat.
105. SSR (Secondary Surveillance Radar): sistem radar apabila sinyal radio yang dipancarkan dari stasiun radar mengawali pancaran sinyal radio dari stasiun lain.
106. Security Check: pemeriksaan barang bawaan untuk keselamatan penerbangan.

Istilah Penerbangan dari T

107. Taxi way: jalan penghubung antara tempat parkir pesawat dengan landasan pesawat.
108. Ticketing Time Limit: batas waktu konfirmasi pemesanan tiket oleh penumpang.
109. TCA: Terminal Control Area
110. Taxi (Taxiing): sedang jalan di darat, dari/ke runway.
111. Taxi-Holding Position: posisi yang ditentukan tempat pesawat udara yang sedang jalan di darat dan kendaraan dapat diminta berhenti agar berada pada jarak yang cukup kepada suatu runway.
112. Transit: pemberhentian antara kota keberangkatan dan tujuan. Bisa satu kota atau lebih.
113. Two Letter Code: kode nomor penerbangan tiap maskapai. Tiap maskapai memiliki kode sendiri dan tiap penerbangan memiliki nomor berbeda.
114. TCAS (Traffic Collision Avoindance System): sistem untuk menghindari tabrakan udara. Sistem dalam pesawat udara berdasarkan sinyal radar pengamat sekunder. Beroperasi independen lepas dari peralatan yang di darat untuk pemberian petunjuk bagi penerbang adanya potensi konflik dengan pesawat udara yang menggunakan transponder SSR.
115. Take off: meninggalkan landasan untuk terbang.

Istilah Penerbangan dari U

116. UIR: Upper Information Region

Istilah Penerbangan dari V

117. Visa: tanda izin boleh berkunjung yang diberikan kepada penduduk suatu negara jika akan mengunjungi negara lain yang memerlukan izin masuk. Baca juga jenis-jenis visa serta fungsinya di sini.
118. Visa on Arrival (VoA): dibuat saat tiba di negara yang dituju. Biasanya pengurusan Visa on Arrival dilakukan di bandara atau saat memasuki daerah perbatasan negara.

Istilah Penerbangan dari W

119. Waiting Room: ruang tunggu untuk penumpang setelah check-in, sebelum naik pesawat.
120. Window Seat: kursi di dalam pesawat yang dekat dengan jendela.

Itulah 120 istilah penerbangan lengkap yang wajib kamu ketahui sebelum naik pesawat. Jika merasa artikel ini berguna, jangan lupa subscribe blog Pergi.com untuk mendapatkan informasi traveling lainnya. Pergi yuk!

1 Comment on 120 Istilah Penerbangan, Wajib Tahu Sebelum Naik Pesawat!

Prosedur, Syarat, dan Cara Mengubah Data Diri di Paspor

Paspor sama pentingnya seperti tiket pesawat yang kamu beli untuk bepergian ke luar negeri. Tanpa paspor, kamu akan ditolak untuk masuk ke negara lain. Cara membuat paspor pun kini semakin…

Paspor sama pentingnya seperti tiket pesawat yang kamu beli untuk bepergian ke luar negeri. Tanpa paspor, kamu akan ditolak untuk masuk ke negara lain. Cara membuat paspor pun kini semakin mudah dengan adanya sistem antrean online. Proses pencetakan paspor juga tidak lama, hanya membutuhkan setidaknya tiga hari saja. Lalu, bagaimana jika ada kesalahan data saat membuat paspor? Bagaimana cara mengubah data diri di paspor?

Identitas diri yang salah dalam paspor umumnya adalah nama, tanggal lahir, atau alamat tempat tinggal. Untuk memperbaiki kesalahan data di paspor tersebut, Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mengatur lewat Permenkumham Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

Pada Pasal 24 diatur soal prosedur perubahan data di paspor biasa. Dalam aturan tersebut, perubahan data pemegang paspor biasa yang meliputi perubahan nama atau perubahan alamat dapat diajukan kepada Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi. Untuk prosedur dan cara mengubah data diri di paspor secara lengkap, simak penjelasannya di bawah ini.

Dokumen untuk Mengubah Data di Paspor Biasa

1. E-KTP asli dan fotokopi
2. Kartu keluarga asli dan fotokopi
3. Akte kelahiran/ijazah, asli dan fotokopi
4. Paspor asli dan fotokopi
5. Formulir imigrasi (biasanya disediakan di koperasi kantor imigrasi)

Prosedur Mengubah Data Diri di Paspor Biasa

Menurut Permenkumham Nomor 8 Tahun 2014, inilah prosedur mengubah data di paspor biasa.

1. Pengajuan permohonan
2. Persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi
3. Pencetakan perubahan data pada halaman pengesahan

2 Cara Mengubah Data yang Salah di Paspor

Ada dua cara untuk mengganti data identitas yang keliru di paspor, yaitu endorsement dan penggantian paspor.

