Guide for Amazing (Y)ourney

Category: Mancanegara

18 Street Food Pulau Jeju yang Wajib Dicoba, Nagih!

Tempat wisata Pulau Jeju sangat diminati wisatawan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Keindahannya memang tak perlu diragukan lagi. Banyak drama atau tayangan televisi Korea yang menjadikan Pulau Jeju sebagai lokasi…

Tempat wisata Pulau Jeju sangat diminati wisatawan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Keindahannya memang tak perlu diragukan lagi. Banyak drama atau tayangan televisi Korea yang menjadikan Pulau Jeju sebagai lokasi syuting sehingga membuat namanya semakin terkenal. Apalagi wisata Pulau Jeju 2019 tak memerlukan visa alias bebas visa!

Jalan-jalan ke Pulau Jeju Korea Selatan tak akan lengkap jika tidak mencicipi berbagai street food atau makanan kaki lima yang menggugah selera. Kunjungilah pasar tradisional untuk mencicipi berbagai kuliner khas Jeju, misalnya Tapdong Market, Seogwipo Maeil Olle Market, Dongmun Market, dan Donam Market. Inilah 18 daftar street food Pulau Jeju yang wajib kamu coba. Dijamin enak dan murah!

1. Antre Lama Demi Manong Chicken

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram gwenwhoo


Sebelum berangkat ke Pulau Jeju, kamu wajib mengetahui panduan liburan ke Korea Selatan pertama kali. Jika ingin mencoba Manong Chicken, kamu harus buru-buru memesannya. Kenapa? Karena antreannya gila banget! Street food Pulau Jeju ini memang populer sehingga selalu dibanjiri pembeli. Kamu akan diberikan nomor antrean beserta perkiraan waktu pengambilannya. Setelah itu, kamu bisa menunggu sambil membeli camilan lain.

Mungkin kamu akan merasa sedikit bingung dengan rasanya karena tidak terbiasa. Namun setelah terbiasa, dijamin ketagihan karena rasanya gurih dan enak. Setiap porsi akan dilengkapi dengan bumbu tambahan chicken sauce dan chicken salt. Yang bikin tambah ngiler, Manong Chicken diberi taburan bawang putih. Kulitnya krispi banget, tapi tak berminyak.

Harga: 16.000 won

2. Jeju Hallabong Ice Cream, Segar!

Street Food Pulau Jeju

Facebook: Korea Tourism Organization


Selain matcha, ada rasa baru dari Korea yang akan bikin kamu tergila-gila, yaitu hallabong. Hallabong adalah jeruk yang mulai ditanam di Jeju sejak 1998. Rasanya mirip jeruk mandarin dan cocok digabungkan dengan berbagai bahan makanan. Selama berlibur di Pulau Jeju, kamu wajib mencoba Jeju Hallabong Ice Cream. Rasanya manis dan segar, cocok untuk dinikmati saat siang hari.

Harga: 3.000 won

3. Kemasan Hallabong Drink yang Lucu

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram sillysillya_foodie


Tak hanya diolah menjadi es krim, jeruk hallabong juga dibuat jus yang sangat enak dan segar. Orange juice ini punya banyak manfaat, seperti memperkuat daya tahan tubuh, mencerahkan warna kulit, dan sebagai antioksidan. Kamu bisa membeli jus ini di cafe maupun di pasar tradisional seperti Seogwipo Maeil Olle Market.

Jus hallabong dijual dalam kemasan botol, namun ada juga yang menjual eceran dalam botol berbentuk hewan lucu dan bisa dibawa pulang! Bikin enggak sabar kan ingin liburan ke Pulau Jeju? Ayok buruan buat e-paspor supaya traveling semakin mudah.

Harga: botol biasa 3.000 won, botol lucu 6.000 won (botol 5.000 + jus 1.000)

4. Hallabong Cake yang Imut

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram littlepengu_in


Satu lagi olahan jeruk hallabong yang bisa kamu coba, yaitu Hallabong Cake. Dibentuk seperti jeruk, rasanya asam dan manis. Dalam 1 porsi, isinya juga lumayan banyak. Tekstur isinya mirip nanas dan cocok dinikmati sambil minum jus hallabong.

Harga: 3.000 won

5. Crab Gratin, Enggak Nyesel Beli!

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram stellalala_yj


Kamu wajib mencoba street food Pulau Jeju yang satu ini. Jajanan Korea ini dimasak dengan cara dipanggang. Disajikan langsung di atas cangkang kepiting, seporsi crab gratin terdapat daging kepiting yang dilengkapi dengan udang, keju, jagung, dan makaroni. Setiap gerai akan menyediakan mustard, tomato sauce, dan sweet chili yang bisa diracik sendiri oleh pembeli. Yummy!

Harga: 3.000 won

6. Hotteok/Hoddeok, Pancakenya Korea

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram matthewkim_0530


Hotteok adalah pancake Korea yang terbuat dari tepung terigu, air, susu, gula, dan ragi. Isinya macam-macam, namun yang paling populer adalah kayu manis dan kacang tanah. Street food Pulau Jeju ini banyak dijual saat musim dingin, paling enak dimakan saat masih hangat. Teskturnya tipis dan renyah dengan rasa yang manis.

Harga: 1.500 won/pcs

7. Pulppang/Pulbbang untuk Pencinta Kacang Merah

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram monge486


Pulppang/pulbbang adalah camilan manis yang berisi kacang merah. Rasanya enak dan harganya murah. Jangan tertukar, pulppang berbeda bungeoppang. Bungeoppang adalah jajanan berbentuk ikan bertekstur krispi dengan isi kacang merah dan berasal dari Jepang.

Harga: variatif, rata-rata 1.000-2.000 won/7 pcs

8. Eomuk/Fish Cake Bikin Nagih

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram scarlett.kim2


Street food Pulau Jeju ini sudah banyak dijual di Indonesia, salah satunya di Lotte Mart. Eomuk/fish cake terbuat dari ikan berdaging putih yang ditumbuk (cod, pollock, flounder, kakap) dan dilengkapi dengan semangkuk sup. Biasanya dijual di tenda pinggir jalan. Rasanya bikin nagih dan enggak cukup satu. Harus cobain!

Harga: 500 won/pcs

9. Tteokbokki, Pedas Gurih

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram ssinaa_a


Mungkin kamu sudah tak asing dengan street food Pulau Jeju yang satu ini. Terbuat dari tepung beras dan biasanya berbentuk panjang, jajanan Korea ini bisa ditemukan di mana-mana. Di Korea pun makanan ini sangat disukai, terutama saat musim dingin. Rasanya pedas dan gurih. Biasanya tteokbokki dilengkapi dengan saus merah cerah yang menggoda. Wajib coba jika belum pernah makan.

Harga: 3.000 won

10. Baked Sweet Potato (Gun Goguma)

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram kim_871112


Buat yang suka nonton serial tv Korea We Got Married, pasti sudah paham dengan street food Pulau Jeju ini. Dalam acara tersebut, ‘YongSeo Couple’ terutama Seohyun sangat suka dengan goguma alias ubi jalar. Baked sweet potatoes akan dibungkus dengan aluminium foil dan dipanggang di atas bara api.

Rasanya lebih manis dibandingkan dikukus atau direbus. Makannya harus pelan-pelan dan sabar, karena panas banget. Termasuk jajanan sehat Korea yang enak!

Harga: 700 won/pcs

11. Roasted Chestnuts (Gun Bam)

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram gbh0823


Roasted chestnut tak hanya disukai di Korea, tapi juga diseluruh dunia. Street food Pulau Jeju ini biasanya dijual di gerobak kecil dan disajikan dalam kantung kertas. Kamu bisa menemukannya di pasar tradisional atau pinggir jalan yang ramai. Meskipun kulitnya keras (biasanya sudah dikupas), rasanya manis dan yummy banget.

Harga: 4.000 won

12. Wang Mandu (Non-Halal)

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram moooon_yj


Mandu adalah sejenis pangsit yang terbuat dari tepung dan diisi dengan daging, sayuran, jamur, serta tahu. Pada Seollal atau tahun baru imlek, keluarga di Korea akan berkumpul untuk membuat pangsit ini. Bentuk mandu sangat beragam, bisa setengah bulat, persegi, dan lonjong. Wang mandu sendiri berarti mandu raja alias berukuran besar. Cara memasaknya bisa direbus dalam sup kaldu yang panas, dikukus, digoreng, atau dinikmati dalam kuah kaldu dingin.

Harga: 1.500 won/pcs

13. Grilled Mackerel

Street Food Pulau Jeju Grilled Mackarel

Sumber: Instagram _dancersoo


Selama liburan di Pulau Jeju, kamu wajib mencoba grilled mackarel alias makarel panggang. Makarel di Korea terkenal enak karena kesegarannya. Biasanya ikan makarel akan dipanggang utuh sampai berwarna kecokelatan dan memiliki aroma asap. Rasanya asin gurih dan tulangnya bahkan bisa dimakan. Sangat cocok dinikmati bersama nasi panas. Ngiler!

Harga: variatif, 10.000-18.000 won

14. Boiled Pork Hock (Non-Halal)

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram dong_hyuk.bang


Boiled Pork Hocks merupakan makanan tradisional Jeju berbahan dasar babi lokal kualitas premium. Kaki babi akan direbus pelan-pelan dengan air, kecap, bawang putih, jahe, serta anggur beras. Tak jarang, street food Pulau Jeju ini ditambah kayu manis dan daun bawang. Teksturnya kenyal seperti agar-agar dengan rasa gurih yang kuat. Porsinya cukup besar, jadi bisa dimakan bareng-bareng.

Harga: variatif, 20.000-30.000 won

15. Cream Corn di Pulau Jeju

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram smalljuzi


Street food Pulau Jeju yang satu ini lumayan populer dan bikin kenyang. Cream corn adalah jajanan jagung yang dilengkapi dengan mentega dan mayones. Terkadang disajikan di atas hot plate supaya tetap panas. Tambahkan keju mozarella agar rasanya lebih nendang!

