Yogyakarta memang surganya tempat liburan. Mulai dari destinasi wisata alam hingga budaya, semua ada di sini. Jika kamu sudah pernah menelusuri jalanan Malioboro atau berburu sunset di Istana Ratu Boko, coba deh sesekali berwisata ke desa wisata terbaik yang ada di Yogyakarta.

Ada banyak kegiatan seru anti mainstream yang bisa kamu lakukan di desa-desa wisata terbaik ini. Mulai dari menanam padi, memetik buah langsung dari pohon, hingga membuat kerajinan dari gerabah. Sebagai referensi, berikut adalah 10 desa wisata terbaik di Yogyakarta yang bisa menjadi destinasi liburan kamu selanjutnya.

1. Belajar Membuat Gerabah di Desa Wisata Kasongan

Desa Wisata Kasongan Yogyakarta Sumber Instagram hervieade-min

Sumber: Instagram hervieade


Desa wisata terbaik yang satu ini sudah banyak diliput oleh koran dan televisi nasional. Desa Wisata Kasongan terletak di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Letak wisata Bantul Yogyakarta ini sekitar 7 km dari pusat kota.

Desa ini terkenal akan industri gerabahnya. Penggemar gerabah dari berbagai penjuru Indonesia sering datang ke desa ini untuk membeli gerabah dari berbagai pengrajin di Kasongan. Selain membeli gerabah yang sudah jadi, kamu juga bisa belajar membuat gerabah sendiri lho!

2. Belajar Kebudayaan Jawa di Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi Yogyakarta Sumber Instagram desawisatatembi-min

Sumber: Instagram desawisatatembi


Ingin merasakan tinggal di daerah pedesaan yang nyaman, tenang, dan asri sambil belajar tentang kebudayaan Jawa? Kamu bisa berkunjung ke Desa Wisata Tembi. Terletak di Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul, Desa Wisata Tembi menawarkan banyak lokasi wisata menarik untuk dikunjungi.

Misalnya saja galeri batik, galeri lukisan, restoran unik, cottage, hingga Museum Rumah Budaya Tembi yang memiliki koleksi berbagai peralatan tradisional yang biasa digunakan masyarakat Jawa. Koleksi tersebut seperti peralatan bertani, keris, tombak, gamelan, peralatan membatik, dan masih banyak lainnya.

Yang paling seru, kamu bisa menginap di cottage atau rumah warga dengan biaya Rp50.000—Rp100.000 per orang untuk satu malam. Cocok banget kan untuk jadi pilihan wisata keluarga!

3. Membuat Kerajinan Kulit di Desa Wisata Manding

Desa Wisata Manding Yogyakarta Sumber Instagram eltrafesadilop06-min

Sumber: Instagram eltrafesadilop06


Desa wisata terbaik yang satu ini merupakan sentra pengrajin kulit yang terkenal di Yogyakarta. Hampir semua warga yang tinggal di desa ini berprofesi sebagai pengrajin berbagai kerajinan yang terbuat dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, topi, dan masih banyak lainnya.

Desa wisata Manding ini terletak di Jalan Parangtritis KM 11, Kabupaten Bantul. Di desa ini, kamu tak hanya bisa membeli berbagai aksesori yang terbuat dari kulit, tetapi bisa juga melihat proses pembuatan berbagai barang kerajinan. Kamu juga bisa belajar cara membuat kerajinan kulit hingga memesan aksesori maupun kerajinan kulit kepada pengrajin setempat.

4. Membatik Kayu di Desa Wisata Krebet

Desa Wisata Krebet Sumber Instagram 8gposts-min

Sumber: Instagram 8gposts


Desa wisata yang satu ini terkenal akan pahatan kayunya. Ada sekitar 14 sanggar seni di desa ini yang mengerjakan berbagai kerajinan dari kayu. Di desa terbaik Yogya ini, kamu bisa melukis batik di atas kayu, istilahnya batik kayu. Mulai dari gelang topeng hingga patung pun bisa didekorasi dengan motif batik. Kamu juga bisa membeli hasil kerajinan dari para pengrajin di desa ini.