1. Memperbaiki Data dengan Sistem Endorsement

Prosedur, Syarat, dan Cara Mengubah Data Diri di Paspor

Sumber: Instagram tukang_84


Cara mengubah data melalui sistem endorsement maksudnya menambahkan nama pada halaman 4 paspor. Kelemahan dari sistem endorsement ini adalah ada beberapa negara yang tak menerima catatan khusus tersebut.

Prosedur untuk mendapatkan endorsement cukup mudah. Kamu bisa melakukannya secara online lewat laman Ditjen Imigrasi. Proses pengajuan endorsement pun bisa dilakukan di Kantor Imigrasi mana pun. Jika tak ingin mengajukan lewat online, kamu bisa walk-in atau datang langsung di Kantor Imigrasi tempat paspor diterbitkan.

Berikut prosedur permohonan endorsement untuk mengubah data di paspor:

1. Datang ke Kantor Imigrasi.
2. Mengisi formulir bermaterai 6.000 yang biasanya disediakan di tempat fotokopi Kantor Imigrasi.
3. Menuju loket informasi. Sampaikan tujuan kamu untuk meminta endorsement karena ada kesalahan data pada paspor.
4. Serahkan semua dokumen plus paspor asli ke petugas. Tunggu hingga nama kamu dipanggil.
5. Tak sampai satu hari, catatan endorsement akan ada di halaman 4 paspormu dengan koreksi yang diberikan oleh pihak imigrasi.

2. Memperbaiki Data dengan Mencetak Ulang Paspor

Prosedur, Syarat, dan Cara Mengubah Data Diri di Paspor

Sumber: Instagram panduwil


Cara kedua mengubah kesalahan nama atau alamat pada paspor adalah mengganti dan mencetak ulang paspor. Cara kedua ini lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama karena harus melalui proses yang lebih panjang.

1. Datang ke Kantor Imigrasi, sampaikan tujuanmu untuk mengganti paspor karena ada kesalahan data.
2. Kamu akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan tentang alasan penggantian paspor untuk mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
3. Dalam proses BAP, kamu akan diwawancarai oleh penyidik soal kesalahan yang terdapat di paspor.
4. Wawancara, foto, dan biometrik untuk proses pembuatan paspor baru.
5. Jika BAP telah selesai, kamu akan mendapat Berita Acara Pendapat (Bapen) yang diberikan oleh penyidik.
6. Bapen tersebut biasanya dikeluarkan bersamaan dengan persetujuan dari Kepala Kantor Imigrasi. Jika ada perubahan data pada nama (seperti penggantian, penambahan, penghapusan, maupun memperbaiki ejaan), biasanya akan diminta surat pernyataan dari Dinas Catatan Sipil kota tempat KTP diterbitkan.
7. Setelah mendapat persetujuan dari Kepala Kantor Imigrasi, dokumen perubahan data di paspormu akan diajukan ke Kepala Kantor Wilayah untuk disetujui.
8. Usai proses wawancara dan foto, kamu akan menerima tanda bukti setor untuk biaya pembuatan paspor baru.
9. Terakhir, usai membayar sejumlah uang, paspormu akan diverifikasi oleh Ajudikator Pusat untuk kemudian diterbitkan paspor baru.
10. Setelah melewati seluruh proses itu, paspor kamu sudah bisa diambil sendiri maupun diwakilkan anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK). Pengambilan paspor juga bisa diwakilkan oleh orang lain. Hanya saja si pengambil paspor harus membawa tanda bukti pembayaran, surat kuasa, dan KTP asli pemilik paspor.

Kelemahan Mencetak Ulang Paspor

Cara mengubah data di paspor dengan cara kedua ini memerlukan waktu lebih dari 15 hari untuk mencapai tahap Ajudikator Pusat. Setelah disetujui oleh Ajudikator Pusat, paspor baru bisa selesai dalam 3 hari kerja. Bahkan menurut informasi, pembuatan paspor baru ini bisa memakan waktu lebih dari satu bulan. Baca juga cara mendaftar antrean paspor secara online.

Tips Supaya Tidak Ada Kesalahan Data

Untuk menghindari kesalahan data pada paspor, pastikan semua identitas dalam dokumen milikmu tidak ada yang berbeda. Cek juga paspor barumu supaya tidak ada kesalahan cetak dari petugas imigrasi. Jangan sampai kamu harus bolak-balik karena tidak memeriksa paspor yang sudah dicetak. Ketahui juga langkah-langkah membuat e-paspor di sini.

Merasa informasi mengubah data pada paspor di atas berguna? Yuk subscribe blog Pergi.com untuk mendapatkan informasi terbaru soal cara membuat paspor dan berita traveling lainnya. Pesan juga tiket pesawat hanya di Pergi.com. Cari, Pesan, Pergi Traveling!

1 Comment on Prosedur, Syarat, dan Cara Mengubah Data Diri di Paspor

20 Tips Liburan Membawa Anak atau Bayi Naik Pesawat

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan pernyataan seorang pemain sinetron bernama Angela Gilsha. “Gue lebih setuju bolehin hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi,” begitu tulisnya dalam sebuah instastory….