Harga: ±3.000 won

16. Gogi-Guksu/Pork Noodles (Non-Halal)

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram pf_dobby_hur


Makanan tradisional di Pulau Jeju ini ada karena kondisi tanah yang buruk sehingga tidak bisa ditanami beras. Akibatnya, penduduk harus beradaptasi dengan mi gandum. Akhirnya terciptalah pork noodles ini. Bentuknya mi-nya panjang dan tipis dengan tekstur yang kenyal. Topping-nya irisan babi hitam yang lembut dan gurih, wortel, rumput laut, daun bawang, dan cabai. Kuahnya terbuat dari tulang babi hitam yang direbus selama 12 jam. Sungguh makanan yang kaya rasa dan lezat!

Harga: 7.000 won

17. Chestnut Bread, Teman Minum Kopi

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram vincent_van_coffee


Chesnut bread adalah roti panggang yang sering dijumpai di Korea. Teksturnya lembut dan empuk ditaburi chestnut yang renyah. Rasa kacangnya manis dan sangat cocok dimakan untuk sarapan bersama kopi atau coklat hangat. Kamu bisa menemukannya di kafe atau toko roti pinggir jalan.

Harga: variatif, 5.000 won

18. Chilsung Cider Bikin Segar!

Street Food Pulau Jeju

Sumber: Instagram anna_7513


Jangan salah, minuman khas Korea ini bukan sari buah apel, melainkan minuman ringan berkarbonasi alias bersoda. Rasanya manis mirip soda lemon dan warnanya bening. Paling enak diminum dingin saat cuaca sedang panas-panasnya.

Harga: ±1.500 won

Promo Tiket ke Korea

Itulah 18 street food Pulau Jeju yang wajib kamu coba. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Tinggalkan komentar jika kamu punya pertanyaan, pengalaman, maupun pendapat soal liburan ke Korea. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke Korea di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on 18 Street Food Pulau Jeju yang Wajib Dicoba, Nagih!

Tips dan Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019 Lengkap!

Semenjak demam Korea menyerang negara kita, semakin banyak orang memiliki impian untuk liburan ke Korea Selatan. Berkesempatan mengunjungi negara yang selama ini hanya bisa dikagumi di layar kaca pasti akan…

Semenjak demam Korea menyerang negara kita, semakin banyak orang memiliki impian untuk liburan ke Korea Selatan. Berkesempatan mengunjungi negara yang selama ini hanya bisa dikagumi di layar kaca pasti akan menjadi pengalaman mengesankan untuk dikenang seumur hidup. Apalagi jika kamu penggemar K-Pop garis keras!

Jika ini adalah pertama kalinya kamu pergi liburan ke Korea Selatan, banyak hal penting yang harus kamu siapkan. Mulai dari dokumen yang harus disiapkan, cara mengurus visa, jenis transportasi, waktu terbaik, hingga jadwal sakura di Korea Selatan. Semakin matang tips dan panduan liburan Korea Selatan, semakin lancar pula perjalanan liburanmu.

Mari simak tips dan panduan liburan ke Korea Selatan paling lengkap berikut ini!

Cara Menyiapkan Paspor untuk Liburan ke Korea Selatan

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram putrihs


Setiap orang yang ingin liburan ke luar negeri wajib memiliki paspor. Apabila belum memiliki paspor, segera daftar paspor secara online dan booking nomor antrean di kantor imigrasi pilihanmu. Jika ingin perjalanan ke luar negeri lebih mudah, kamu bisa sekalian membuat e-paspor yang memiliki segudang keuntungan.

Pastikan masa berlaku paspor kamu kurang dari 6 bulan saat jadwal keberangkatan. Jangan sampai panduan liburan ke Korea Selatan untuk pertama kali gagal hanya karena ditolak terbang menuju Korea.

Jika masa berlaku paspor hampir habis, segera urus penggantian paspor di kantor imigrasi. Bawa paspor lamamu serta E-KTP sebagai dokumen wajib penggantian paspor. Saat mengganti paspor kedaluwarsa dengan yang baru, nomor paspor kamu akan diganti pula.

Bagaimana Cara Mengurus Visa Liburan ke Korea Selatan?

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jenita.darmento


Selain paspor, panduan liburan ke Korea Selatan juga membutuhkan visa. Visa adalah tanda izin untuk memasuki sebuah negara dan sebaiknya diurus sebulan sebelum keberangkatan. Proses pembuatan visa Korea Selatan bisa memakan waktu sampai 6 hari kerja. Biaya membuat visa Korea berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan si pemohon visa.

Untuk pilihan jenis visa Korea Selatan ada tiga, kamu bisa memilih sesuai yang kamu butuhkan:

  • Single Visa (Kunjungan di bawah 90 hari) Rp592.000
  • Double Visa (Kunjungan sebanyak 2x dan berlaku hingga 6 bulan) Rp1.036.000
  • Multiple Visa (Kunjungan berkali-kali dengan masa berlaku selama 5 tahun, hanya bisa dilakukan jika kamu pernah pergi ke Korea Selatan sebanyak 2x atau pernah ke Amerika Serikat) Rp1.332.000

Pembayaran visa Korea Selatan tidak lagi dilakukan di loket visa di Embassy, tapi di KEB Hana Bank Cabang Korean Center (gedungnya ada di dalam Embassy). Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila proses pengajuan dibatalkan atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea.

Uruslah visa Korea Selatan langsung di Kedutaan Besar Korea Selatan agar tidak ada perbedaan harga. Siapkan dokumen yang dibutuhkan untuk membuat visa dengan lengkap. Inilah syarat dan dokumen yang dibutuhkan untuk membuat visa Korea Selatan tahun 2019 .

  • Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
  • Formulir Aplikasi Visa dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto. Foto ukuran 3,5 cm x 4,5 cm dengan latar putih. Bawa cadangan foto untuk berjaga-jaga. Foto harus tampak depan, jelas, dan merupakan foto terbaru
  • Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
  • Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja
  • Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
  • Fotokopi Bukti Keuangan (SPT PPh 21 / Rekening Koran 3 bulan terakhir dan Surat Referensi Bank)

Sebaiknya fotokopi semua dokumen yang diperlukan sejak awal, karena biaya fotokopi di Embassy cukup mahal, yakni sekitar Rp5.000/lembar.

Korea Selatan memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI yang memenuhi syarat di bawah ini.

  • Sudah pernah mengunjungi Korea Selatan lebih dari 4x dalam 2 tahun terakhir atau sudah mengunjungi Korea Selatan lebih dari 10x
  • Ingin liburan ke Korea Selatan sebelum atau sesudah mengunjungi negara Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Australia, dan Selandia Baru
  • Berencana berlibur ke Pulau Jeju, hanya Pulau Jeju saja

Panduan Penting Menukar Mata Uang Rupiah Menjadi Won

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram haejinsss0314


Selama berlibur di negara lain, kita wajib memiliki mata uang negara tersebut untuk memudahkan transaksi jual-beli. Jangan tukar mata uang rupiah ke won terlalu banyak selama masih di Indonesia jika ingin mendapatkan nilai terbaik. Sebaiknya tukar rupiah ke won seperlunya saja. Alasannya, harga beli mata uang won di Indonesia cukup mahal. Sementara harga jual won di Indonesia malah murah.

Tukar saja uang kamu menjadi dolar. Nah sesampainya di Korea, kamu bisa langsung ke bank setempat atau ke money changer untuk menukar uang. Tips menukar uang di Korea Selatan, jangan menukar di bandara karena kamu akan mendapat nilai yang jelek. Hindari juga menukar uang di tempat yang tidak resmi.

Tukarlah mata uang rupiah menjadi won di Authorized Money Changer. Menukarkan uang di tempat yang telah memiliki izin lebih aman dari penipuan uang palsu dan memiliki nilai tukar yang lebih kompetitif.

Bagaimana jika selama liburan di Korea Selatan uang Won kita terlanjur habis? Jangan panik, kamu masih bisa kok mengambil uang di ATM yang berlogo Indonesia, seperti mastercard, visa, atau cirrus.

2 Kartu Ajaib yang Wajib Dimiliki di Korea Selatan!

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram love.sh.jy


Begitu mendarat di Korea Selatan dan urusan keimigrasian serta bagasi sudah selesai, panduan liburan ke Korea Selatan yang sebaiknya dilakukan adalah membeli T-Money atau Korea Tour Card. Kartu tersebut sangat berguna untuk membayar transportasi umum seperti bus, kereta bawah tanah, dan taksi.

Perbedaan T-Money dan Korea Tour Card adalah dari sisi harga serta keuntungannya. T-Money memiliki harga sekitar 2.500 won, sedangkan Korea Tour Card seharga 4.000 won.

Meskipun lebih mahal, Korea Tour Card merupakan kartu eksklusif untuk turis asing yang memberikan keuntungan tambahan berupa diskon di berbagai tempat wisata, pusat perbelanjaan, restoran, dan bioskop. Pastikan kamu memiliki salah satu kartu tersebut selama liburan di Korea.

T-Money dan Korea Tour Card bisa dibeli di 7-Eleven, GS25, With Me, Family Mart, atau Mini Shop. Di Bandara Incheon, Kamu bisa membelinya di 7-Eleven yang berada di lantai 1. Namun, kamu hanya bisa membeli kartunya saja, sedangkan top up harus dilakukan di vending machine. Sementara jika membeli di GS25, kamu akan mendapatkan kartu T-Money sekaligus bisa top up saldo.

Jenis-Jenis Transportasi di Korea Selatan

Bagi yang sudah memesan paket tur liburan ke Korea Selatan, mungkin tidak perlu khawatir lagi soal transportasi selama di sana. Namun jika kamu pergi tanpa menggunakan jasa agen perjalanan, mempelajari transportasi umum di Korea Selatan sangat penting. Selain menghindari risiko nyasar, kamu juga bisa memilih transportasi terbaik dengan harga terbaik pula.

Transportasi umum di negeri ginseng sudah tertata dengan sangat baik. Inilah empat jenis transportasi umum yang bisa kamu gunakan selama berlibur di Korea Selatan untuk pertama kali.

