Guide for Amazing (Y)ourney

Tag: Indonesian Food

Unik, Ini 14 Oleh-Oleh Khas Sumba yang Wajib Kamu Bawa Pulang!

Wisatawan Indonesia punya satu kewajiban tidak tertulis saat pulang liburan, yaitu membeli oleh-oleh untuk teman, kerabat, dan keluarga. Begitu pula saat kamu liburan ke Sumba, Nusa Tenggara Timur. Mungkin kamu…

Wisatawan Indonesia punya satu kewajiban tidak tertulis saat pulang liburan, yaitu membeli oleh-oleh untuk teman, kerabat, dan keluarga. Begitu pula saat kamu liburan ke Sumba, Nusa Tenggara Timur. Mungkin kamu bertanya-tanya oleh-oleh khas Sumba apa saja yang sebaiknya kamu beli untuk dibawa pulang.

Di Sumba, toko khusus yang menjual oleh-oleh memang masih jarang, jadi kamu sebaiknya mencari cendera mata khas Sumba di pasar atau toko camilan. Inilah 14 daftar oleh-oleh Sumba yang wajib kamu beli, yang akan kami bagi dua menjadi suvenir barang dan makanan.

Oleh-Oleh Suvenir dan Cendera Mata Khas Sumba

1. Kain Tenun, Oleh-Oleh Sumba yang Wajib Kamu Beli

Indonesia adalah negara yang kaya. Bagaimana tidak, setiap wilayah pasti memiliki kain tradisionalnya masing-masing. Begitu juga dengan Sumba yang terkenal dengan kain tenunnya. Motif tradisional yang unik dan padat menghiasi hampir seluruh bagian kain. Kain tradisional ini dipintal menggunakan alat sederhana dan dikerjakan manual. Kain tenun Sumba juga memakai pewarna alami sehingga pembuatannya cukup rumit. Tak heran jika harga oleh-oleh khas Sumba ini cukup mahal dibandingkan kain tenun dari daerah lain di NTT.

Buat kamu yang penasaran berapa harga kain tenun ikat Sumba, dimulai dari Rp150.000 hingga puluhan juta rupiah. Semuanya tergantung kepadatan benang, ukuran kain, hingga rumitnya motif. Namun, semuanya sebanding dengan kualitasnya karena dijamin awet untuk disimpan bertahun-tahun.

Kamu bisa membelinya di pusat oleh-oleh, galeri seni, hingga langsung di perkampungan kain tenun seperti Kampung Lambanapu dan Kampung Adat Raja Prailiu. Tertarik mengoleksi oleh-oleh dari Sumba ini? Jangan lupa foto dengan kain tenun ini saat liburan ke pantai cantik di Sumba, ya. Pasti keren!

2. Perhiasan Mamuli, Warisan Unik Asal Sumba

View this post on Instagram

Akhirnya dapet juga…. #mamulisumba #mamuli

A post shared by bagus soehadijono (@bagus_soehadijono) on

Perhiasan etnik mamuli merupakan perhiasan penting dalam adat Sumba. Mamuli biasanya diberikan pihak laki-laki saat akan melamar seorang perempuan. Umumnya mamuli terbuat dari tembaga, kuningan, bahkan emas. Desainnya menyerupai rahim atau kelamin perempuan. Berbentuk demikian sebagai simbol rahim wanita dan tanda kesuburan untuk menghormati kedudukan perempuan. Meski begitu, perhiasan ini tidak hanya dipakai perempuan saja, tapi juga oleh laki-laki, terutama saat upacara adat.

Dulunya, mamuli yang terbuat dari emas digunakan sebagai anting. Bahkan, masyarakat Sumba memiliki tradisi memanjangkan telinga sambil memakai mamuli berukuran besar. Kini, mamuli tak hanya dalam bentuk anting, tapi juga bisa digunakan untuk bros dan liontin kalung. Bentuknya juga sudah banyak variasi dengan berbagai motif hias. Harganya tergantung bahan yang digunakan, misalnya mamulu berbentuk anting kecil bisa kamu miliki dengan harga mulai Rp100.000. Kamu bisa membelinya di pasar atau butik.