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan pernyataan seorang pemain sinetron bernama Angela Gilsha. “Gue lebih setuju bolehin hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi,” begitu tulisnya dalam sebuah instastory. Keluh kesahnya tersebut bukan tanpa alasan. Selama perjalanan di pesawat, ia ditemani tangisan bayi yang tak kunjung usai.

Pernyataan tersebut pun menimbulkan pro dan kontra di Indonesia. Ada yang setuju, dan banyak juga yang tidak. Tips membawa anak atau bayi naik pesawat memang gampang-gampang susah. Namun, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat liburan membawa anak atau bayi naik pesawat supaya situasi aman terkendali.

Inilah 15 tips liburan naik pesawat bersama anak atau bayi yang bisa kamu ikuti. Dijamin perjalanan lebih mudah dan nyaman.

1. Beli Tiket Sesuai Jam Tidur Anak

Tips Membawa Bayi Naik Pesawat

Sumber: Instagram enaphotoart


Tips pertama membawa bayi naik pesawat untuk liburan adalah membeli tiket pesawat yang jadwalnya sesuai jam tidur anak. Cara ini lumayan membantu agar saat terbang, anak bisa tidur dalam pesawat.

2. Check-In Mandiri Secara Online di Rumah

Saat membawa anak atau bayi naik pesawat, usahakan check-in mandiri dulu saat di rumah (online check-in). Saat sampai bandara, kamu tinggal drop off bagasi di konter check-in. Cara ini sangat memudahkan orangtua yang membawa anak saat liburan dengan pesawat.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua maskapai membolehkan penumpang di bawah 2 tahun (bayi) melakukan check-in online. Untuk itu, ketahui dulu aturan masing-masing maskapai karena semuanya memiliki ketentuan berbeda.

3. Tiba di Bandara Lebih Awal Saat Membawa Anak

Liburan Naik Pesawat Bersama Anak - Sumber Instagram mrschillsy

Sumber: Instagram mrschillsy


Orangtua yang membawa bayi naik pesawat wajib datang lebih awal dari jadwal keberangkatan. Setidaknya, 2-3 jam harus sudah sampai bandara. Ini untuk mengantisipasi situasi dan kondisi anak yang tidak terduga, misalnya anak buang air besar saat sampai di bandara. Bahaya kalau datang mepet-mepet.

Datang lebih cepat juga bisa membuatmu tidak perlu lari tergesa-gesa sambil menyeret koper dan menggendong anak. Setidaknya, kamu tidak perlu terlalu lelah dan stres karena kejadian tak terduga.

4. Pakai Porter Saat Membawa Bayi Naik Pesawat

Kenapa tidak? Memakai jasa porter sangat membantu orangtua yang membawa anak. Kamu tak perlu repot lagi membawa dan mengurusi barang bawaan, cukup fokus pada anak. Apalagi kalau anak kamu sudah bisa lari ke sana ke mari dan tidak mau diam.

5. Sematkan Tanda Pengenal Pada Anak

Nasib tidak ada yang tahu. Demi menghindari kemungkinan terburuk, sematkan informasi singkat seperti nama anak dan nomor telepon orangtua. Tanda pengenal bisa dipakaikan di tangan seperti gelang supaya mudah dilihat. Jika (jangan sampai) anak terlepas atau hilang, petugas yang menemukan bisa langsung menghubungi kita dengan mudah.

6. Pilih Tempat Duduk yang Nyaman

Panduan Membawa Anak Liburan Naik Pesawat - Sumber Instagram simplyforflying

Sumber: Instagram simplyforflying


Setiap maskapai memiliki aturan dan harga tiket yang berbeda untuk bayi dan anak-anak. Saat check-in, pilihlah tempat duduk yang nyaman. Dalam penerbangan jarak jauh, besar kemungkinan anak akan bosan sehingga rewel dan menangis.

Kamu bisa mengakalinya dengan memilih tempat duduk di pinggir jendela apabila anak senang melihat awan. Bisa juga memilih tempat duduk di pinggir supaya anak bebas bergerak atau berjalan-jalan di lorong. Sesuaikan dengan pribadi si anak supaya suasana hatinya bagus.

Apabila membawa bayi naik pesawat, mintalah kursi sekat dan siapkan tempat tidur bayi sebelum penerbangan. Bassinet dapat digunakan untuk anak hingga usia 18 bulan. Namun, paling cocok untuk bayi di bawah umur delapan bulan.

7. Bolehkah Membawa Susu atau Makanan Bayi dalam Pesawat?

Sebagian besar otoritas bandara (keamanan bandara, imigrasi, dll) membolehkan penumpang membawa susu formula. Aturan jumlah susu bayi yang diperbolehkan tergantung maskapai yang dinaiki. Umumnya tidak lebih besar dari ukuran 100 ml. Penumpang harus menunjukkan susu formula tersebut kepada petugas keamanan selama pemeriksaan keamanan

8. Bawa Kain Gendongan

Apabila bayi naik pesawat, orangtua sebaiknya membawa kain gendongan. Adakalanya bayi akan rewel dan gelisah selama penerbangan. Kain gendongan sangat berguna untuk dipakai saat menenangkan bayi. Percayalah, tidak mungkin kamu bisa selalu duduk selama perjalanan bersama bayi di pesawat.