1. Subway atau Kereta Bawah Tanah

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram fayontheway


Menggunakan subway atau kereta bawah tanah di Korea Selatan cukup mudah karena petunjuknya ada dalam dua bahasa, Korea dan Inggris. Akan lebih mudah lagi jika kamu men-download aplikasi “Subway Korea”. Di aplikasi tersebut, kamu bisa mencari info detail mengenai stasiun keberangkatan dan stasiun tujuanmu.

Aplikasi juga akan menginfokan berapa lama perjalanan, berapa stasiun yang dilewati beserta nama-namanya, dan harus pindah subway di line berapa. Bahkan warna kereta pun akan diberitahu.

Metropolitan subway beroperasi dari jam 05.00 hingga 24.00 tengah malam. Kecepatannya rata-rata 80 km/jam dan ketepatan waktunya cukup terjamin. Jalur-jalur yang dilalui oleh kereta bawah tanah adalah:

  • Seoul – Incheon – Provinsi Gyeonggi – Provinsi Chungcheong – Provinsi Gangwon: terdapat 19 jalur, 658 stasiun
  • Busan: terdapat 5 jalur, 129 stasiun
  • Daegu: terdapat 3 jalur dan 89 stasiun
  • Dajeon: terdapat 1 jalur dan 22 stasiun
  • Gwangju: terdapat 1 jalur dan 20 stasiun

Menggunakan subway di Seoul konon jauh lebih mudah dibandingkan dengan di Tokyo, lho. Jika menggunakan T-Money atau Korea Tour Card, biaya sekali perjalanan mulai dari 1.250 won. Jika membeli karcis eceran, biayanya sekitar 1.350 won. Lebih hemat, bukan?

2. Jenis-Jenis Bus/Boseu di Korea

Di Korea Selatan, bus lebih dikenal dengan sebutan ‘boseu’ (버스). Sayangnya, petunjuk dan penjelasan di halte bus masih menggunakan huruf hangul dan hampir tidak ada keterangan dalam bahasa Inggris. Namun, kamu masih bisa menebak-nebak jurusan dengan membaca angka atau nomor bus. Supaya lebih praktis, download saja aplikasi seperti “Kakao Bus” atau rajin bertanya jika kesulitan.

Bus bisa menjadi transportasi terbaik saat kamu ingin pulang ke tanah air. Daripada harus membawa koper naik turun tangga di stasiun, lebih baik naik bus bukan? Untungnya lagi, halte bus ada di mana-mana termasukd ekat stasiun. Bus juga bisa jadi transportasi andalan karena banyak destinasi wisata Korea Selatan yang jauh dari subway.

Inilah jenis-jenis bus di Korea Selatan yang wajib kamu ketahui.

a. Bus Intra City

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram hwangcaptain


Bus Intra City merupakan bus yang beroperasi di dalam kota saja. Jika kamu berada di kota besar seperti Seoul dan Busan, menemukan bus ini sangat mudah. Jumlahnya cukup banyak dan jam operasionalnya sama dengan subway, yaitu mulai dari jam 05.00 hingga 24.00 tengah malam.

Gunakan kartu T-Money atau Korea Tour Card untuk membayar transportasi ini. Harganya bervariasi tergantung jarak perjalanan kamu, dimulai dari 900 won.

b. Bus Inter City

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram ironpillar


Berkebalikan dengan Bus Intra City, Bus Inter City melayani tujuan antar kota di Korea Selatan. Bus jenis ini tidak transit dan bisa mengantar langsung menuju tujuan yang diinginkan, tidak seperti subway yang umumnya harus transit terlebih dahulu. Namun, di kota-kota kecil, Bus Inter City kadang transit juga, tapi tidak di semua kota.

Jam operasional bus ini mulai dari jam 05.00 s/d 02.00 pagi. Biaya untuk naik bus ini mulai dari 2.400 won per orang, tergantung jauh tidaknya perjalanan.

c. Bus Express untuk Jarak Jauh

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jinmaaai


Bus Express umumnya digunakan jika tujuan perjalanannya cukup jauh, misalnya dari Seoul ke Busan. Jarak tersebut seperti rute Jakarta menuju Surabaya. Bus ini dibedakan menjadi dua, yaitu bus express biasa dan bus express premium. Rutenya melewati jalan tol sehingga lebih cepat. Jam operasionalnya mulai jam 06.00 hingga 23.00 malam.

3. Jenis-Jenis Kereta Api di Korea

Inilah dua jenis kereta api super cepat di Korea Selatan yang bisa kamu gunakan.

a. KTX (Korea Train Express)

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram tkfm_ukai0331


KTX merupakan kereta api tercepat yang ada di Korea Selatan dengan tingkat kecepatan rata-rata lebih dari 300 km/jam. Kereta cepat ini menghubungkan antar kota di Korea, seperti Seoul ke Busan yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 3,5 jam saja. Naik KTX sangatlah nyaman, namun biayanya cukup mahal karena lebih cepat dibandingkan naik bus.

b. ITX (Intercity Train Express)

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram ks_kyung


ITX memiliki kecepatan 180 km/jam hanya menghubungkan antar kota di Seoul saja. Naik ITX hanya bisa di stasiun tertentu saja, untuk itu selalu perhatikan map subway Korea. Tiket bisa dibeli di loket stasiun, ticket machine, serta bisa dibeli secara online melalui website.

4. Cara Naik Taksi di Korea

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram gonamopon


Pengemudin taksi di Korea tergolong jujur sehingga aman dari risiko penipuan. Argo taksi dimulai dari 3.000 won dan lebih mahal 20% dari harga normal pada pukul 00.00-04.00.

Jangan sembarangan naik taksi, karena taksi berwarna hitam (international taxi) memiliki tarif yang lebih mahal dari taksi reguler berwarna putih, oranye, dan silver. Harga taksi hitam lebih mahal karena menjamin keamanan dan pengalaman pengemudinya mencapai 10 tahun. Sekali masuk, argonya akan dimulai dari 5.000 won.

Kebanyakan pengemudi taksi di Korea, termasuk di Seoul, tidak bisa bahasa Inggris dan hanya bisa membaca tulisan hangul. Jika kamu ditolak naik taksi di Korea Selatan karena kendala bahasa atau tujuan terlalu dekat, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan.

Pertama, siapkan alamat yang kamu tuju dalam tulisan hangul. Ini untuk memudahkan pengemudi taksi mengetahui tujuan yang kamu maksud karena kebanyakan dari mereka tidak bisa membaca tulisan latin. Sistem GPS di Korea Selatan juga harus memasukkan alamat memakai tulisan hangul. Kedua, perhatikan jarak yang akan ditempuh sebelum naik taksi. Kebanyakan pengemudi taksi akan menolak jika tujuan kamu terlalu dekat.

Taksi di Korea Selatan bisa dipesan melalui telepon. Kalau pesan dari hotel, bisa langsung minta tolong kepada resepsionis dan akan dikenakan biaya 1.000 won. Membayar taksi bisa menggunakan T-Money karena semua pembayaran di Korea sudah terintegrasi secara online dan elektronik.

Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Korea Selatan?

Orang yang mau liburan ke Korea Selatan untuk pertama kali tentu akan bertanya-tanya, sebenarnya kapan sih waktu terbaik ke Korea Selatan? Sebenarnya semua itu tergantung keinginan, mau merasakan pengalaman yang seperti apa. Sebab, Korea Selatan memiliki empat musim yang memiliki keunikan masing-masing.

Musim Semi: Maret–Mei

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jeon__chopa


Musim semi di Korea Selatan berlangsung dari bulan Maret hingga Mei. Musim semi merupakan peralihan dari musim dingin ke musim panas. Pada awal musim, cuaca masih terasa dingin. Di pertengahan musim, akan terjadi perbedaan suhu yang cukup signifikan antara siang dan malam. Siang hari terkadang terasa panas dan terik, sedangkan saat malam orang-orang akan memakai jaket tebal karena dingin.

Meskipun begitu, musim ini menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Korea Selatan karena wisatawan dapat melihat cantiknya bunga sakura. Harap diingat, bunga sakura tidak mekar sepanjang musim semi.

Sakura hanya mekar sebelum tumbuhnya daun di pohon sakura. Nah, periode mekarnya bunga sakura sangat singkat. Membutuhkan 1 minggu untuk mulai berbunga, dan akan mekar penuh selama seminggu saja. Musim sakura di Korea tak kalah indah dari musim sakura di Jepang.

Inilah tujuh tempat populer Korea Selatan untuk melihat sakura beserta jadwalnya.

1. Jeju Island (23-30 Maret)

– Festival: Jeju Cherry Blossom Festival, Seogwipo
– Tempat Melihat Sakura: di seluruh pulau!

2. Daegu (26 Maret-2 April)

– Festival: Jeju Cherry Blossom Festival, Seogwipo
– Tempat Melihat Sakura: Yongyeonsa Temple Cherry Blossom Street, Duryu Park, Suseong Lake, Jijeo-dong Cherry Blossom Tunnel, Keimyung University – Seongseo Campus

3. Jeolla Busan & Gyeongsangnam-do (26 Maret-2 April)

– Festival: Jinhae Gunhangje Festival, Hwagae Cherry Blossoms Festival
– Tempat Melihat Sakura: Gyeonghwa Station, Jungwon Rotary, Ecological park in Naesu-myeon, Jehwangsan Park, Korea Naval Academy

4. Gangwon-do (awal hingga pertengahan April)

– Festival: Gyeongpodae Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Nami Island

5. Seoul (6-13 April)

– Festival: Yeouido Spring Flower Festival, Seokchon Lake Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Kyunghee University, Seoul Forest, Seoul Grand Park, Seoul Palaces (Changdeokgung Palace, Deoksugung Palace, Unhyeongung Palace, Changgyeonggung Palace, Gyeongbokgung Palace)

6. Incheon (9-15 April)

– Festival: Incheon Grand Park Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Jayu Park

7. Gwangju (29 Maret-5 April)

– Tempat Melihat Sakura: Juknоkwоn Bаmbоо Fоrеst, Gwangju National Museum, Sаjik Раrk

Musim Panas, Juni–Agustus

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram xoxochlo_


Musim panas Korea hampir mirip dengan di Indonesia. Pada bulan Juli, hujan akan turun terus-menerus. Setelah musim hujan selesai, cuaca akan sangat terik dan panas. Sebaiknya hindari liburan di Korea Selatan di bulan Juli agar tidak terganggu hujan. Tapi pada pertengahan bulan Juli, ada event yang sangat menarik untuk dikunjungi, yaitu Boryeong Mud Festival.