3. Lulu Amah, Tali Kalung yang Unik dari Sumba

Selain membawa mamuli, laki-laki Sumba juga wajib membawa lulu amah saat melamar seorang gadis. Bentuk lulu amah mirip kalung lebar, terbuat dari jalinan kawat tembaga yang dikepang membentuk silinder dengan tengah yang kosong. Kedua ujungnya dibentuk menyerupai kelamin laki-laki. Karena keunikannya inilah, wisatawan wajib membawa pulang oleh-oleh khas Sumba ini. Kamu bisa menggunakannya sebagai kalung atau pajangan.

4. Sisir Haikara, Aksesori Cantik dari Sumba

Sisir haikara adalah sisir tancap atau sirkam cantik dengan motif khas Sumba di bagian atasnya. Umumnya dipakai wanita Sumba di belakang kepala pada acara adat tertentu. Dulunya, sisir hias ini khusus digunakan oleh wanita-wanita kerajaan saja. Kini, siapa saja bisa memakainya.

Saat digunakan, sisir ini akan terlihat seperti mahkota kecil, membuat pemakainya semakin cantik. Sisir haikara dulu dibuat dari cangkang penyu. Namun, kini juga dibuat dari kayu untuk menjaga keberlangsungan penyu. Pastikan kamu membeli aksesori rambut ini saat jalan-jalan di Sumba.

5. Ukiran Tulang Kerbau, Koleksi Anti Mainstream

Oleh-oleh khas Sumba yang satu ini juga cukup unik, yaitu ukiran tulang kerbau. Oleh masyarakat Sumba zaman dulu, ukiran ini sering ditempelkan di sudut rumah. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang masih melakukan tradisi ini di rumahnya. Ukiran ini sedikit menyeramkan karena ukurannya sangat besar. Tapi sangat cocok untuk kamu yang suka mengoleksi barang-barang tak biasa.

6. Dompet Khas Sumba: Tongal

Tongal adalah dompet atau tas tradisional masyarakat Sumba. Oleh-oleh yang satu ini sangatlah unik. Bagaimana tidak, dompetnya bukan terbuat dari kulit atau bahan biasa, tapi dari kayu. Biasanya, aksesori ini akan dililitkan di pinggang lelaki Sumba. Penasaran dengan suvenir Sumba yang satu ini? Jangan lupa beli saat liburan ke Sumba, ya.

7. Anahida, Pernak-pernik Etnik dari Sumba

Buat kamu yang mencari oleh-oleh pernak-pernik dari Sumba, bisa membeli anahida atau muti salak. Manik-manik antik ini terbuat dari batu alam sebesar biji jagung berwarna oranye. Perhiasan kebanggaan orang Sumba ini merupakan simbol dan identitas bagi pemakai. Jumlah untaiannya menunjukkan kedudukan, status, kekayaan, serta keberhasilannya dalam hidup.

Manik-manik ini biasanya diuntai menjadi kalung dan dikenakan bertumpuk-tumpuk di leher. Aksesori Sumba ini juga terkenal di Pulau timor, Sabu, dan Rote. Selain itu, kalung anahida juga dijadikan mas kawin atau belis yang sama berharganya seperti emas, perak, dan hewan ternak.

8. Parang Sumba untuk Pajangan di Rumah

Parang Sumba memiliki bentuk ramping di bagian gagang dan kemudian melebar hingga ke ujung. Gagangnya sendiri terbentuk dari tanduk kerbau atau gading gajah. Bentuknya yang demikian membuatnya tangkas di udara. Menurut referensi, parang Sumba dulunya digunakan untuk berburu kepala musuh. Orang yang bisa memilikinya juga hanyalah kalangan bangsawan. Untungnya masa tersebut sudah berakhir. Kini, parang Sumba hanya dijadikan barang pajangan saja. Berminat mengadopsi suvenir unik Sumba ini?

9. Suvenir dan Kerajinan Tangan dari Sumba

Masih banyak suvenir atau kerajinan tangan Sumba yang unik-unik dan bisa kamu bawa pulang. Misalnya suvenir yang terbuat dari tembaga dengan aneka bentuk. Mulai dari patung gajah, kupu-kupu, belalang, kura-kura, hingga patung laki-laki dan perempuan yang sedang berhubungan. Wow, unik sekali bukan?