9. Ketahui Aturan Bagasi di Maskapai yang Dinaiki

Orangtua yang membawa anak atau bayi dalam pesawat wajib mengetahui jumlah bagasi yang diizinkan dalam maskapai penerbangan. Mencoba mengepak ulang bagasi saat di bandara tentu akan membuat perjalanan dipenuhi kepanikan. Kecuali, kamu tak keberatan harus membayar biaya kelebihan bagasi.

10. Siapkan Satu Tas Berisi Keperluan Anak

Tips Terbang Bersama Anak Kecil - Sumber Instagram hallinroundtheworld

Sumber: Instagram hallinroundtheworld


Meski hanya penerbangan pendek, orangtua wajib menyediakan amunisi penuh saat liburan membawa anak atau bayi naik pesawat. Kita tidak pernah tahu apakah pesawat delay, anak muntah, jatuh, atau bajunya basah karena ketumpahan minuman. Membawa semua keperluan anak dalam satu tas akan sangat membantu.

11. Selalu Sedia Tisu Basah dan Tisu Kering!

Setiap orangtua pasti sudah akrab dengan dua benda ini. Jangan sampai lupa membawa tisu basah dan tisu kering saat terbang bersama anak.

12. Bawa Popok Lebih Banyak Karena…

Tahukah kamu bahwa perubahan tekanan udara bisa mengakibatkan gangguan pada perut si kecil? Tips membawa anak terbang dengan pesawat adalah membawa popok lebih untuk berjaga-jaga.

13. Beri Makanan untuk Si Kecil di Dua Waktu Ini

Makanan Anak di Pesawat - Sumber Instagram fiesta_gu

Sumber: Instagram fiesta_gu


Beri makan si kecil saat sudah lepas landas dan mendarat untuk mencegah sakit telinga. Ajari anak untuk makan atau mengunyah camilan di dua waktu tersebut. Bisa juga dengan memberikan ASI atau susu formula. Kamu juga bisa memberikan permen untuk anak berusia 3 tahun ke atas atau sesuatu yang dapat mereka hisap.

Jika anak sudah cukup Besar, ajari mereka melakukan teknik ekualisasi (equalization technique) dengan cara menguap atau menelan air liur.

14. Lindungi Telinga Bayi dan Anak dalam Penerbangan

Selain mengunyah makanan, kamu juga bisa meminimalisir rasa sakit pada telinga anak dengan headset atau ear plug. Sekarang, sudah banyak penutup telinga dengan model lucu sehingga anak senang memakainya.

15. Supaya Anak Tidak Bosan, Bawa Mainan Kesayangan Mereka

Tips Liburan Bersama Bayi Naik Pesawat - Sumber Instagram dadswhotravel

Sumber: Instagram dadswhotravel


Bawa mainan, boneka kesayangan, buku gambar, buku cerita, buku stiker, atau apapun yang bisa membuat anak sibuk demi mengalihkan kebosanannya. Untuk anak yang sudah lebih besar, kamu bisa membiarkan mereka bermain game selama mereka suka. Risiko anak rewel dan nangis selama penerbangan pun bisa dihindari.

16. Penerbangan Panjang? Jangan Lupa Pesan Makanan

Untuk tips penerbangan panjang, sangat penting untuk memesan makanan sejak awal. Pesan dengan catatan spesifik, seperti tidak pedas, tak boleh mengandung kacang atau susu, vegetarian, atau pantangan lainnya. Lakukan ini untuk menjaga anak yang sensitif atau alergi. Jangan sampai anak tidak makan apa-apa selama penerbangan, bisa-bisa masuk angin.

17. Anak Tak Suka Makanan di Pesawat? Bawa Camilan Sendiri!

Bawa beberapa makanan ringan yang tidak lengket dan disukai anak, bisa 3-4 jenis camilan. Pastikan semua camilan tersebut boleh dibawa dalam kabin. Umumnya penerbangan domestik mengizinkan orangtua membawa buah-buahan. Tapi kalau tujuannya luar negeri, biasanya tak boleh membawa makanan dengan biji. Paling aman ya bawa camilan kering.

Hindari membawa minuman dalam kemasan karton karena bisa muncrat ke mana-mana dan tidak bisa ditutup lagi setelah dibuka.

18. Bawa Tablet Berisi Video dan Film Kesayangan Anak

Tips Bawa Anak Naik Pesawat - Sumber Instagram raising_be

Sumber: Instagram raising_be


Jaga-jaga saja siapa tahu semua mainan tidak lagi menarik untuk hiburan anak. Apalagi kalau kamu menaiki low cost airlines yang tidak menyediakan TV.

19. Bawa Piyama dan Pakaian Nyaman untuk Anak

Jika kamu membawa anak kecil dalam penerbangan panjang, bawa baju piyama yang nyaman untuk anak. Tak perlu terlalu khawatir soal jet lag, anak mengalaminya lebih sedikit dibanding orang dewasa.