Di Boryeong Mud Festival, kamu bisa bermain lumpur dan bermain sepuasnya. Musim panas di Korea Selatan memang menyimpan banyak festival yang berhubungan dengan air. Jika ingin melihat banyak festival seru, datanglah pada bulan Agustus. Namun jika kamu hanya ingin melihat-lihat dan jalan santai, sebaiknya tunda liburan ke Korea Selatan sampai musim gugur.

Alasannya karena rata-rata orang Korea akan mengambil cuti pada musim panas. Akibatnya, tempat wisata akan penuh dengan turis lokal dan internasional. Panasnya juga bisa bikin kamu ganti baju berkali-kali karena berkeringat.

Musim Gugur, September–November

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram iuliashoro


Jika musim semi di Korea masih cukup dingin, musim gugur akan terasa sejuk. Waktu yang tepat deh untuk liburan di Korea Selatan. Kamu akan disuguhkan dengan pemandangan daun-daun berubah menjadi cokelat dan berguguran dengan anggun. Tapi perlu diketahui, dedaunan berubah menjadi cokelat hanya bertahan selama sekitar 3 minggu saja. Waktu yang tepat untuk melihat musim gugur yang indah adalah pada akhir Oktober sampai awal November.

Sebagai informasi, hindarilah mengunjungi gunung atau taman di akhir pekan karena orang Korea akan pergi piknik saat daun berguguran. Musim gugur juga identik dengan suasana sendu. Jadi, jangan liburan ke Korea sendirian saat musim gugur, nanti kamu bisa galau.

Musim Dingin, Desember–Februari

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram 94__08__15


Winter di Korea sangat dingin karena banyak angin yang bertiup. Meski suhu menunjukkan sekitar minus 5-10 derajat, suhu akan terasa minus 15-20 derajat karena angin kencang. Buat yang tak kuat dingin, tidak direkomendasikan liburan di Korea Selatan saat musim dingin karena bisa membuat kulit kering hingga berdarah.

Salju tidak akan turun terus-menerus di Korea saat musim dingin. Salju hanya turun 4-5 kali dalam sebulan di daerah Seoul dan sekitarnya. Salju lebih sering turun di daerah Gangwon-do atau pegunungan. Jika ingin melihat salju yang banyak, pergilah ke gunung atau ski resort. Datanglah ke Korea saat akhir Desember sampai akhir Januari untuk melihat salju.

Promo Tiket ke Korea

Itulah tips dan panduan lengkap untuk liburan di Korea Selatan. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Tinggalkan komentar jika kamu punya pertanyaan, pengalaman, maupun pendapat soal panduan liburan ke Korea. Jangan lupa pesan
tiket pesawat ke Korea
di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

8 Comments on Tips dan Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019 Lengkap!

Ini Jadwal Lengkap Musim Sakura Jepang Tahun 2019!

Japanese cherry blossom atau bunga sakura telah lama dikagumi oleh semua orang di dunia. Saat musim semi tiba, jutaan orang akan berbondong-bondong datang ke Jepang hanya untuk melihat keindahan bunga…

Japanese cherry blossom atau bunga sakura telah lama dikagumi oleh semua orang di dunia. Saat musim semi tiba, jutaan orang akan berbondong-bondong datang ke Jepang hanya untuk melihat keindahan bunga sakura. Selain cantik, sakura juga dianggap sebagai pembawa keberuntungan dan simbol sebuah harapan.

Tak hanya turis asing yang ingin melihat festival bunga sakura, tapi juga penduduk asli Jepang sendiri. Mereka sangat menantikan jadwal musim sakura Jepang tahun 2019. Pada saat sakura mekar, mereka akan berpiknik sambil menggelar tikar di bawah pohon sakura. Tradisi ini dinamakan “hanami” dan telah lama dilakukan secara turun temurun.

Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Melihat Sakura di Jepang

Jadwal Musim Sakura Jepang 2019

Sumber: Instagram 83_0531


Apabila kamu memiliki rencana untuk melihat musim sakura Jepang di tahun 2019 ini, ada dua hal yang harus kamu perhatikan. Pertama, di mana tempat terbaik melihat bunga sakura. Kedua, kapan waktu terbaik melihat sakura di Jepang. Jangan sampai kamu datang hanya untuk melihat pohon sakura yang telah gundul. Perhatikan pula bahwa Jepang telah memberlakukan Sayonara Tax.

Harap diingat, bunga sakura hanya mekar dalam waktu singkat. Kurang lebih membutuhkan 1 minggu untuk mekar penuh dan akan gugur setelah 1 minggu kemudian. Namun, semua itu masih tergantung dengan kondisi cuaca. Jika berangin atau hujan, sakura bisa lebih cepat rontok alias gugur. Selain itu, tak semua sakura di Jepang kompak mekar di waktu yang bersamaan.

Semua tempat untuk melihat sakura di Jepang memiliki kelebihan masing-masing. Kamu tinggal menentukan destinasi mana yang paling disukai. Atau bisa juga berkeliling dari satu destinasi ke destinasi lain menggunakan kereta maupun transportasi lainnya.

Ketika sudah memutuskan tempat wisata yang menurutmu paling bagus untuk melihat musim sakura Jepang, saatnya mencari tahu waktu terbaik untuk melihat sakura di daerah tersebut. Nah agar perjalanan liburan ke Jepang menjadi lebih mudah, lihat penjelasan jadwal lengkap musim bunga sakura Jepang tahun 2019 di bawah ini!

Kapan Bunga Sakura Mulai Mekar di Jepang?

Jadwal Musim Sakura Jepang 2019

Sumber: Instagram jami800114-min


Waktu terbaik melihat sakura di Jepang berbeda-beda tergantung wilayahnya. Apabila musim dingin mulai berakhir di suatu tempat, mekarnya bunga sakura bisa lebih cepat dibandingkan wilayah lain. Mekarnya bunga cantik ini biasanya dimulai dari wilayah Jepang bagian selatan kemudian menjalar sampai ke daerah utara.

Dari yang sudah-sudah, Pulau Okinawa selalu menjadi daerah pertama di mana sakura mulai mekar. Pengaruh angin, suhu, serta hujan dapat menyebabkan bunga sakura muncul lebih awal atau lebih lambat dari tahun sebelumnya. Cuaca juga dapat mempengaruhi lama tidaknya musim mekar sakura di Jepang.

Umumnya musim sakura dimulai sejak akhir Maret sampai dengan awal April. Namun, banyak juga sakura yang mulai mekar pada awal Januari di beberapa daerah di Jepang. Tapi dalam beberapa tahun ke belakang, musim sakura Jepang semakin panjang sampai dengan bulan Mei di wilayah utara Jepang.

Bunga sakura pertama yang muncul disebut sebagai “kaika”. Puncaknya disebut “mankai”, yaitu pada saat sebagian besar pohon telah dipenuhi bunga yang mekar. Puncak mekar sakura terjadi dalam waktu sekitar satu minggu semenjak bunga pertama mulai mekar.

Jadwal Sakura Mekar di Berbagai Kota di Jepang

Perkiraan jadwal musim sakura Jepang didapatkan berdasarkan perhitungan data tahun-tahun sebelumnya yang dikumpulkan oleh Japan Weather Association. Jadwal musim sakura Jepang 2019 diperkirakan akan lebih cepat dibandingkan tahun lalu, baik di bagian tengah maupun selatan Jepang. Segera siapkan atau buat paspor agar bisa liburan ke Jepang.

Jadwal Lengkap Musim Sakura Jepang 2019-11

Sumber: Japan Meteorological Corporation


Untuk lebih lengkapnya, inilah jadwal sakura mekar di Jepang berdasarkan pengumuman dari Japan Meteorological Corporation yang dikeluarkan pada 7 Februari 2019.

Jadwal Lengkap Musim Sakura Jepang 2019

Jadwal Lengkap Musim Sakura Jepang 2019


Bunga sakura akan mulai mekar di wilayah Kochi, Fukuoka, dan Hiroshima pada pertengahan sampai akhir maret. Suhu tahun ini naik lebih awal sebagai pertanda musim semi telah tiba. Setelah itu, bunga sakura akan mekar sampai awal Mei di Hokaido.

Awal mula sakura mekar sedikit lebih cepat dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya. Misalnya di Prefektur Hokaido, tepatnya di Kota Sapporo, estimasi bunga sakura mulai mekar pada tanggal 4 Mei 2019. Sehari lebih cepat dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya, yaitu 3 Mei.

Jadwal musim sakura datang lebih cepat dia Prefektur Nagano dan Hiroshima, yakni selisihnya 5 hari dari tahun sebelumnya. Di Nagano, bunga sakura mulai mekar pada tanggal 8 April, sedangkan biasanya baru mekar pada tanggal 13 April. Bunga sakura mulai mekar di Hiroshima pada 22 Maret, sedangkan rata-rata tahun sebelumnya baru mekar pada 27 Maret.

Tempat Terbaik Melihat Musim Sakura Jepang 2019

Di mana tempat terbaik untuk menikmati sakura Jepang 2019? Lihatlah dalam gambar di bawah ini.

WAKTU DAN TEMPAT TERBAIK MELIHAT BUNGA SAKURA 2019

Sumber: Japan Rail Pass


Berdasarkan jrailpass.com, ada 10 destinasi terbaik untuk melihat bunga sakura, yaitu Fukuoka, Hiroshima, Tokyo, Okayama, Yamanashi, Nara, Osaka, Nagano, Fukushima, dan Aomori.