Oleh-Oleh Makanan dari Sumba yang Enak dan Murah

10. Kacang Mete Sumba yang Terkenal Lezat

Oleh-Oleh Khas Sumba - Kacang Mete Sumba - Sumber Pixabay

Kacang Mete Sumba – Sumber: Pixabay


Jangan pulang liburan dari Sumba tanpa menenteng pulang kacang mete khas Sumba. Umumnya kacang mete dari sumba dimasak dengan cara digoreng sebelum disajikan sehingga rasanya gurih dan renyah. Kacang mete Sumba biasanya dicampur cokelat supaya rasanya makin enak. Namun ada juga varian rasa lainnya, seperti rasa original, goreng tepung, dan pedas.

Kamu bisa membeli kacang mete yang sudah diolah di Tambolaka dan Waingapu. Harganya bervariasi, mulai dari Rp100.000. Kalau ingin yang lebih murah, kamu bisa membeli kacang mete mentah di daerah Tambolaka. Daerah tersebut banyak pengepul kacang mete mentah.

11. Kaparak, Camilan Kaya Karbohidrat

Kaparak adalah salah satu makanan khas Sumba Barat Daya yang sudah mulai sulit ditemukan. Kini, kaparak mulai dikembangkan kembali dan dibungkus dalam kemasan supaya bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Sumba. Oleh-oleh makanan ini awet dan bisa disimpan hingga hitungan bulan, lho.

Kaparak sendiri terbuat dari tepung jagung, gula putih, dan kelapa. Makanan ini diolah dengan cara disangrai di atas bara api. Kamu bisa memakannya sebagai camilan yang kaya kandungan karbohidrat, protein, dan lemak nabatinya.

12. Gurihnya Jagung Titi dari NTT

Kuliner enak khas Sumba ini berbahan dasar jagung dan dimasak dengan cara digoreng tanpa minyak. Jadi buat kamu yang sedang menghindari minyak, bisa tetap makan camilan lezat khas Sumba ini. Jagung titi rasanya sangat mirip dengan popcorn, enak! Kalau kurang suka dengan rasa original, kamu bisa meminta jagung titi dengan rasa pedas atau manis.

13. Sambal Maloto Super Pedas dari Tanah Sumba

Oleh oleh khas Sumba lainnya yang wajib kamu bawa pulang adalah sambal maloto. Sambal khas Sumba ini sangatlah pedas karena terbuat dari cabai rawit lokal Pulau Sumba yang terkenal pedasnya. Warnanya pun kehitam-hitaman.

14. Kopi Sumba yang Rasanya Mantap

View this post on Instagram

#kopintt #kopisumba

A post shared by bagus soehadijono (@bagus_soehadijono) on

Kalau kamu pencinta kopi, wajib bawa pulang kopi dari Tanah Sumba. Kopi Sumba termasuk dalam jenis robusta. Kopi jenis ini tumbuh dengan baik di dataran tinggi yang lembab dan cukup dingin di wilayah Wewewa dan satu dua desa di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kopi Sumba sudah terkenal memiliki cita rasa tinggi. Kopi Sumba juga memiliki rasa unik, yaitu ada rasa cokelat dan ‘after taste’ yang enak. Bahkan, kopi ini dinobatkan sebagai kopi terenak di Indonesia dalam Festival Kopi Nusantara 2017 lalu. Jadi, jangan lupa beli oleh-oleh makanan ini sehabis traveling dari Sumba ya.

Itulah 14 contoh hadiah dan oleh-oleh khas Sumba yang wajib kamu bawa pulang. Tidak hanya unik, suvenir dan cendera mata Sumba mencerminkan bahwa masyarakat Sumba mampu mengembangkan nilai tradisi menjadi komoditas ekonomi yang menarik. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke teman-teman kamu ya! Berikan juga pendapat dan pertanyaan kamu seputar Sumba di kolom komentar.

1 Comment on Unik, Ini 14 Oleh-Oleh Khas Sumba yang Wajib Kamu Bawa Pulang!

10 Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Banyuwangi, salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia ini sedang santer dibicarakan belakangan ini. Tak hanya terkenal dengan wisata alamnya yang indah dan mengagumkan, kuliner tradisional khas Banyuwangi juga terkenal…

Banyuwangi, salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia ini sedang santer dibicarakan belakangan ini. Tak hanya terkenal dengan wisata alamnya yang indah dan mengagumkan, kuliner tradisional khas Banyuwangi juga terkenal enak-enak lho. Inilah 10 rekomendasi makanan khas Banyuwangi yang paling enak dan legendaris. Harganya juga murah, wajib banget didatangi di tahun 2019 pokoknya!