20. Orangtua Wajib Menggunakan Baju Seperti Ini

Apabila kamu masih menyusui anak, jangan sampai lupa memakai baju busui friendly. Kenakan juga pakaian yang nyaman supaya kamu tidak kerepotan selama penerbangan.

Itulah panduan dan tips membawa anak atau bayi naik pesawat yang wajib kamu ketahui. Yuk share, subscribe, dan komen di blog Pergi.com supaya kamu tak perlu bingung lagi mencari tips dan inspirasi liburan. Jangan lupa pesan tiket pesawat di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on 20 Tips Liburan Membawa Anak atau Bayi Naik Pesawat

16 Tips Liburan Saat Puasa yang Sering Dilupakan Traveler

Liburan saat puasa banyak dipilih orang karena menyuguhkan suasana dan pengalaman unik yang berbeda. Setiap daerah memiliki tradisi dan nuansa Ramadan khas masing-masing. Itulah yang dikejar oleh pencinta traveler. Pengalaman…

Liburan saat puasa banyak dipilih orang karena menyuguhkan suasana dan pengalaman unik yang berbeda. Setiap daerah memiliki tradisi dan nuansa Ramadan khas masing-masing. Itulah yang dikejar oleh pencinta traveler. Pengalaman sahur di negeri orang, buka puasa bersama warga sekitar, berburu kuliner lokal untuk buka puasa, tentu sangat menyenangkan.

Meski begitu, traveling saat puasa memiliki persiapan yang tak sama seperti wisata di waktu biasa. Supaya ibadah tetap jalan dan bisa liburan tanpa hambatan, ikuti tips liburan saat puasa yang sering dilupakan traveler di bawah ini, yuk!

1. Pilih Destinasi Wisata yang Memiliki Hal Ini

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Instagram dududada_photo


Tips liburan saat puasa yang pertama adalah memilih destinasi muslim friendly. Mengapa demikian? Alasannya adalah untuk memudahkanmu mencari menu berbuka puasa yang halal. Selain itu, suasana Ramadan juga akan lebih terasa di sana sehingga pengalaman puasamu bisa lebih bekesan. Destinasi muslim friendly juga memudahkanmu menemukan tempat ibadah.

2. Perhatikan Waktu Sahur dan Berbuka di Destinasi Liburan

Tempat Wisata Keluarga Terbaik Saat Ramadan

Sumber: Instagram sarah_jbll


Cari tahu berapa lama waktu puasa di destinasi liburan puasa terbaik pilihanmu. Terutama jika kamu ingin liburan puasa di luar negeri. Ini penting supaya kamu bisa menyiapkan mental sekaligus menyesuaikan itinerary dengan kondisi lapangan.

Tak semua negara punya waktu sahur dan berbuka yang sama. Untuk itu, jangan lupa unduh aplikasi pengingat jadwal salat, sahur, dan buka puasa.

3. Kunjungi Lokasi Wisata Semampunya

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Pixabay


Puasa bukan halangan untuk melakukan aktivitas. Tapi, bukan berarti kamu bisa melakukan kegiatan yang sama seperti ketika sedang tidak puasa. Tips liburan saat puasa agar berjalan lancar adalah jangan memaksakan diri, semua tetap ada batasannya. Kurangi jumlah destinasi yang akan kamu datangi. Jangan rakus mengunjungi semuanya, supaya tenaga kamu tidak habis.

Tips supaya tidak lelah jalan-jalan saat puasa adalah pilihlah jadwal mengunjungi lokasi wisata saat sore hari. Sekalian ngabuburit!

4. Pastikan Tempat Wisata yang Kamu Datangi Memiliki Fasilitas Ibadah

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Instagram vitamincaffeine


Puasa Ramadan hukumnya wajib dan salat adalah tiang agama. Oleh karena itu, jangan sampai meninggalkan salat meskipun sedang liburan. Browsing fasilitas ibadah di tempat wisata yang akan kamu datangi. Pastikan ada musala atau masjid terdekat supaya kamu tidak kerepotan mencari saat sudah sampai di sana.

Bagaimana kalau tempat wisata yang dikunjungi tidak ada fasilitas ibadahnya? Tidak perlu khawatir, cari saja tempat yang bersih untuk salat. Jangan lupa bawa perlengkapan salat ke mana pun kamu pergi.

5. Hindari Melakukan Aktivitas Ini Ketika Liburan Puasa

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber Instagram mega_indahh


Meski olahraga baik untuk tubuh, jangan memaksakan dirimu saat liburan puasa. Aktivitas liburan seperti naik gunung, berselancar, atau bermain arung jeram sebaiknya dihindari. Aktivitas yang terlalu berat dikhawatirkan membuat ibadah puasamu terganggu karena tenaga terkuras habis.

Lakukanlah aktivitas traveling yang ringan dan santai, seperti jalan-jalan ke museum, tempat bersejarah, kebun binatang, masjid raya, dan lain sebagainya.