1. Fukuoka, Nishi Park (22 Maret-30 Maret)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram zhaoliuliu1982


Fukuoka terletak di pesisir utara Pulau Kyushu. Di kota ini terdapat banyak istana klasik, pantai, dan pusat perbelanjaan. Lokasi terbaik untuk menyaksikan pemandangan bunga sakura di Fukuoka adalah Nishi Park, Atago Shrine, Kastil Fukuoka, dan Uminonakamichi Seaside Park. Sakura akan mulai berbunga pada tanggal 22 Maret, lalu akan mekar penuh pada 30 Maret.

2. Hiroshima, Peace Memorial Park (23 Maret-14 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram juniwise


Sakura mulai berbunga pada tanggal 23 Maret dan akan mekar penuh pada tanggal 14 April di Hiroshima. Kunjungilah Hiroshima Peace Memorial Park untuk memandangi keindahan bunga sakura. Tempat bersejarah bagi bangsa Jepang ini dibangun untuk mengenang dan menghormati korban bom Hiroshima. Kamu bisa menemukan museum, monumen, taman yang hijau, dan reruntuhan bangunan dari masa silam di sini.

3. Tokyo, Shinjuku Gyoen (24 Maret-31 Maret)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram jude_off_duty


Ada banyak lokasi di Tokyo yang bisa digunakan untuk menikmati hanami, seperti Shinjuku Gyoen, Yoyogi Park, Meguro, Aoyama Cemetry, dan Ueno Park. Sakura di Tokyo akan mulai berbunga pada tanggal 24 Maret dan mekar penuh pada 31 Maret.

4. Okayama, Okayama Korakuen (25 Maret-2 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram rachelenjoylife


Datangilah Okayama Korakuen untuk melihat sakura terbaik di Okayama. Korakuen merupakan satu dari tiga taman terbaik di Jepang, lengkap dengan hamparan rumput hijau luas, bunga-bunga indah, arsitektur tradisional, dan ikan koi besar. Sakura mulai berbunga dari tanggal 25 Maret dan akan mekar penuh pada 2 April.

5. Yamanashi, Chureito Pagoda (26 Maret-3 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram et.and.me


Chureito Pagoda adalah pagoda lima lantai yang menjadi spot favorit untuk memfoto Gunung Fuji. Tempat wisata di Yamanashi ini menjanjikan pemandangan spektakuler. Kamu akan mendapatkan foto yang keren, lengkap dengan Gunung Fuji, pagoda yang indah, serta sakura yang bermekaran. Di Yamanashi, sakura akan mulai berbunga pada tanggal 26 Maret dan mekar penuh pada 3 April.

6. Nara, Mount Yoshino (27 Maret-3 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram alexander_seiji


Gunung Yoshino di selatan Kota Nara terkenal dengan pemandangan sakura yang sangat indah. Kamu bisa menikmati lebih dari 30 ribu pohon sakura di sini. Sakura akan mulai berbunga pada tanggal 27 Maret. Kemudian akan mekar penuh pada 3 April.

7. Osaka, Expo ’70 Commemorative Park (27 Maret-3 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram maiso.n7


Sama dengan kawasan Nara, di Osaka sakura juga akan mulai berbunga pada tanggal 27 Maret dan mekar penuh pada 3 April. Untuk melihat sakura di Osaka, datangilah Expo ’70 Commemorative Park. Taman di Suita ini berada di utara Osaka. Memiliki luas 264 hektar, Expo ’70 Park memiliki patung ikonik yang disebut ‘Taiyo-no-zou’ dengan bentuk patung matahari.

8. Nagano, Takato Castle Park (9 April-14 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram hayakarikun


Nagano merupakan sebuah kota di Jepang yang memiliki banyak sejarah. Musim bunga sakura di Nagano akan dimulai dari tanggal 9 April dan mulai mekar penuh pada 14 April. Tempat wisata yang direkomendasikan adalah Takato Castle Park. Bunga sakura di kastil ini adalah jenis sakura yang sangat unik dan terkenal di seluruh Jepang.

9. Fukushima, Miharu Takizakura (23 April-26 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram libase123


Musim bunga sakura Jepang di wilayah Fukshima tidak akan berlangsung lama. Pohon akan mulai berbunga pada tanggal 23 April dan Mekar penuh pada 26 April. Tempat terbaik melihat sakura di Fukushima adalah Miharu Takizakura. Di sini terdapat pohon sakura berumur lebih dari 1000 tahun dari jenis sakura merah dahan bergantung.

10. Aomori, Hirosaki Castle Park (24 April-30 April)

Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang

Sumber: Instagram ciramisu


Pohon sakura akan mulai berbunga pada tanggal 24 April di kawasan Aomori. Pada tanggal 30 April, bunga akan mulai mekar penuh. Datangilah Horosaki Castle Park, salah satu satu tempat terbaik di Jepang untuk melihat bunga sakura. Di tempat ini terdapat sekitar 2.500 pohon sakura!

Pesan Tiket ke Jepang

Itulah perkiraan jadwal musim sakura Jepang 2019 beserta tempat terbaik untuk melihat sakura. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Tinggalkan komentar jika kamu punya pertanyaan, pengalaman, maupun pendapat soal artikel ini. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke Jepang di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

6 Comments on Ini Jadwal Lengkap Musim Sakura Jepang Tahun 2019!

7 Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam, Wajib Tahu!

Banyak wisatawan memilih negara di sekitar Asia Tenggara sebagai tempat liburan favorit. Salah satu tempat wisata yang paling populer adalah Vietnam. Selain tersedia beraneka macam kuliner yang menggugah selera, Vietnam…


Banyak wisatawan memilih negara di sekitar Asia Tenggara sebagai tempat liburan favorit. Salah satu tempat wisata yang paling populer adalah Vietnam. Selain tersedia beraneka macam kuliner yang menggugah selera, Vietnam memiliki wisata alam pegunungan yang indah, pantai-pantai cantik, serta biaya liburan yang murah. Vietnam juga punya sejarah panjang yang menarik untuk dipelajari.

Namun sebelum memesan tiket ke Vietnam, ada baiknya kamu mengetahui dulu informasi mengenai negara tersebut. Tujuannya supaya tidak kaget saat menghabiskan waktu di sana. Apalagi banyak miskonsepsi soal negara ini. Inilah mitos vs fakta pergi traveling ke Vietnam yang wajib kamu ketahui!

Mitos 1: Benarkah Polusi Udara di Vietnam Sudah Sangat Parah?

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram hanoicapital


Sebenarnya pergi traveling ke Vietnam sama saja seperti liburan di Indonesia. Di negara berkembang, fasilitas transportasi umum memang belum memadai sehingga banyak orang yang memilih naik sepeda motor. Kendaraan yang menumpuk di kota-kota besar juga membuat jalan menjadi macet dan meningkatkan polusi udara.

Fakta 1: Vietnam Memiliki Banyak Tempat Wisata dengan Pemandangan Indah dan Udara Segar

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram justwotravel


Tak jauh berbeda dengan Indonesia, Vietnam juga memiliki destinasi wisata yang menawarkan pemandangan indah serta udara yang segar. Namun, tentunya tempat wisata tersebut berada di pinggir kota yang masih asri. Jika kamu memilih lokasi wisata Vietnam yang berada di kota besar, tentu saja banyak polusi udaranya.

Tapi berbeda dengan negara kita di mana Ibu Kota Jakarta selalu panas sepanjang tahun, Ibu Kota Vietnam, Hanoi, justru mengalami musim dingin di akhir tahun, lho. Jadi, udaranya tidak melulu panas.

Mitos 2: Makanan Kaki Lima di Vietnam Tidak Aman untuk Dikonsumsi?

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram baiaorbakery


Makanan pinggir jalan di Indonesia sangat beragam dan enak-enak. Meskipun tidak semuanya higienis, makanan kaki lima tetap menjadi favorit dan aman dikonsumsi. Di Vietnam juga banyak makanan yang dijual di pinggir jalan. Apakah benar semuanya kotor dan tidak aman dikonsumsi?

Fakta 2: Kuliner Lokal Vietnam dengan Harga Murah dan Aman Bisa dibeli di Restoran Kecil

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram janicehoi12


Sama dengan jajanan pinggir jalan di Indonesia yang tidak semuanya higienis, di Vietnam juga begitu. Semuanya tergantung siapa yang menjual. Tidak bisa dipukul rata semuanya tidak aman dikonsumsi. Apabila kamu ragu-ragu mencoba kuliner lokal di pinggir jalan, banyak kok restoran kecil yang kebersihannya lebih terjaga namun rasanya tetap enak. Tapi jika kamu yakin memiliki perut yang tahan banting, wajib mencicipi jajanan pinggir jalan di Vietnam, ya!

Mitos 3: Apa Benar Tidak Ada yang Menjual Kuliner Internasional di Vietnam?

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram citycrow


Masih ada turis asing yang mengira tidak bisa menemukan restoran internasional di Vietnam. Beberapa wisatawan berpikir hanya kuliner lokal saja yang banyak dijual di pinggir jalan. Miskonsepsi ini tetap ada hingga sekarang, padahal Vietnam juga telah banyak berkembang sama halnya dengan negara kita.

Fakta 3: Restoran Makanan Cepat Saji Menjamur di Mana-Mana

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram sienna_hall39


Don’t worry, pergi traveling ke Vietnam tidak segitunya kok. Vietnam memiliki banyak restoran internasional seperti KFC, Burger King, dan lain-lain. Bahkan Vietnam juga memiliki restoran cepat sajinya sendiri lho, misalnya Burger Joint Saigon dan Quan Ut Ut.

Mitos 4: Penduduk Lokal Vietnam Memakai Pakaian dan Topi Kerucut Khas Vietnam Setiap Hari

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram annelimphoto


Waduh, masih adakah orang yang berpikir bahwa semua penduduk lokal Vietnam masih menggunakan pakaian tradisional? Mungkin di beberapa foto yang menggambarkan Vietnam, orang lokalnya masih banyak yang memakai Non La (topi kerucut yang terbuat dari daun kelapa, kulit pohon, atau bambu). Padahal sama dengan Indonesia, tidak semua orang memakai pakaian adat daerahnya masing-masing dalam kesehariannya.