5. Desa Wisata Ketingan, Surga Pecinta Burung

Desa Wisata Ketingan Yogya Sumber Instagram melantjongjaya-min

Sumber: Instagram melantjongjaya


Bagi kamu pecinta burung, wajib sekali singgah di Desa Wisata Ketingan. Desa ini dikhususkan untuk tempat pelestarian burung Kuntul dan Blekok yang saat ini populasinya semakin menurun. Selain mengunjungi tempat pelestarian burung, kamu juga bisa mengunjungi pasar burung yang menjual berbagai jenis burung.

6. Memetik Salak di Desa Wisata Trumpon

Desa Wisata Trumpon Sumber Instagram bashudewasugiarto-min

Sumber: Instagram bashudewasugiarto


Kamu suka buah salak pondoh? Cocok sekali jika mampir ke desa wisata Trumpon yang ada di Desa Merdikurejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Di desa agrowisata ini, kamu bisa berkeliling kebun salak pondoh, memetik buah salak langsung dari pohonnya, dan makan sepuasnya.

Kamu juga bisa mengetahui seluk beluk salak pondoh di sini. Perkebunan salak di sini ditata sangat indah dan nyaman untuk ditelusuri. Selain itu, kamu juga bisa melihat Gunung Merapi dari menara pandang yang ada di desa ini, lho!

7. Membeli Kerajinan Bambu Langka di Desa Wisata Sendari

Desa Wisata Sendari Sumber Instagram yogyasukasuka-min

Sumber: Instagram yogyasukasuka


Di Desa Wisata Sendari, kamu bisa melihat pembuatan berbagai aksesori dari bahan baku bambu. Banyak di antara aksesori tersebut yang termasuk langka dan sulit ditemukan di daerah lain. Selain itu, kamu juga bisa melihat para pengrajin di desa ini yang membuat berbagai macam furnitur dari bambu.

8. Keris di Desa Wisata Banyusumurup

Desa Wisata Banyusumurup Yogya Sumber Instagram suryono1536-min

Sumber: Instagram suryono1536


Berbeda dari desa-desa wisata sebelumnya, desa Banyusumurup merupakan tempat di mana kamu bisa melihat para pengrajin membuat keris. Di desa ini, sebagian besar warganya adalah pengrajin wirangka atau yang dikenal dengan sarung keris. Kamu bisa menyaksikan proses pembuatan keris bahkan membelinya secara langsung ke pengrajin yang ada di desa ini.

9. Desa Wisata Brajan, Sentra Kerajinan Bambu

Desa Wisata Brajan Sumber Instagram yohana_eli-min

Sumber: Instagram yohana_eli


Hampir mirip dengan Desa Wisata Sendari, Desa Brajan juga dikembangkan menjadi sentra kerajinan bambu. Kerajinan berbahan dasar bambu yang dihasilkan di desa ini bahkan sudah diekspor ke luar negeri. Di sini kamu bisa menemukan berbagai jenis kerajinan bambu berkualitas yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

10. Suasana Tradisional Masyarakat Jawa di Desa Wisata Tanjung

Desa Wisata Tanjung Sumber Instagram dudidadida-min

Sumber: Instagram dudidadida


Desa wisata yang satu ini diresmikan pada tahun 2001 lalu dan menawarkan suasana tradisional masyarakat Jawa yang kental sekali. Mulai dari kebiasaan masyarakatnya sampai peralatan yang dipakai. Desa Wisata Yogyakarta ini berada di Tanjung, Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Sekitar 30 menit dari pusat kota Yogyakarta.

Banyak hal yang bisa kamu nikmati di desa wisata Yogyakarta ini. Misalnya, ikut warga bertani di sawah karena mayoritas warga di desa ini berprofesi sebagai petani. Kamu juga bisa membuat batik, melihat atraksi jathilan, karawitan, dan juga ciciblung yang asyik sekali. Di desa ini juga terdapat bangunan Rumah Joglo yang konon telah berusia 200 tahun, lho!

Itulah 10 desa wisata terbaik di Yogyakarta yang harus kamu kunjungi. Yuk segera pesan tiket pesawat ke destinasi impianmu di Pergi.com. Beli tiket pesawat online dijamin aman dan banyak promonya. Pergi Yuk!