6. Bawa Perlengkapan Penting Ini

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Instagram tokonove11


Seperti yang sudah dibahas di atas, membawa perlengkapan ibadah sendiri sangat penting dilakukan saat wisata di tempat liburan. Ini untuk memudahkanmu melakukan ibadah. Selain itu, perlengkapan salat sendiri lebih bersih dan higienis. Supaya tidak berat, bawalah perlengkapan ibadah dengan bahan ringan dan berukuran kecil, contohnya mukena berbahan parasut dan sajadah kain.

Keuntungan lain membawa perlengkapan ibadah sendiri adalah kamu tak perlu mengantre untuk bergantian menggunakan alat salat. Bisa-bisa habis waktu kamu hanya untuk antre!

7. Jangan Membawa Barang Terlalu Banyak

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Tips liburan saat puasa ini seringkali dilupakan traveler karena antusiasme yang berlebihan. Ingat, kamu bepergian untuk wisata, bukan pindahan rumah. Tentukan prioritas dan cukup bawa barang penting untuk traveling saja.

Pilihlah baju yang nyaman dan tidak mudah lecek dengan bahan yang ringan. Pastikan pakaian yang kamu bawa menyerap keringat.

8. Konsumsi Makanan Ini Saat Sahur

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Tips liburan saat puasa ini sangat penting supaya kamu tidak lemas saat seharian berpuasa. Konsumsilah makanan dengan nutrisi yang baik. Konsumsi juga vitamin untuk menjaga staminamu selama liburan di bulan Ramadan. Kalau sehat dan bugar, bepergian ke sana ke mari pun tidak masalah.

Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur tidak sulit kok untuk ditemukan. Contohnya apel, telur, kacang-kacangan, nasi merah, oatmeal, olahan ikan, daging ayam, buah-buahan dan sayur, serta kurma.

9. Minum Air Putih Sebanyak…

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Selama puasa, tubuh tidak akan menerima asupan cairan. Hindari mengkonsumsi minuman dengan bahan pengawet, lebih baik minum air putih yang banyak. Supaya tidak dehidrasi, dianjurkan meminum 4 gelas air putih saat berbuka dan 4 gelas lagi saat sahur.

10. Kunjungi Tempat Wisata Malam Hari, Seru!

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Kalau terlalu lelah berkeliling tempat wisata saat siang hari, kamu masih bisa kok melakukannya setelah berbuka puasa. Justru saat Ramadan, banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi saat malam hari.

Ada festival kuliner, pasar malam, serta bazar dadakan yang bisa kamu kunjungi setelah salat Tarawih. Dalam kesempatan ini, kamu bisa sekalian berburu kuliner lokal khas Ramadan di daerah tersebut.

11. Istirahat yang Cukup, Jangan Begadang

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Liburan saat puasa membutuhkan energi yang cukup banyak. Jadi, pastikan kamu mendapatkan tidur yang berkualitas di malam hari. Selain supaya tidak lemas, tidur cukup juga membantu menjaga daya tahan tubuhmu. Hindari bermain smartphone terlalu lama sebelum tidur, ya. Istirahat supaya besok segar!

12. Dianjurkan Berkenalan dengan Sesama Muslim, Soalnya…

Tempat Wisata Keluarga Terbaik Saat Ramadan

Sumber: Instagram k__zee


Ada kalanya solo traveling memang menyenangkan dan menenangkan. Tapi, tak ada salahnya berkenalan dengan sesama muslim traveler lainnya untuk menambah pengalaman dan wawasan baru. Kamu bisa mencari komunitas muslim lokal yang ada di destinasi liburanmu. Kamu bisa sekalian berbagi informasi soal restoran halal atau tempat wisata yang wajib kamu kunjungi di daerah tersebut.

13. Wajib: Kunjungi Tempat Wisata Religi

Tempat Wisata Keluarga Terbaik Saat Ramadan

Sumber: Instagram abdulsalamalamri


Luangkan waktumu untuk mengunjungi wisata religi di destinasi liburanmu. Sambil berwisata, kamu bisa sekalian menambah wawasan baru soal agama. Kegiatan yang bisa kamu lakukan misalnya berziarah ke makam para wali atau mengunjungi masjid dengan desain unik.

Eits, tapi jangan salah. Mengunjungi tempat ibadah agama lain saat liburan puasa juga tidak apa-apa. Selain belajar soal toleransi, kamu juga bisa sekalian memaknai kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda.

14. Buka Puasa Bersama Warga Lokal

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Instagram yayanirawan


Sudah jauh-jauh datang ke tempat asing untuk berlibur, masa kamu tidak mau berkenalan dengan warga lokal? Cara termudah untuk bertemu dengan warga lokal adalah mendatangi masjid terdekat untuk menikmati takjil dan berbuka puasa bersama. Di sini, kamu bisa bertemu dengan orang baru sambil berbagi cerita dengan mereka.

15. Lelah? Istirahat Dulu

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Unsplash


Kenapa? Tentu saja supaya kamu tidak terjadi hal yang tak diinginkan saat berwisata. Jangan memaksakan tubuhmu. Jika merasa sudah lelah dan pusing, sempatkan untuk beristirahat sejenak sebelum memulai kembali petualanganmu.