Fakta 4: Penduduk Lokal Vietnam Sudah Modern Seperti Indonesia

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram sxchua1975


Penduduk Vietnam juga mengikuti tren fashion sama seperti negara kita. Toko retail seperti H&M, ZARA, dan sebagainya banyak ditemukan di sini. Namun jangan khawatir, kamu masih bisa membeli pakaian tradisonal Vietnam sebagai suvenir di pasar atau pusat perbelanjaan. Misalnya di An Dong dan Hanh Thong Tay di Ho Chi Minh City dan Dong Xuan dan Phung Khoang di Hanoi.

Mitos 5: Menikmati Ketenangan Sambil Menjernihkan Pikiran di Ha Long Bay

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram incyvincyspider


Sejarah dan keindahan Ha Long Bay sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Tempat ini memang merupakan salah satu destinasi wisata populer yang banyak dipromosikan oleh pariwisata Vietnam. Terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil, Ha Long Bai sangat cantik dan asri jika dilihat dari kejauhan. Namun, sebenarnya pulau-pulau tersebut tidak bisa dihuni karena memiliki permukaan yang terjal dan tandus. Tapi keindahannya memang tak terlupakan.

Fakta 5: Ha Long Bay Penuh dengan Turis

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram melissa.stevens7


Sama halnya dengan tempat wisata populer lainnya di dunia, Ha Long Bay juga memiliki masalah yang serupa, yaitu terlalu banyak turis. Pemandangannya yang mengagumkan selalu menarik minat wisatawan baik lokal maupun asing untuk berkunjung. Akibatnya, wisatawan di Ha Long Bay sangat banyak.

Namun tak masalah, pergi traveling ke Vietnam tak melulu harus ke Ha Long Bay. Masih banyak tempat wisata Vietnam lain yang patut untuk dikunjungi, misalnya Pulau Phu Quoc, My Son Sanctuary, Sa Pa Terraces, Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, dan lain-lain.

Mitos 6: Di Vietnam Banyak Kuil dan Pagoda karena Mayoritas Penduduknya Beragama Buddha

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram curiouskierella


Saat pergi traveling ke Vietnam, kamu akan banyak melihat pagoda dan kuil. Tak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, pagoda dan kuil di sana juga digunakan untuk wisata bersejarah.

Fakta 6: Tetap Terdapat Banyak Tempat Ibadah Lain

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram chaubui_


Vietnam merupakan negara dengan penganut agama Katolik keempat terbesar di Asia. Jadi, tak hanya pagoda dan kuil saja yang bertebaran di Vietnam, ada juga gereja-gereja cantik di sana. Buddha bukan satu-satunya agama di Vietnam, sama dengan Indonesia di mana pemeluk agama selain Islam juga banyak. Namun menurut data, kebanyakan warga Vietnam justru tidak memiliki agama alias ateis.

Mitos 7: Vietnam Tak Lebih Baik dari Indonesia karena Sejarah Perangnya yang Tragis

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram vietnam_history


Di Vietnam pernah terjadi perang dahsyat antara Vietnam Utara dan Selatan yang disebut Perang Indocina Kedua. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan SEATO. Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara).

Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Uni Soviet, Tiongkok, Korea Utara, Mongolia dan Kuba mendukung Vietnam Utara yang berideologi komunis. Selain itu juga ada peperangan lainnya dengan warga Khmer, Mongol, dan Cina yang banyak merenggut korban jiwa.

Fakta 7: Perang Telah Berakhir dan Beginilah Kondisi Vietnam Sekarang

Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam

Sumber: Instagram cloudtrip.vietnam


Tak perlu khawatir pergi traveling ke Vietnam karena perang telah usai dan mereka telah berbenah. Bahkan perekonomian Vietnam sangat baik, posisi ke-47 terbesar di dunia. Kamu akan mendapatkan pengalaman liburan yang menyenangkan selama di Vietnam. Banyak pemandangan menakjubkan, kuliner yang lezat, serta keramahan penduduknya yang akan membuat kamu betah.

Jangan termakan mitos dan miskonsepsi yang banyak beredar. Segera liburan ke Vietnam dan buktikan sendiri bahwa negara ini layak untuk dikunjungi.

Pesan Tiket ke Vietnam

Itulah mitos vs fakta negara Vietnam yang harus kamu ketahui. Yuk share, subscribe, dan komen di blog Pergi.com jika kamu punya pengalaman atau pertanyaan soal pergi traveling ke Vietnam. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke Vietnam di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

No Comments on 7 Mitos vs Fakta Pergi Traveling ke Vietnam, Wajib Tahu!

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok untuk Pertama Kali!

Setiap orang pasti ingin pergi traveling ke luar negeri meskipun hanya sekali dalam hidupnya. Benar kan? Meskipun begitu, pergi ke luar negeri mungkin tidak akan terasa mudah untuk first time…

Setiap orang pasti ingin pergi traveling ke luar negeri meskipun hanya sekali dalam hidupnya. Benar kan? Meskipun begitu, pergi ke luar negeri mungkin tidak akan terasa mudah untuk first time traveler. Apalagi jika sebelumnya tidak mencari tahu panduan liburan ke luar negeri untuk pertama kali.

Supaya liburan tidak gagal, sebaiknya pelajari terlebih dahulu soal seluk-beluk negara yang ingin kamu kunjungi. Untuk membantu, Pergi.com akan memberikan panduan liburan ke Bangkok untuk pertama kali dan tanpa tour. Mulai dari apa yang harus disiapkan, apa saja yang dilarang, waktu terbaik, tempat wisata favorit Bangkok, tempat belanja Bangkok, hingga kuliner Bangkok yang wajib dicoba. Yuk scroll sampai habis!

Yang Harus Disiapkan Sebelum Liburan ke Bangkok

Sebelum jalan-jalan ke Bangkok, ada beberapa hal yang wajib kamu siapkan. Simak ulasannya di bawah ini!

1. Benda yang Paling Penting: Paspor! Tapi dengan Ketentuan…

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pixabay


Paspor adalah benda pertama yang wajib dibawa saat bepergian ke luar negeri. Bahkan kalau bisa, siapkan dulu paspor sebelum kamu memesan tiket untuk liburan ke Bangkok. Cara membuat paspor di tahun 2019 juga semakin mudah karena kamu bisa mendaftar antrean melalui online.

Apabila sudah memiliki paspor, pastikan masa berlaku paspor tidak kurang dari 6 bulan saat berangkat. Jika masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan, bisa-bisa kamu batal liburan ke luar negeri karena ditolak di bagian imigrasi keberangkatan atau kedatangan. Bahkan tak jarang maskapai akan menolak penumpang untuk boarding jika masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan. Hiii… jangan sampai, deh!

Ke Thailand, tak perlu mengurus visa karena Thailand masih berada di kawasan ASEAN.

2. Tips Penting Memesan Tiket Pesawat dan Hotel di Bangkok

Panduan jalan-jalan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pixabay


Hal selanjutnya yang harus kamu siapkan sebelum pergi ke Bangkok adalah memesan tiket pesawat dan booking hotel. Tips untuk mendapatkan harga tiket murah adalah rajin-rajin mengecek harga tiket yang ditawarkan oleh masing-masing travel online atau travel agent. Namun, lebih baik memesan melalui travel online karena harga tiket bisa dicek dan dipesan kapan saja.

Jangan lupa langsung membeli tiket untuk pulang demi menghindari kejadian tidak diinginkan seperti kehabisan tiket, harga tiket melonjak, atau hal lainnya. Membeli tiket pulang pergi (PP) juga akan memudahkanmu lolos dengan mudah saat sesi wawancara dengan pihak imigrasi.

Pesan pula hotel dengan fasilitas dan harga yang kamu inginkan. Pilihlah hotel yang lokasinya dekat dengan berbagai transportasi umum dan tempat wisata untuk menghemat tenaga, waktu, dan uang.

3. Inilah Waktu Terbaik untuk Menukar Rupiah Menjadi Baht

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Instagram kickychaca


Sebaiknya tukarkan rupiah menjadi mata uang Baht sejak di Indonesia. Keuntungan menukarkan sejak awal adalah untuk mendapatkan nilai tukar uang yang terbaik, tidak perlu kerepotan mencari money changer di negara tujuan, dan menghindari risiko ditipu. Tukarkan uang secukupnya dan bawalah beberapa USD untuk jaga-jaga.

4. Beli Kartu SIM Baru atau Pakai Paket Roaming?

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pixabay


Internet kini sama pentingnya dengan makanan yang kita makan dan udara yang kita hirup. Agar tidak mati gaya, sebaiknya kamu memilih antara beli kartu SIM baru di negara tujuan atau memakai paket roaming dari provider lokal. Sebenarnya semuanya punya plus minusnya tersendiri.

Penjual kartu SIM biasanya banyak ditemukan di bandara negara tujuan. Namun, paket kartu SIM prabayar biasanya dibatasi, baik dalam jumlah hari atau penggunaan data. Sebelum beli, cari tahu dulu mana provider yang paling bagus di Bangkok.

Jika tak mau repot mengganti kartu, kamu bisa memakai paket roaming dari provider lokal. Namun, biasanya harga paket data roaming lebih mahal dibandingkan membeli kartu SIM baru di negara tujuan. Bahkan, harganya bisa 2x lipat lebih mahal, lho!

5. Ini Sebabnya Kita Tak Boleh Bawa Bagasi Banyak ke Bangkok

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pexels


Saat jalan-jalan ke Bangkok, pasti kamu akan belanja banyak karena Bangkok merupakan surga untuk belanja. Untuk itu, cukup bawa barang yang penting untuk traveling saja. Jangan sampai menyesal karena terlanjur memborong banyak dan harus membayar biaya kelebihan bagasi.

Kalau bisa, buatlah daftar barang apa saja yang akan dibawa agar tidak ada yang tertinggal. Jangan packing di hari keberangkatan karena pasti ada saja barang yang ketinggalan karena terburu-buru. Tinggalkanlah barang yang dirasa tidak akan digunakan di tempat tujuan.