1. Ayam Pedas Rantinem Genteng

Rekomendasi Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Sumber: Instagram irfan.jr_


Ayam Pedas Ibu Rantinem telah buka sejak era 1970-an. Kuliner Lezat dari Banyuwangi ini sangat populer karena rasa pedasnya yang khas. Bahan bakunya juga ayam kampung sehingga rasanya sangat gurih. Sebelum dicampur dengan bumbu berkuah santan pedas, ratusan potong ayam kampung akan dibakar terlebih dahulu. Setelah itu, baru direbus di dalam kuah santan pedas selama beberapa jam. Kebayang kan nikmat dan pedasnya!

Alamat: Dusun Krajan, Genteng Kulon, Kec. Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68465
Jam buka: 16.00–03.00

2. Sego Cawuk Bu Mantih

Rekomendasi Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Sumber: Instagram eddy.9un


Sego cawuk adalah nasi yang disajikan dengan kuah parutan kelapa muda dan dilengkapi dengan jagung muda yang dibakar. Kemudian dicampur dengan timun serta cabai dan asem. Sego cawuk di warung Bu Mantih sendiri terdiri dari nasi yang diguyur kuah pindang, kuah bumbu rujak, dan kuah parutan kelapa (trancam). Kamu bebas memilih lauk, mulai dari krecek, cecek, telur cit, dendeng sapi, hingga aneka pepes super lezat. Manis, gurih, dan asam jadi satu. Segar!

Alamat: Jalan KH Wahid Hasyim, Banyuwangi
Jam buka: 06.00–11.00 (Senin tutup)

3. Nasi Tempong Mbok Nah

Rekomendasi Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Sumber: Instagram bangmels.me


Nasi Tempong Mbok Nah menawarkan kuliner tradisional khas Banyuwangi, apalagi kalau bukan nasi tempong. Nasi tempong adalah nasi hangat yang disajikan bersama ayam goreng, telur dadar, jeroan ayam, dan lauk lainnya. Kemudian dilengkapi dengan kemangi, lalapan, timun, dan sambal terasi super pedas. Enaknya pol! Wajib hukumnya mencoba kuliner lokal Banyuwangi ini.

Alamat: Jalan Kolonel Sugiono No.16, Kertosari, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68416
Jam buka: 09.00–00.00 (Jumat tutup)

4. Pondok Rujak Soto

Makanan Khas Banyuwangi yang Paling Enak

Sumber: Instagram mahargianto


Rujak soto? Pasti kamu merasa janggal dengan nama tersebut. Orang Banyuwangi memang senang menggabungkan menjadi satu hidangan yang menggoyang lidah. Nah, rujak soto adalah kuliner lokal yang populer di Banyuwangi. Di Pondok Rujak Soto, kamu bisa menikmati rujak soto yang dilengkapi telur rebus. Kuahnya sedikit hitam dengan cita rasa yang unik: perpaduan rasa rujak yang pedas dengan kuah soto dan daging yang gurih. Maknyus!

Alamat: Jalan Basuki Rahmat No.113, Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68414
Jam buka: 09.00–21.00

5. Pecel Rawon RM. Pecel Ayu

Makanan Khas Banyuwangi yang Paling Enak

Sumber: Instagram ovienoviera


Salah satu makanan khas Banyuwangi yang populer adalah Pecel Rawon RM. Pecel Ayu. Pecel rawon adalah nasi pecel biasa yang disiram kuah rawon. Penyajiannya dilengkapi dengan empal daging, serundeng, peyek udang, dan tahu goreng. Kemudian juga ditambah sayuran rebus, seperti kacang panjang, taoge, dan bayam. Wajib coba, deh!

Alamat: Jalan Adi Sucipto, No. 65, Banyuwangi
Jam buka: 06.30–20.30

6. Sop Kesrut Rodiyah Banyuwangi

Makanan legendaris khas Banyuwangi ini merupakan kuliner kuno Suku Osing yang mulai langka ditemukan. Untungnya, kamu bisa mencobanya di Sop Kesrut Rodiyah. Sop kesrut adalah masakan kaldu kental yang ditambah belungan ayam kampung dan daun bawang. Meski sederhana, menu spesial dari Banyuwangi ini banyak peminatnya, lho. Rasanya sendiri gurih dengan sedikit rasa asam dan pedas. Jangan lupa tambahkan sambal tempong, ya. Pedas tapi Nagih!

