Semenjak demam Korea menyerang negara kita, semakin banyak orang memiliki impian untuk liburan ke Korea Selatan. Berkesempatan mengunjungi negara yang selama ini hanya bisa dikagumi di layar kaca pasti akan menjadi pengalaman mengesankan untuk dikenang seumur hidup. Apalagi jika kamu penggemar K-Pop garis keras!

Jika ini adalah pertama kalinya kamu pergi liburan ke Korea Selatan, banyak hal penting yang harus kamu siapkan. Mulai dari dokumen yang harus disiapkan, cara mengurus visa, jenis transportasi, waktu terbaik, hingga jadwal sakura di Korea Selatan. Semakin matang tips dan panduan liburan Korea Selatan, semakin lancar pula perjalanan liburanmu.

Mari simak tips dan panduan liburan ke Korea Selatan paling lengkap berikut ini!

Cara Menyiapkan Paspor untuk Liburan ke Korea Selatan

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram putrihs


Setiap orang yang ingin liburan ke luar negeri wajib memiliki paspor. Apabila belum memiliki paspor, segera daftar paspor secara online dan booking nomor antrean di kantor imigrasi pilihanmu. Jika ingin perjalanan ke luar negeri lebih mudah, kamu bisa sekalian membuat e-paspor yang memiliki segudang keuntungan.

Pastikan masa berlaku paspor kamu kurang dari 6 bulan saat jadwal keberangkatan. Jangan sampai panduan liburan ke Korea Selatan untuk pertama kali gagal hanya karena ditolak terbang menuju Korea.

Jika masa berlaku paspor hampir habis, segera urus penggantian paspor di kantor imigrasi. Bawa paspor lamamu serta E-KTP sebagai dokumen wajib penggantian paspor. Saat mengganti paspor kedaluwarsa dengan yang baru, nomor paspor kamu akan diganti pula.

Bagaimana Cara Mengurus Visa Liburan ke Korea Selatan?

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jenita.darmento


Selain paspor, panduan liburan ke Korea Selatan juga membutuhkan visa. Visa adalah tanda izin untuk memasuki sebuah negara dan sebaiknya diurus sebulan sebelum keberangkatan. Proses pembuatan visa Korea Selatan bisa memakan waktu sampai 6 hari kerja. Biaya membuat visa Korea berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan si pemohon visa.

Untuk pilihan jenis visa Korea Selatan ada tiga, kamu bisa memilih sesuai yang kamu butuhkan:

  • Single Visa (Kunjungan dibawah 90 hari) Rp592.000
  • Double Visa (Kunjungan sebanyak 2x dan berlaku hingga 6 bulan) Rp1.036.000
  • Multiple Visa (Kunjungan berkali-kali dengan masa berlaku selama 5 tahun, hanya bisa dilakukan jika kamu pernah pergi ke Korea Selatan sebanyak 2x atau pernah ke Amerika Serikat) Rp1.332.000

Pembayaran visa Korea Selatan tidak lagi dilakukan di loket visa di Embassy, tapi di KEB Hana Bank Cabang Korean Center (gedungnya ada di dalam Embassy). Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila proses pengajuan dibatalkan atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea.

Uruslah visa Korea Selatan langsung di Kedutaan Besar Korea Selatan agar tidak ada perbedaan harga. Siapkan dokumen yang dibutuhkan untuk membuat visa dengan lengkap. Inilah syarat dan dokumen yang dibutuhkan untuk membuat visa Korea Selatan tahun 2019 .

  • Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
  • Formulir Aplikasi Visa dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto. Foto ukuran 3,5 cm x 4,5 cm dengan latar putih. Bawa cadangan foto untuk berjaga-jaga. Foto harus tampak depan, jelas, dan merupakan foto terbaru
  • Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
  • Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja
  • Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
  • Fotokopi Bukti Keuangan (SPT PPh 21 / Rekening Koran 3 bulan terakhir dan Surat Referensi Bank)

Sebaiknya fotokopi semua dokumen yang diperlukan sejak awal, karena biaya fotokopi di Embassy cukup mahal, yakni sekitar Rp5.000/lembar.

Korea Selatan memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI yang memenuhi syarat di bawah ini.