Bawalah sepatu dan baju yang nyaman dengan warna natural atau polos agar bisa di mix and match. Rapikan isi dompet dan pastikan membawa kartu kredit berlogo Visa atau Mastercard supaya transaksi berjalan lancar. Jangan lupa bawa payung atau sunscreen karena cuaca Bangkok mirip dengan Jakarta, panas!

6. Apakah Penting Menyusun Rencana Perjalanan Saat Liburan di Bangkok?

Panduan Lengkap ke Thailand Pertama Kali

Sumber: Pixabay


Jangan pernah asal berangkat tanpa rencana! Apalagi jika kamu baru pertama kali ke luar negeri. Daripada waktu liburan terbuang sia-sia hanya untuk menentukan mau ke mana saat sudah sampai tujuan, lebih baik rencanakan perjalanan sejak awal. Ini akan membuat perjalanan lebih mudah dan tidak membosankan.

Cari informasi soal tempat wisata Bangkok mana saja yang ingin kamu datangi, jam buka, rutenya, harga tiket masuk, dan transportasi yang harus digunakan. Datangi tempat-tempat wisata yang berada di satu kawasan atau berdekatan agar tidak boros waktu dan biaya.

7. Lengkapi Proses Imigrasi Saat Berangkat dan Pulang

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pexels


Sangat penting untuk membawa semua dokumen penting yang diperlukan saat ke luar negeri. Ini akan memudahkan kamu saat menjalani pemeriksaan di bandara oleh petugas imigrasi. Jangan lupa isi kartu kedatangan dan simpan baik-baik hingga hari kepulangan kamu ke Indonesia. Cara mengisi kartu kedatangan-keberangkatan Thailand adalah dengan menggunakan pulpen hitam atau biru dan huruf kapital.

Saat tiba di negara tujuan, biasakan untuk mengantre dengan tertib. Jawab pertanyaan soal kunjungan liburan kamu dengan santai dan jujur saat diperiksa imigrasi di Thailand.

8. Kosakata Penting Thailand yang Harus Kamu Ketahui

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pexels


Hal ini sangat penting agar aktivitas traveling-mu berjalan lancar. Pelajarilah kosa kata penting bahasa Thailand yang sekiranya akan diperlukan saat berada di sana. Misalnya kata halo, terima kasih, selamat pagi, selamat malam, sampai jumpa, dan lain-lain.

Jangan Coba-Coba Lakukan 7 Hal Ini Saat di Thailand

Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok Thailand Pertama Kali

Sumber: Pixabay


Saat berkunjung ke negara asing, apalagi untuk pertama kali, kamu harus mencari tahu informasi soal peraturan dan kebiasaan setempat. Tidak mau kan tanpa sengaja melanggar peraturan? Kumpulkan juga informasi seputar cuaca atau musim agar kamu tak salah kostum dan tak salah acara. Inilah 7 peraturan di Thailand yang harus kamu ketahui.

  1. Saat di Thailand, hindari bersiul di malam hari karena mitosnya bisa membuat kamu sial tujuh turunan.
  2. Hindari menginjak patung Buddha karena mayoritas masyarakat Thailand beragama Buddha dan sangat menghormati patung Buddha sekecil apapun.
  3. Masyarakat Thailand sangat menghormati Raja mereka. Jangan heran kalau di mana-mana ada poster Sang Raja. Jangankan mencoret poster raja, bicara buruk soal raja saja bisa membuat kamu tidak bisa balik ke Indonesia.
  4. Pelankan suaramu saat di tempat umum karena mayoritas orang Thailand tidak suka jika mendengar orang yang terlalu berisik.
  5. Dilarang menyentuh biksu, apalagi jika kamu adalah seorang perempuan. Kalau mampir ke kuil atau tempat mana pun yang ada biksunya, usahakan untuk sedikit menjauh. Jika ingin memberi sumbangan, bungkuslah sumbangan tersebut dengan kain agar tidak bersentuhan dengan tangan mereka.
  6. Bagi masyarakat Thailand, orang-orang yang menunjuk dengan jari telunjuk perilakunya serendah binatang. Kalau kamu mau memanggil taksi atau pramusaji, jangan teriak apalagi ditepok, panggil saja dengan menghadapkan telapak tangan ke bawah dan menggerakkan jari ke atas dan ke bawah.
  7. Benda-benda yang mengandung simbol Buddha tidak diizinin dibawa ke luar dari Thailand.

Waktu Terbaik Bangkok

Waktu Terbaik Mengunjungi Bangkok Thailand

Sumber: Pixabay


Bangkok adalah kota yang sibuk sepanjang tahun. Apabila tujuan kamu berlibur di Bangkok adalah untuk melihat-lihat kota, akhir November dan awal Desember mungkin adalah waktu terbaik. Pada waktu tersebut, cuaca lebih kering namun udara tetap terasa dingin dan gelombang liburan belum tiba.

September dan Oktober adalah musim hujan terderas di Bangkok (dan daerah Thailand lainnya). Jika ingin melipir ke pantai, datanglah di bulan Desember hingga Maret. Pada bulan tersebut, cuaca cerah dan kering sehingga liburan di pantai bisa lebih mengasikkan.

Sementara April hingga Juni adalah musim terpanas di Bangkok. Usahakan memesan hotel yang dilengkapi dengan AC di waktu ini. Pada 13-15 April 2019, akan ada Festival Songkran yang sangat meriah di Thailand. Saat Songkran, kamu bisa perang air dan kapur dengan penduduk lokal dan wisatawan lainnya. Wajib datang untuk mendapatkan pengalaman liburan yang tak terlupakan!

Panduan Lengkap Wisata Bangkok Songkran Festival Sumber Instagram songkrangram

Sumber: Instagram songkrangram (Festival Songkran)


Waktu terbaik untuk wisata belanja di Bangkok adalah pertengahan Juni hingga pertengahan Agustus saat “Amazing Grand Sale” berlangsung. Toko-toko akan menawarkan diskon hingga 80% untuk pakaian, barang elektronik, aksesori, dan lainnya. Bisa borong banyak, deh!

Liburan Natal dan tahun baru adalah high season liburan di Bangkok. Hampir tidak mungkin berjalan tanpa bersenggolan dengan orang lain saat musim liburan. Jangan dadakan, memesan tiket pesawat dan hotel sedini adalah kunci untuk mendapatkan fasilitas dan harga terbaik.

Yang pasti, usahakan mengunjungi tempat wisata di Bangkok pada pagi hari saat udara lebih sejuk dan pengunjung tidak terlalu banyak.

Ini Dia Tempat Wisata Bangkok yang Wajib Dikunjungi

Tempat wisata di Bangkok sangat banyak sehingga membutuhkan banyak waktu untuk menjelajahi semuanya. Ini dia 5 tempat wisata Bangkok yang paling kami rekomendasikan!

1. Wat Arun, Kuil Buddha Tertua di Bangkok yang Indah

Tempat Wisata Bangkok Thailand Wat Arun Sumber Instagram wulan.citra.dewi dan business_voyage-min

Sumber: Instagram wulan.citra.dewi dan business_voyage


Bagi yang sedang merencanakan pergi ke Bangkok, pasti tertarik mengunjungi Wat Arun hanya karena melihat fotonya. Ya, tempat wisata di Bangkok ini memang menarik hati siapa pun yang melihatnya. Arsitekturnya indah dan merupakan kuil Buddha tertua di Bangkok yang lokasinya berada di tepi Sungai Chao Phraya.

Hampir semua dinding di kuil Wat Arun dihiasi porselen dan keramik Tiongkok yang berwarna-warni. Untuk menuju ke kuil setinggi 82 meter ini, kamu bisa menggunakan boat untuk melintasi sungai.

Menariknya, kamu bisa berbelanja menggunakan bahasa Indonesia di sini. Bahkan, pembayarannya pun bisa menggunakan rupiah, lho. Lucu banget kan?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke kuil di Bangkok ini adalah pada saat pagi hari atau saat matahari terbenam, ketika matahari menyinari Wat Arun dengan indahnya. Untuk bisa masuk ke dalam sekaligus berfoto di sana, wisatawan harus membayar tiket sebesar 50 Baht atau sekitar Rp22.000 (harga bisa berubah). Pengunjung bisa berkunjung setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00.

2. Melihat Patung Buddha Tidur di Wat Pho

Tempat Wisata Bangkok Thailand Wat Pho Sumber Instagram cammychou dan elmalita

Sumber: Instagram cammychou dan elmalita


Tidak begitu jauh dari Wat Arun, kamu akan menemui kuil Buddha terbesar di Bangkok bernama Wat Pho. Di sini ada patung Buddha ikonik dengan sebutan Reclining Buddha karena posisinya sedang tidur. Reclining Buddha merupakan patung Buddha paling panjang di Thailand, berukuran tinggi 15 meter dan panjang 46 meter.

Kamu wajib foto bersama Reclining Buddha jika liburan ke Thailand. Siapa pun boleh masuk ke area Wat Pho, hanya saja harus berpakaian sopan dan melepas alas kaki karena kuil ini merupakan tempat suci.

Biayanya masuknya sekitar 100 Baht (sekitar Rp44.595) dan kamu bisa menukar tiketnya dengan air mineral gratis. Setelah itu, bisa sepuasnya berfoto bersama patung Buddha megah dilapisi emas ini. Kuilnya sendiri beroperasi dari pukul 08.00 sampai 17.00.

3. Royal Grand Palace, Tempat Kediaman Raja Thailand

Tempat Wisata Bangkok Thailand Royal Grand Palace Sumber Instagram trip_with_ciechanka dan andreavigoros-min

Sumber: Instagram trip_with_ciechanka dan andreavigoros


Pertama kali melihat Royal Grand Palace di Bangkok, pengunjung pasti akan langsung merasa jika kompleks istana ini begitu besar. Ketika dekat pintu masuk, akan langsung terlihat kerumunan wisatawan yang ingin berkunjung. Tempat wisata Bangkok ini memang menjadi favorit sehingga sebaiknya kamu datang pagi agar tidak berdesakan dengan pengunjung lain.