Alamat: Dusun Krajan Desa Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi
Jam buka:

7. Rawon Bik Ati Banyuwangi

Makanan Khas Banyuwangi yang Paling Enak

Sumber: Instagram vngatio


Rumah makan di Banyuwangi ini sudah lama terkenal sebagai juaranya daging rawon sejak 1948. Resep rawonnya bahkan sudah diwariskan turun-temurun selama empat generasi, lho. Legendaris dan enak banget, deh. Menu yang ditawarkan cukup banyak, mulai dari rawon empal, rawon buntut, rawon limpa, hingga rawon babat. Di restoran ini juga tersedia menu lain, seperti ayam goreng, pecel lele, hingga udang goreng.

Alamat: Jalan A. Yani, Tukangkayu, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68416
Jam buka: 08.00–21.00

8. Warung Soto Pak Salim Banyuwangi

Makanan Khas Banyuwangi yang Paling Enak

Sumber: Instagram adji99


Kamu pencinta soto? Wajib mampir ke Warung Soto Pak Salim jika sedang jalan-jalan ke destinasi menarik di Banyuwangi. Pilihan sotonya juga cukup beragam, seperti soto daging, soto ayam, hingga rujak soto. Tak hanya soto, kamu juga bisa memesan nasi goreng, capcay, dan mi goreng. Semuanya dijual dengan harga miring!

Alamat: Jalan A Yani No. 18, Penganjuran, Banyuwangi, Jawa Timur 68416
Jam buka: 06.30–22.30

9. Warung Lya Banyuwangi

Makanan Khas Banyuwangi yang Paling Enak

Sumber: Instagram gigihindrawan_gih


Jika kamu suka pedas dan sedang lewat jalur Utara Banyuwangi, wajib mampir di Warung Lya. Makanan khas Banyuwangi ini menyajikan menu spesial, yaitu Lodeh Koro Pedas. Warung makan legendaris ini sudah dikelola oleh tiga turunan, lho.

Rasa pedas khas lodeh koronya pun sudah dipertahankan selama 30 tahun. Rumah makan ini buka 24 jam sehingga siapa pun bisa mampir ke sini. Meski disajikan hangat, lodeh koro pedas di Warung Lya sudah dimasak sehari sebelumnya supaya bumbu lebih meresap. Mantap!

Alamat: Jalan Raya Situbondo No. 425, Dusun Alasmalang, Alasrejo, Banyuwangi 68453
Jam buka: 24 jam

10. Sego Bungkus Bu Poer

Rekomendasi Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Sumber: Instagram arikurnialestari


Sego Bungkus Bu Poer cukup populer bagi masyarakat asli Banyuwangi. Di warung ini ada banyak pilihan kuliner tradisional dan khas dari Jawa. Kamu bisa memilih berbagai jenis nasi, seperti nasi merah, nasi jagung, nasi kuning, dan nasi putih. Lauk-pauknya juga banyak, seperti ikan laut, telur dadar, gudeg, oseng-oseng mercon, dan juga gorengan. Makanan legendaris di Banyuwangi yang patut dicoba!

Alamat: Jalan Jendral Sudirman No. 26 Panderejo, Panderejo, Penganjuran, Banyuwangi 68415
Jam buka: 07.00–21.00

Itulah 10 rekomendasi tempat makan enak di Banyuwangi yang menyajikan kuliner khas dan legendaris. Menggoda banget, kan? Yuk pesan tiket pesawat ke Banyuwangi sekarang di Pergi.com! Share juga artikel ini ke teman-temanmu, ya. Jangan lupa subscribe blog Pergi.com untuk mendapatkan informasi kuliner legendaris lainnya di Indonesia. Pergi yuk!

Pesan Tiket ke Banyuwangi

No Comments on 10 Makanan Khas Banyuwangi Paling Enak & Legendaris 2019

Wisata Kuliner ke 9 Tempat Makan Legendaris di Bali Yuk!

Traveling dan wisata kuliner sudah menjadi satu ‘paket’ yang tidak bisa dipisahkan ketika seseorang liburan. Memang sayang sih jika liburan ke tempat baru tapi tidak menjajal wisata kuliner khas daerah…

Traveling dan wisata kuliner sudah menjadi satu ‘paket’ yang tidak bisa dipisahkan ketika seseorang liburan. Memang sayang sih jika liburan ke tempat baru tapi tidak menjajal wisata kuliner khas daerah tersebut.