  • Sudah pernah mengunjungi Korea Selatan lebih dari 4x dalam 2 tahun terakhir atau sudah mengunjungi Korea Selatan lebih dari 10x
  • Ingin liburan ke Korea Selatan sebelum atau sesudah mengunjungi negara Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Australia, dan Selandia Baru
  • Berencana berlibur ke Pulau Jeju, hanya Pulau Jeju saja

Panduan Penting Menukar Mata Uang Rupiah Menjadi Won

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram haejinsss0314


Selama berlibur di negara lain, kita wajib memiliki mata uang negara tersebut untuk memudahkan transaksi jual-beli. Jangan tukar mata uang rupiah ke won terlalu banyak selama masih di Indonesia jika ingin mendapatkan nilai terbaik. Sebaiknya tukar rupiah ke won seperlunya saja. Alasannya, harga beli mata uang won di Indonesia cukup mahal. Sementara harga jual won di Indonesia malah murah.

Tukar saja uang kamu menjadi dolar. Nah sesampainya di Korea, kamu bisa langsung ke bank setempat atau ke money changer untuk menukar uang. Tips menukar uang di Korea Selatan, jangan menukar di bandara karena kamu akan mendapat nilai yang jelek. Hindari juga menukar uang di tempat yang tidak resmi.

Baca Juga :   Dapatkan Hak Kamu Saat Pesawat Delay

Tukarlah mata uang rupiah menjadi won di Authorized Money Changer. Menukarkan uang di tempat yang telah memiliki izin lebih aman dari penipuan uang palsu dan memiliki nilai tukar yang lebih kompetitif.

Bagaimana jika selama liburan di Korea Selatan uang Won kita terlanjur habis? Jangan panik, kamu masih bisa kok mengambil uang di ATM yang berlogo Indonesia, seperti mastercard, visa, atau cirrus.

2 Kartu Ajaib yang Wajib Dimiliki di Korea Selatan!

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram love.sh.jy


Begitu mendarat di Korea Selatan dan urusan keimigrasian serta bagasi sudah selesai, panduan liburan ke Korea Selatan yang sebaiknya dilakukan adalah membeli T-Money atau Korea Tour Card. Kartu tersebut sangat berguna untuk membayar transportasi umum seperti bus, kereta bawah tanah, dan taksi.

Perbedaan T-Money dan Korea Tour Card adalah dari sisi harga serta keuntungannya. T-Money memiliki harga sekitar 2.500 won, sedangkan Korea Tour Card seharga 4.000 won.

Meskipun lebih mahal, Korea Tour Card merupakan kartu eksklusif untuk turis asing yang memberikan keuntungan tambahan berupa diskon di berbagai tempat wisata, pusat perbelanjaan, restoran, dan bioskop. Pastikan kamu memiliki salah satu kartu tersebut selama liburan di Korea.

T-Money dan Korea Tour Card bisa dibeli di 7-Eleven, GS25, With Me, Family Mart, atau Mini Shop. Di Bandara Incheon, Kamu bisa membelinya di 7-Eleven yang berada di lantai 1. Namun, kamu hanya bisa membeli kartunya saja, sedangkan top up harus dilakukan di vending machine. Sementara jika membeli di GS25, kamu akan mendapatkan kartu T-Money sekaligus bisa top up saldo.

Jenis-Jenis Transportasi di Korea Selatan

Bagi yang sudah memesan paket tur liburan ke Korea Selatan, mungkin tidak perlu khawatir lagi soal transportasi selama di sana. Namun jika kamu pergi tanpa menggunakan jasa agen perjalanan, mempelajari transportasi umum di Korea Selatan sangat penting. Selain menghindari risiko nyasar, kamu juga bisa memilih transportasi terbaik dengan harga terbaik pula.

Transportasi umum di negeri ginseng sudah tertata dengan sangat baik. Inilah empat jenis transportasi umum yang bisa kamu gunakan selama berlibur di Korea Selatan untuk pertama kali.

1. Subway atau Kereta Bawah Tanah

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram fayontheway


Menggunakan subway atau kereta bawah tanah di Korea Selatan cukup mudah karena petunjuknya ada dalam dua bahasa, Korea dan Inggris. Akan lebih mudah lagi jika kamu men-download aplikasi “Subway Korea”. Di aplikasi tersebut, kamu bisa mencari info detail mengenai stasiun keberangkatan dan stasiun tujuanmu.

Aplikasi juga akan menginfokan berapa lama perjalanan, berapa stasiun yang dilewati beserta nama-namanya, dan harus pindah subway di line berapa. Bahkan warna kereta pun akan diberitahu.