Royal Grand Palace berada dalam kompleks Grand Palace dan terdapat banyak bangunan bersejarah Bangkok di dalamnya. Kawasan ini merupakan tempat tinggal raja-raja Thailand. Meski tertutup untuk umum, pengunjung masih bisa berfoto di halaman istana. Gunakanlah pakaian yang sopan selama berkunjung ke sini.

Kompleks Grand Palace buka setiap hari pukul 08.30 hingga 16.00. Biaya masuknya adalah 500 Baht. Jika ada yang bilang bahwa tempat ini sedang tutup karena ada acara, sebaiknya pastikan terlebih dahulu. Sebab di sekitar kompleks banyak penipu, entah apa tujuannya. Jangan sampai kamu tertipu dan harus pulang sia-sia.

4. Melihat Patung Buddha Paling Suci di Wat Phra Kaew

Tempat Wisata Bangkok Thailand Wat Phra Kaew Sumber Instagram quezquezquez dan stanislav_gusev-min

Sumber: Instagram quezquezquez dan stanislav_gusev


Wat Phra Kaew tampil mewah dan megah karena bangunannya dilapisi warna emas. Di kuil ini, kamu juga bisa melihat patung Buddha paling suci di Thailand, yaitu Emerald Buddha. Kuil ini terbuka untuk umum dan selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik yang ingin berfoto maupun beribadah.

Konon sekitar akhir 1800-an, Raja Chulalongkorn dari Thailand berkunjung ke Hindia Belanda (nama sebelum menjadi Indonesia) dan meminta puluhan relief serta beberapa arca dari Borobudur dan Prambanan. Beliau pun memasang hadiah tersebut di beberapa titik kuil. Sebagai gantinya, beliau memberikan patung gajah yang sekarang dipasang di Museum Nasional/Museum Gajah Jakarta.

Di dalam wisata sejarah ini terdapat banyak sekali lukisan atau gambar tentang hanoman. Bahkan sebagian memiliki kesamaan cerita seperti Ramayana versi Indonesia. Di sini juga terdapat replika Angkor Wat Kamboja.

Wat Phra Kaew masih berada dalam satu kompleks dengan Grand palace. Harga tiket masuknya pun menjadi satu dengan Grand Palace, yaitu 500 Baht atau sekitar Rp223.000. Operasionalnya mulai pukul 8.30 hingga 15.30. Karena tempat bersejarah ini merupakan area terbuka, sebaiknya bawa sunscreen, air minum, kacamata, topi, atau payung supaya liburan lebih nyaman.

5. Bangkok Art & Culture Center

Tempat Wisata Bangkok Thailand Bangkok Art & Culture Sumber Instagram gillesmiazza dan ma.eey-min

Sumber: Instagram gillesmiazza dan ma.eey


Jika bosan melihat kuil dan arca, kamu bisa mengunjungi Bangkok Art & Culture Center untuk melihat berbagai seni kontemporer dari seniman Thailand dan internasional. Selain seni, kamu juga bisa melihat berbagai koleksi patung, musik, teater, film, dan desain. Biaya masuknya gratis! Arsitekturnya modern dan futuristik, wajib banget foto di sini. Wisata Bangkok ini buka setiap hari kecuali Senin, pukul 10.00 hingga 21.00.

Panduan Liburan ke Bangkok: Jangan Sampai Lupa Belanja!

Liburan di Bangkok tak akan lengkap tanpa berbelanja dan memborong berbagai oleh-oleh untuk orang yang kamu sayang. Inilah 5 surga belanja di Bangkok yang wajib kamu kunjungi!

1. Pasar Chatuchak atau Chatuchak Weekend Market

Wisata Belanja Bangkok Favorit

Sumber: Instagram bethanyhalligan


Jika kamu ingin berbelanja, jangan sampai tidak mengunjungi Chatuchak Weekend Market. Pasar ini memang hanya buka di akhir pekan, namun merupakan tempat wajib untuk belanja bagi wisatawan. Kamu bisa membeli aneka makanan, minuman, aksesori, pakaian, kerajinan tangan, hingga dekorasi rumah.

Jangan lupa lakukan tawar-menawar barang demi mendapatkan harga yang lebih bersahabat. Datanglah di pagi hari saat pengunjung belum terlalu banyak dan cuaca belum terlalu panas. Selalu waspada dengan barang bawaanmu, karena kejahatan bisa terjadi di mana saja jika kita teledor.

2. Asiatique The Riverfront

Wisata Belanja Bangkok Favorit

Sumber: Instagram aiyayayane


Apabila kamu tidak ingin berdesakan di pasar, kunjungi saja Asiatique The Riverfront di tepi Sungai Chao Phraya. Tempat wisata belanja di Bangkok ini memiliki ratusan stan yang menjual berbagai keperluan dengan harga miring. Kamu juga bisa menikmati berbagai kuliner lezat Thailand sambil menikmati pemandangan Sungai Chao Phraya.

Pecinta belanja pokoknya wajib deh ke sini. Apalagi kamu bisa membayar menggunakan rupiah, lho. Di Asiatique juga ada beberapa tempat hiburan menarik seperti bianglala Bangkok Eyes, Juliet Love Garden, hingga pertunjukan Calypso Ladyboy Cabare.

3. Jalan Khao San atau Khao San Road

Wisata Belanja Bangkok Favorit

Sumber: Instagram _haeso


Khao San Road terletak di Phra Nakhon. Di sepanjang jalan tersedia banyak penginapan, kelab malam, tempat makan, tempat pijat, serta toko oleh-oleh murah. Jalan ini berada di posisi strategis dan tidak jauh dari beberapa objek wisata populer di Bangkok, seperti Grand Palace, Wat Phra Kaew, dan Wat Pho.

Di Khaosan Road, kamu bisa menikmati suasana nightlife yang meriah. Bahkan menurut beberapa traveler, party di sini beberapa level lebih gila dari Legian. Banyak juga yang menjual makanan-makanan unik di sini, jadi kamu bisa berburu kuliner.

4. The Platinum Fashion Mall

Wisata Belanja Bangkok Favorit

Sumber: Instagram theplatinumfashionmall


The Platinum Fashion Mall merupakan salah satu tempat belanja murah di Bangkok. Mall 5 lantai ini menjual berbagai produk fashion dari Hongkong, China, Korea, dan Jepang. Kamu bisa menemukan pakaian, tas, sepatu, dan aksesori seperti kalung, gelang, dan cincin yang dikelompokkan per lantai. Biasanya PO bangkok diambil dari mal ini. Membeli banyak lebih murah, tapi kamu tetap bisa membeli satuan.

5. Pratunam Market

Wisata Belanja Bangkok Favorit

Sumber: Instagram dashtalksmovies


Lokasinya tepat berada di seberang The Platinum Fashion Mall. Di sini kamu bisa mencari barang-barang murah untuk dijual kembali. Semakin masuk ke dalam pasar, semakin murah pula harga yang ditawarkan. Apalagi jika kita membeli lebih dari 3 item.

Jalan-jalan ke Bangkok, Harus Cobain Berbagai Kulinernya

Panduan wisata ke Bangkok tak akan lengkap jika tidak membahas soal berbagai kuliner Bangkok yang serba unik dan lezat. Inilah 5 kuliner Bangkok yang harus kamu coba!

1. Mango Sticky Rice atau Khao Niew Mamuang

Kuliner Khas Thailand Mango Sticky Rice Sumber Instagram wendc_

Sumber: Instagram wendc_


Mungkin beberapa dari kalian pernah mencoba makanan khas Thailand yang satu ini. Soalnya, mango sticky rice telah banyak dijual di berbagai restoran Thailand di Indonesia, khususnya Jakarta. Tapi, kamu tetap harus mencoba versi aslinya. Perpaduan mangga Thailand yang terkenal enak dan manis ditambah dengan ketan yang lengket akan melebur menjadi rasa yang tak terlupakan!

2. Som Tam

Kuliner KhasKuliner Khas Thailand Som Tam Sumber Instagram shiso_yuchoi-min Thailand Kaeng Khiao Wan

Sumber: Instagram shiso_yuchoi


Bagi penyuka salad, wajib mencoba som tam khas Thailand. Pepaya muda diiris tipis memanjang kemudian disiram saus kacang pedas ini segar banget. Pas dijadikan sebagai camilan maupun makanan pencuci mulut.

3. Green Curry atau Kaeng Khiao Wan

Kuliner Khas Thailand Kaeng Khiao Wan Sumber Instagram umasayaka

Sumber: Instagram umasayaka


Warna green curry cukup unik karena berwarna hijau. Tenang, tidak beracun kok meski warnanya mencolok. Makanan ini memiliki tesktur yang lebih kental dibandingkan tom yum. Santannya sangat terasa!

4. Pad Thai

Kuliner Khas Thailand Pad Thai Sumber Instagram ste_events-min

Sumber: Instagram ste_events


Kuliner Thailand ini bisa dengan mudah kamu temukan di pedagang kaki lima, salah satunya di kawasan Khao San Road. Rasanya ringan dan cenderung manis sehingga cocok dengan lidah Indonesia.

5. Tom Yam Kung

Kuliner KhasKuliner Khas Thailand Tom Yam Sumber Instagram akaoolongray-min Thailand

Sumber: Instagram akaoolongray


Tom yang memang sudah banyak dijual di Indonesia, namun sebagai wisatawan kamu tetap wajib mencicipi rasa aslinya. Sup ini sangat populer di Thailand. Kuahnya pedas, hangat, dan gurih, dilengkapi dengan udang, ayam, ikan, jamur, hingga makanan laut lainnya.

Pesan Tiket ke Bangkok

Itulah panduan lengkap yang harus kamu ketahui saat kamu jalan-jalan ke Bangkok untuk pertama kali. Yuk share, subscribe, dan komen di blog Pergi.com jika kamu punya pengalaman unik saat berlibur di Bangkok. Jangan lupa pesan tiket pesawat ke Bangkok di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!

5 Comments on Panduan Lengkap Liburan ke Bangkok untuk Pertama Kali!

Type on the field below and hit Enter/Return to search