Nah, bagi kamu yang akan liburan ke Bali dalam waktu dekat, jangan cuma fokus menjelajah kota atau alam saja. Kamu juga wajib wisata kuliner khas Bali di sembilan tempat makan legendaris berikut ini, ya!

1. Warung Nasi Bali Men Weti

Warung Nasi Bali Men Weti Sumber Instagram itweeeats-min

Sumber: Instagram itweeeats


Nah, ini salah satu tempat makan legendaris Bali yang sudah buka sejak tahun 1970. Terletak di Jalan Segara Ayu, Sanur, tempat ini selalu diburu wisatawan lokal dan asing. Pelanggan sangat menyukai nasi campur khas Weti karena rasa pedasnya yang khas. Kamu bisa makan di tempat atau dibungkus karena warung ini tidak terlalu luas.

Meskipun Men Weti sudah meninggal April 2017 lalu, warung ini tetap diteruskan oleh anaknya yang bernama I Nyoman Sukadana alias Men Rame. Kami rekomendasikan untuk memesan telur rebus, jukut urap, kulit ayam goreng, suwiran ayam, kacang goreng, dan sambal jika ke sini. Dijamin maknyus!

Alamat: Jalan Letda Reta No.52, Dangin Puri Klod, Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80233
Buka: 09.30–17.00 WITA, minggu tutup
Harga: rata-rata Rp40.000 untuk 2 orang (cash only)

2. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku Sumber Instagram balifood.id-min

Sumber: Instagram balifood.id


Di Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku, kamu bisa menemukan nasi campur Bali yang sangat enak. Ada beberapa cabang yang bisa kamu datangi, misalnya di Desa Kedewatan Ubud, Gianyar, hingga Jalan Tukad Badung No. 11 Renon, Denpasar. Enak banget didatangin berdua bersama pasangan untuk liburan romantis di Bali.

Tempat ini hanya menawarkan satu menu nasi ayam yang dibagi menjadi dua penyajian, yaitu dicampur dan dipisah. Isi nasi ayamnya adalah ayam suwir, sambal, ayam goreng kering, kacang goreng, urap sayur, telur pindang, sate lilit, serta kulit ayam goreng.

Alamat: Jalan Raya Kedawetan No. 18, Ubud, Bali
Buka: Setiap hari pukul 08.00–21.00
Harga: rata-rata Rp100.000 untuk 2 orang

3. Teba Café Jimbaran

Teba Café Jimbaran Sumber Instagram justclickbali-min

Sumber: Instagram justclickbali


Jimbaran memang terkenal dengan deretan tempat makan seafood yang enak. Namun, kamu harus mencicipi masakan dari Teba Café Jimbaran karena bumbu seafood-nya sangat lezat.

Selain enak, lokasinya yang berada di tepi pantai indah Bali juga menambah nilai plus dari restoran ini. Tak heran jika pengunjungnya selalu ramai. Menunya kebanyakan disajikan dengan dipanggang, mulai dari tusuk sate cumi, udang, kerang, lobster, dan ikan yang disajikan dengan cita rasa pedas dari sambal spesial. Menu-menu tersebut dilengkapi dengan nasi, sayuran, dan lalapan.

Alamat: Jalan Bukit Permai, Muaya Beach, Jimbaran Bay, Jimbaran, South Kuta, Jimbaran, Bali 80361
Buka: Setiap hari pukul 08.00–23.00
Harga: rata-rata Rp200.000-Rp300.000 untuk 2 orang

4. Warung Mak Beng

Warung Mak Beng Sumber Instagram cnlulaby-min

Sumber: Instagram cnlulaby


Warung Mak Beng merupakan salah satu wisata kuliner terfavorit dan legendaris di Bali. Warung makan yang sudah berdiri sejak tahun 1940-an ini selalu ramai pengunjung dan jadi langganan banyak artis ternama.

Jika di warung makan biasanya menjual banyak menu, namun di Warung Mak Beng cuma ada satu menu yang dijual, yaitu ikan goreng + sayur sup kepala ikan + sambal + nasi.