Metropolitan subway beroperasi dari jam 05.00 hingga 24.00 tengah malam. Kecepatannya rata-rata 80 km/jam dan ketepatan waktunya cukup terjamin. Jalur-jalur yang dilalui oleh kereta bawah tanah adalah:

  • Seoul – Incheon – Provinsi Gyeonggi – Provinsi Chungcheong – Provinsi Gangwon: terdapat 19 jalur, 658 stasiun
  • Busan: terdapat 5 jalur, 129 stasiun
  • Daegu: terdapat 3 jalur dan 89 stasiun
  • Dajeon: terdapat 1 jalur dan 22 stasiun
  • Gwangju: terdapat 1 jalur dan 20 stasiun

Menggunakan subway di Seoul konon jauh lebih mudah dibandingkan dengan di Tokyo, lho. Jika menggunakan T-Money atau Korea Tour Card, biaya sekali perjalanan mulai dari 1.250 won. Jika membeli karcis eceran, biayanya sekitar 1.350 won. Lebih hemat, bukan?

2. Jenis-Jenis Bus/Boseu di Korea

Di Korea Selatan, bus lebih dikenal dengan sebutan ‘boseu’ (버스). Sayangnya, petunjuk dan penjelasan di halte bus masih menggunakan huruf hangul dan hampir tidak ada keterangan dalam bahasa Inggris. Namun, kamu masih bisa menebak-nebak jurusan dengan membaca angka atau nomor bus. Supaya lebih praktis, download saja aplikasi seperti “Kakao Bus” atau rajin bertanya jika kesulitan.

Bus bisa menjadi transportasi terbaik saat kamu ingin pulang ke tanah air. Daripada harus membawa koper naik turun tangga di stasiun, lebih baik naik bus bukan? Untungnya lagi, halte bus ada di mana-mana termasukd ekat stasiun. Bus juga bisa jadi transportasi andalan karena banyak destinasi wisata Korea Selatan yang jauh dari subway.

Inilah jenis-jenis bus di Korea Selatan yang wajib kamu ketahui.

Baca Juga :   Ini Dia Info Terbaru Biaya Kelebihan Bagasi AirAsia!

a. Bus Intra City

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram hwangcaptain


Bus Intra City merupakan bus yang beroperasi di dalam kota saja. Jika kamu berada di kota besar seperti Seoul dan Busan, menemukan bus ini sangat mudah. Jumlahnya cukup banyak dan jam operasionalnya sama dengan subway, yaitu mulai dari jam 05.00 hingga 24.00 tengah malam.

Gunakan kartu T-Money atau Korea Tour Card untuk membayar transportasi ini. Harganya bervariasi tergantung jarak perjalanan kamu, dimulai dari 900 won.

b. Bus Inter City

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram ironpillar


Berkebalikan dengan Bus Intra City, Bus Inter City melayani tujuan antar kota di Korea Selatan. Bus jenis ini tidak transit dan bisa mengantar langsung menuju tujuan yang diinginkan, tidak seperti subway yang umumnya harus transit terlebih dahulu. Namun, di kota-kota kecil, Bus Inter City kadang transit juga, tapi tidak di semua kota.

Jam operasional bus ini mulai dari jam 05.00 s/d 02.00 pagi. Biaya untuk naik bus ini mulai dari 2.400 won per orang, tergantung jauh tidaknya perjalanan.

c. Bus Express untuk Jarak Jauh

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jinmaaai


Bus Express umumnya digunakan jika tujuan perjalanannya cukup jauh, misalnya dari Seoul ke Busan. Jarak tersebut seperti rute Jakarta menuju Surabaya. Bus ini dibedakan menjadi dua, yaitu bus express biasa dan bus express premium. Rutenya melewati jalan tol sehingga lebih cepat. Jam operasionalnya mulai jam 06.00 hingga 23.00 malam.

3. Jenis-Jenis Kereta Api di Korea

Inilah dua jenis kereta api super cepat di Korea Selatan yang bisa kamu gunakan.

a. KTX (Korea Train Express)

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram tkfm_ukai0331


KTX merupakan kereta api tercepat yang ada di Korea Selatan dengan tingkat kecepatan rata-rata lebih dari 300 km/jam. Kereta cepat ini menghubungkan antar kota di Korea, seperti Seoul ke Busan yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 3,5 jam saja. Naik KTX sangatlah nyaman, namun biayanya cukup mahal karena lebih cepat dibandingkan naik bus.

b. ITX (Intercity Train Express)

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram ks_kyung


ITX memiliki kecepatan 180 km/jam hanya menghubungkan antar kota di Seoul saja. Naik ITX hanya bisa di stasiun tertentu saja, untuk itu selalu perhatikan map subway Korea. Tiket bisa dibeli di loket stasiun, ticket machine, serta bisa dibeli secara online melalui website.