16. Utamakan Kenyamanan

Tips Liburan Saat Puasa untuk Traveling Menyenangkan

Sumber: Pixabay


Liburan di waktu biasa dengan saat puasa tentu saja berbeda. Tidak ada salahnya sedikit memanjakan dirimu saat liburan puasa. Pilihlah akomodasi dan transportasi yang nyaman. Jika biasanya kamu menghemat biaya liburan dengan naik kendaraan umum, sesekali boleh kok menyewa mobil. Mobil bisa melindungi kamu dari sengatan matahari dan membuatmu tidak terlalu lelah.

Pilih juga tempat menginap yang nyaman supaya kamu bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Itulah tips liburan saat puasa yang sering dilupakan traveler. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke destinasi liburanmu di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on 16 Tips Liburan Saat Puasa yang Sering Dilupakan Traveler

Travel Guide: Jenis Stopkontak dan Colokan Listrik di Dunia

Apa benda elektronik yang kamu bawa saat traveling? Ponsel, kamera, laptop, atau power bank sudah pasti ada dalam daftar barang bawaanmu. Barang elektronik tersebut tentu membutuhkan pengisi daya masing-masing. Tapi,…

Apa benda elektronik yang kamu bawa saat traveling? Ponsel, kamera, laptop, atau power bank sudah pasti ada dalam daftar barang bawaanmu. Barang elektronik tersebut tentu membutuhkan pengisi daya masing-masing. Tapi, tahukah kamu jika setiap negara punya jenis stopkontak atau colokan listrik yang berbeda-beda?

Sebagai traveler sejati, kamu harus mencari tahu jenis colokan listrik di negara tujuan. Jangan sampai salah membawa model dan jenis stopkontak, ya. Bisa-bisa runyam, semua gadget tidak bisa di-charging sehingga merusak liburan impianmu.

Ada sekitar 14 jenis colokan listrik atau travel adaptor yang ada di seluruh dunia. Di samping itu, setiap negara juga punya ukuran volt yang berbeda. Supaya model colokan listrik yang kamu bawa sesuai, inilah panduan model dan jenis stopkontak di seluruh dunia yang wajib kamu ketahui dilansir dari instarem.com! Lengkap dengan satuan tegangan listriknya, lho.

1. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe A

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Model dan jenis colokan listrik tipe A diadaptasi oleh kira-kira 23 negara. Bentuk colokannya berupa dua lempeng yang saling berdekatan sebagai konektornya. Stopkontak ini merupakan stopkontak kelas II dengan standar dua cabang paralel datar. Rata-rata satuan tegangan listriknya adalah 120 volt dan 220 volt.

Untuk wilayah Asia, yang mengadaptasi model stopkontak tipe A adalah Bangladesh, Kamboja, China, Jepang, Myanmar, Filipina, Taiwan, Thailand, Maldives, dan Vietnam. Negara lain yang memiliki colokan listrik tipe A adalah Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Jamaika, Meksiko, Peru, Puerto Rico, Trinidad & Tobago, dan USA.

2. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe B

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Colokan listrik tipe B berbentuk dua lempeng saling berdekatan sebagai konektor ditambah satu lembeng berbentuk U. Ada 17 negara yang menggunakan jenis stopkontak model ini. Untuk wilayah Asia, ada Jepang, Thailand, Taiwan, dan Filipina. Ukuran voltnya dalam rentang 100 volt hingga 230 volt.

Sementara wilayah lainnya adalah negara-negara di Benua Amerika seperti Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Jamaika, Meksiko, Peru, Puerto Riko, Trinidad & Tobago, dan USA. So, kalau kalian ingin berlibur di salah satu negara tersebut, pastikan menyiapkan colokan listrik tipe B, ya.

3. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe C

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Jenis soket listrik tipe C memiliki dua kaki koneksi silindris yang dikenal sebagai Europlug dan digambarkan dalam CEE 7/16. Colokan listrik ini memiliki dua pin berdiameter 4 mm. Pusatnya memiliki ukuran 19 mm, dengan jarak antar pin di dasar terpisah sejauh 18,6 mm dan di ujungnya sejauh 17,5 mm.

Ada banyak negara yang memakai stopkontak tipe C ini, termasuk Indonesia. Ukuran voltnya 110 volt, 127 volt, 220 volt, dan 230 volt. Negara yang memakai jenis soket listrik tipe C dengan tegangan 220 volt antara lain Argentina, Bangladesh, China, Chili, Maroko, dan Paraguay.

4. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe D

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Stopkontak tipe D memiliki tiga koneksi berbentuk bulat yang membentuk segitiga dengan kekuatan 5 ampere. Tipe stopkontak D digunakan secara eksklusif oleh negara India dan Nepal. Negara lainnya yang juga menggunakan jenis soket listrik ini adalah Bangladesh, Butan, Hong Kong, Makau, Maldives, Monaco, Myanmar, Nepal, Srilanka, dll.