4. Cara Naik Taksi di Korea

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram gonamopon


Pengemudin taksi di Korea tergolong jujur sehingga aman dari risiko penipuan. Argo taksi dimulai dari 3.000 won dan lebih mahal 20% dari harga normal pada pukul 00.00-04.00.

Jangan sembarangan naik taksi, karena taksi berwarna hitam (international taxi) memiliki tarif yang lebih mahal dari taksi reguler berwarna putih, oranye, dan silver. Harga taksi hitam lebih mahal karena menjamin keamanan dan pengalaman pengemudinya mencapai 10 tahun. Sekali masuk, argonya akan dimulai dari 5.000 won.

Kebanyakan pengemudi taksi di Korea, termasuk di Seoul, tidak bisa bahasa Inggris dan hanya bisa membaca tulisan hangul. Jika kamu ditolak naik taksi di Korea Selatan karena kendala bahasa atau tujuan terlalu dekat, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan.

Pertama, siapkan alamat yang kamu tuju dalam tulisan hangul. Ini untuk memudahkan pengemudi taksi mengetahui tujuan yang kamu maksud karena kebanyakan dari mereka tidak bisa membaca tulisan latin. Sistem GPS di Korea Selatan juga harus memasukkan alamat memakai tulisan hangul. Kedua, perhatikan jarak yang akan ditempuh sebelum naik taksi. Kebanyakan pengemudi taksi akan menolak jika tujuan kamu terlalu dekat.

Taksi di Korea Selatan bisa dipesan melalui telepon. Kalau pesan dari hotel, bisa langsung minta tolong kepada resepsionis dan akan dikenakan biaya 1.000 won. Membayar taksi bisa menggunakan T-Money karena semua pembayaran di Korea sudah terintegrasi secara online dan elektronik.

Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Korea Selatan?

Orang yang mau liburan ke Korea Selatan untuk pertama kali tentu akan bertanya-tanya, sebenarnya kapan sih waktu terbaik ke Korea Selatan? Sebenarnya semua itu tergantung keinginan, mau merasakan pengalaman yang seperti apa. Sebab, Korea Selatan memiliki empat musim yang memiliki keunikan masing-masing.

Musim Semi: Maret–Mei

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram jeon__chopa


Musim semi di Korea Selatan berlangsung dari bulan Maret hingga Mei. Musim semi merupakan peralihan dari musim dingin ke musim panas. Pada awal musim, cuaca masih terasa dingin. Di pertengahan musim, akan terjadi perbedaan suhu yang cukup signifikan antara siang dan malam. Siang hari terkadang terasa panas dan terik, sedangkan saat malam orang-orang akan memakai jaket tebal karena dingin.

Baca Juga :   Perhatikan! Ini 10 Aturan Membawa Power Bank dalam Pesawat

Meskipun begitu, musim ini menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Korea Selatan karena wisatawan dapat melihat cantiknya bunga sakura. Harap diingat, bunga sakura tidak mekar sepanjang musim semi.

Sakura hanya mekar sebelum tumbuhnya daun di pohon sakura. Nah, periode mekarnya bunga sakura sangat singkat. Membutuhkan 1 minggu untuk mulai berbunga, dan akan mekar penuh selama seminggu saja. Musim sakura di Korea tak kalah indah dari musim sakura di Jepang.

Inilah tujuh tempat populer Korea Selatan untuk melihat sakura beserta jadwalnya.

1. Jeju Island (23-30 Maret)

– Festival: Jeju Cherry Blossom Festival, Seogwipo
– Tempat Melihat Sakura: di seluruh pulau!

2. Daegu (26 Maret-2 April)

– Festival: Jeju Cherry Blossom Festival, Seogwipo
– Tempat Melihat Sakura: Yongyeonsa Temple Cherry Blossom Street, Duryu Park, Suseong Lake, Jijeo-dong Cherry Blossom Tunnel, Keimyung University – Seongseo Campus

3. Jeolla Busan & Gyeongsangnam-do (26 Maret-2 April)

– Festival: Jinhae Gunhangje Festival, Hwagae Cherry Blossoms Festival
– Tempat Melihat Sakura: Gyeonghwa Station, Jungwon Rotary, Ecological park in Naesu-myeon, Jehwangsan Park, Korea Naval Academy

4. Gangwon-do (awal hingga pertengahan April)

– Festival: Gyeongpodae Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Nami Island

5. Seoul (6-13 April)

– Festival: Yeouido Spring Flower Festival, Seokchon Lake Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Kyunghee University, Seoul Forest, Seoul Grand Park, Seoul Palaces (Changdeokgung Palace, Deoksugung Palace, Unhyeongung Palace, Changgyeonggung Palace, Gyeongbokgung Palace)

6. Incheon (9-15 April)

– Festival: Incheon Grand Park Cherry Blossom Festival
– Tempat Melihat Sakura: Jayu Park

7. Gwangju (29 Maret-5 April)

– Tempat Melihat Sakura: Juknоkwоn Bаmbоо Fоrеst, Gwangju National Museum, Sаjik Раrk

Musim Panas, Juni–Agustus

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram xoxochlo_


Musim panas Korea hampir mirip dengan di Indonesia. Pada bulan Juli, hujan akan turun terus-menerus. Setelah musim hujan selesai, cuaca akan sangat terik dan panas. Sebaiknya hindari liburan di Korea Selatan di bulan Juli agar tidak terganggu hujan. Tapi pada pertengahan bulan Juli, ada event yang sangat menarik untuk dikunjungi, yaitu Boryeong Mud Festival.

Di Boryeong Mud Festival, kamu bisa bermain lumpur dan bermain sepuasnya. Musim panas di Korea Selatan memang menyimpan banyak festival yang berhubungan dengan air. Jika ingin melihat banyak festival seru, datanglah pada bulan Agustus. Namun jika kamu hanya ingin melihat-lihat dan jalan santai, sebaiknya tunda liburan ke Korea Selatan sampai musim gugur.

Alasannya karena rata-rata orang Korea akan mengambil cuti pada musim panas. Akibatnya, tempat wisata akan penuh dengan turis lokal dan internasional. Panasnya juga bisa bikin kamu ganti baju berkali-kali karena berkeringat.

Musim Gugur, September–November

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram iuliashoro


Jika musim semi di Korea masih cukup dingin, musim gugur akan terasa sejuk. Waktu yang tepat deh untuk liburan di Korea Selatan. Kamu akan disuguhkan dengan pemandangan daun-daun berubah menjadi cokelat dan berguguran dengan anggun. Tapi perlu diketahui, dedaunan berubah menjadi cokelat hanya bertahan selama sekitar 3 minggu saja. Waktu yang tepat untuk melihat musim gugur yang indah adalah pada akhir Oktober sampai awal November.

Sebagai informasi, hindarilah mengunjungi gunung atau taman di akhir pekan karena orang Korea akan pergi piknik saat daun berguguran. Musim gugur juga identik dengan suasana sendu. Jadi, jangan liburan ke Korea sendirian saat musim gugur, nanti kamu bisa galau.

Musim Dingin, Desember–Februari

Panduan Liburan ke Korea Selatan 2019

Sumber: Instagram 94__08__15


Winter di Korea sangat dingin karena banyak angin yang bertiup. Meski suhu menunjukkan sekitar minus 5-10 derajat, suhu akan terasa minus 15-20 derajat karena angin kencang. Buat yang tak kuat dingin, tidak direkomendasikan liburan di Korea Selatan saat musim dingin karena bisa membuat kulit kering hingga berdarah.

Salju tidak akan turun terus-menerus di Korea saat musim dingin. Salju hanya turun 4-5 kali dalam sebulan di daerah Seoul dan sekitarnya. Salju lebih sering turun di daerah Gangwon-do atau pegunungan. Jika ingin melihat salju yang banyak, pergilah ke gunung atau ski resort. Datanglah ke Korea saat akhir Desember sampai akhir Januari untuk melihat salju.

Promo Tiket ke Korea

Itulah tips dan panduan lengkap untuk liburan di Korea Selatan. Yuk share dan subscribe untuk mendapatkan update soal tips dan panduan traveling. Tinggalkan komentar jika kamu punya pertanyaan, pengalaman, maupun pendapat soal panduan liburan ke Korea. Jangan lupa pesan
tiket pesawat ke Korea
di Pergi.com, ya. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi yuk!