Satuan tegangan listrik untuk stopkontak tipe D adalah 220 volt dan 230 volt. Jangan lupa baca juga aturan membawa power bank dalam pesawat sebelum liburan.

5. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe E

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Model colokan stopkontak tipe E memiliki dua koneksi berbentuk bulat yang ukuran panjangnya sebesar 14 mm dan diameter 4,8 mm. Belgia, Ceko, Denmark, Etiopia, Perancis, Israel, Monaco, Maroko, Polandia, dan Slowakia adalah negara yang menggunakan jenis soket listrik tipe E. Satuan tegangannya adalah 220 volt dan 230 volt.

6. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe F

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Mungkin kamu tak asing dengan jenis colokan yang satu ini. Ya, selain tipe C, Indonesia juga menggunakan steker listrik tipe F. Stopkontak tipe F biasa disebut sebagai “Schuko Steker” atau “Schutzkontakt”. Artinya “stopkontak perlindungan” atau “stopkontak keamanan” dalam bahasa Jerman. Bentuknya bulat ditambah dengan dua klip landasan di sisi steker.

Selain Indonesia, Bhutan, Mesir, Etiopia, Israel, Makau, Peru, Rusia, Korea Selatan, Vietnam, Thailand, Turki, dan Uruguay juga memakai colokan tipe F.

7. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe G

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Colokan listrik tipe G memiliki bentuk persegi panjang yang membentuk segitiga sama kaki. Pin netral memiliki ukuran panjang 17,7 mm dan pin pendek berukuran 6,35 mm. Ukuran voltnya adalah 220 volt, 230 volt, dan 240 volt.

Tipe stopkontak G merupakan tipe perangkat listrik yang digunakan di Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, Hong Kong, Kenya, Makau, Maldives, Myanmar, Singapura, dan lainnya.

8. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe H

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Jenis stopkontak listrik tipe H hanya digunakan secara eksklusif di Israel, Palestina, dan Thailand. Namun, colokan listrik tipe H lebih umum digunakan di Israel dan Palestina, khususnya Jalur Gaza. Stopkontak tipe H memiliki tiga garpu bulat membentuk segitiga dengan ukuran panjang sebesar 19 mm. Jarak antara satu koneksi/pin dengan koneksi lainnya adalah 19 mm.

9. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe I

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Stopkontak tipe I memiliki dua koneksi berbentuk V terbalik dengan kemiringan 30°. Pin di area tengah berfungsi sebagai grounding. Argentina, Australia, China, Fiji, Myanmar, New Zaeland, dan Uruguay adalah negara yang menggunakan steker listrik tipe I.

10. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe J

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Adaptor yang satu ini secara bentuk hampir sama dengan tipe I. Memiliki tiga koneksi, colokan ini bisa membentuk V dengan kemiringan 30° jika ditarik garis lurus. Kedua pin yang sejajar berfungsi sebagai pin fasa dan netral. Sementara satu pin di tengah berfungsi sebagai grounding. Stopkontak tipe J hanya digunakan di Maldives, Swiss, dan Liechtenstein.

11. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe K

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Stopkontak ini memiliki tiga pin. Dua pin fasa-netralnya berbentuk lingkaran penuh, sedangkan pin grounding-nya berbentuk U setengah lingkaran. Model outlet plug tipe K hanya digunakan di negara Bangladesh, China, Denmark, dan Maldives.

12. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe L

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Tiga garpu bulat ditempatkan dalam satu garis lurus pada jenis colokan stopkontak tipe L. Negara yang menggunakan tipe stopkontak ini adalah Chili, Kuba, Etiopia, Italia, Maldives, San marino, dan Uruguay. Soket listrik tipe L juga digunakan di Canary Island, Libya, Suriah, dan beberapa negara lainnya.

13. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe M

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Colokan tipe M merupakan stopkontak dengan kekuatan 15 ampere serta memiliki tiga garpu atau konektor bulat berbentuk segitiga. Negara yang menggunakan colokan tipe ini antara lain Bhutan, India, Israel, Makau, Nepal, Singapura, Srilanka, dan Afrika Selatan. Di Israel dan Uni Emirat Arab, stopkontak tipe M digunakan untuk peralatan berat. Sementara di Inggris, tipe M untuk instalasi teater.

14. Negara dengan Jenis Colokan Stopkontak Tipe N

Travel Guide Jenis Stopkontak, Colokan Listrik, Steker Listrik di Dunia

Sumber: instarem


Stopkontak tipe N merupakan stopkontak standar resmi yang digunakan negara Brasil dan Afrika Selatan. Negara-negara bagian di Brasil yang menggunakan tipe N antara lain Goias, Sao Paulo, Esprito Santo, Parana, dan Bahia.

Itulah panduan traveling tipe dan jenis stopkontak di seluruh dunia yang wajib kamu ketahui sebelum pergi liburan. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Jangan lupa pesan tiket liburan di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

1 Comment on Travel Guide: Jenis Stopkontak dan Colokan Listrik di Dunia

Type on the field below and hit Enter/Return to search