Meski terkesan sederhana, namun sup ikan di warung Mak Beng ini sangat enak dan selalu jadi pilihan warga lokal Bali maupun wisatawan. Tenang, warung makan ini termasuk dalam tempat wisata kuliner halal dan menawarkan cita rasa makanan khas Bali yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Alamat: Jalan Hang Tuah No. 45, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Buka: setiap hari pukul 08.00–22.00 WITA
Harga: minuman mulai Rp4.000—Rp30.000 dan satu porsi sup ikan lengkap Rp34.000

5. Warung Wardani

Tempat Makan Legendaris di Bali by Instagram vickovicko-min

Sumber: Instagram vickovicko


Nasi campur merupakan salah satu makanan khas Bali yang wajib kamu coba ketika berkunjung ke Pulau Dewata. Nasi campur di sini halal dan enak sehingga jadi favorit masyarakat lokal dan turis asing.

Warung makan ini terlihat sederhana tanpa AC dan semua lauknya diletakkan dalam lemari kaca. Menu yang tersedia bermacam-macam, seperti dendeng sapi, sate sapi, sate lilit, udang goreng tepung, ayam suwir, telur bumbu bali, tumis kacang panjang, sambal matah, serta sambal merah. Kamu bebas memilih kombinasi menu untuk nasi campur yang dipesan.

Alamat: Jalan Yudistira No. 2, Dangin Puri Kauh, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80232
Buka: setiap hari pukul 09.00–17.00 WITA
Harga: seporsi nasi campur harganya bervariasi, sekitar Rp38.000—Rp50.000, tergantung lauk yang dipilih

5. Ayam Betutu Men Tempeh, Gilimanuk

Ayam Betutu Men Tempeh, Gilimanuk Sumber Instagram funnangelia

Sumber: Instagram funnangelia


Liburan ke Bali tak akan lengkap jika tidak mencoba salah satu ikon wisata kuliner Bali ini. Selain ayam, bumbu betutu juga sering digunakan untuk mengolah bebek, lho. Rasanya yang pedas dipadu dengan bumbu rempah khas Bali pasti bikin kamu mabuk kepayang. Apalagi dilengkapi dengan sambal matah dan sayur plecing, semakin menambah kenikmatan ayam betutu Men Tempeh.

Sebagai informasi, Men Tempeh adalah salah satu tokoh yang menjadi srikandi kuliner Pulau Dewata yang namanya sejajar dengan perintis kuliner lain, seperti Bu Agung Oka (babi guling Ubud) dan Made Mash (Made’s Warung). Usaha kuliner ayam betutu di daerah Gilimanuk ini sudah ada sejak tahun 1976.

Alamat: Gilimanuk, Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali 82252
Buka: setiap hari pukul 07.00–22.00 WITA
Harga: rata-rata Rp70.000 untuk 2 orang

7. Warung Babi Guling Pak Dobiel Nusa Dua (Non Halal)

Tempat Makan Legendaris di Bali

Sumber: Instagram koh_aming


Bali juga dikenal dengan babi gulingnya. Salah satu babi guling yang terkenal dan legendaris di Bali adalah Warung Babi Guling Pak Dobiel Nusa Dua. Satu porsi babi guling Pak Dobiel terdiri dari nasi putih, babi guling yang sudah dipotong kecil-kecil, lawar, kerupuk, dan sop babi.

Babi guling di warung ini menggunakan bumbu lengkap (base genep) dan dipanggang di atas api sedang selama 2 jam hingga kuning kecokelatan. Warung ini selalu ramai oleh masyarakat lokal karena rasa babi guling Pak Dobiel masih seperti masakan Bali asli. Wisatawan pun juga ramai makan di warung ini.

Alamat: Jalan Srikandi No. 9, Nusa Dua, Benoa, Badung, Kabupaten Badung, Bali
Buka: setiap hari pukul 09.00–16.00 WITA
Harga: satu porsi babi guling Rp30.000

8. Sate Plecing Arjuna (Non Halal)

Tempat Makan Legendaris di Bali

Sumber: Instagram im.april93


Sate plecing merupakan makanan khas Bali yang tidak boleh dilewatkan. Sate plecing merupakan sate babi bumbu manis yang diberi sambal plecing sehingga menghasilkan cita rasa yang membuat ketagihan. Tempat makan sate plecing paling populer dan legendaris di Bali adalah Sate Plecing Arjuna. Tempat ini menyajikan menu sate plecing (babi dan sapi), sate sumsum, soto sapi, dan bakso sapi.

Meski tidak begitu luas dan tidak ada lahan parkirnya, tempat yang didirikan sejak 1990 ini tak pernah sepi. Wajib mampir pokoknya!

Alamat: Jalan Arjuna No. 47, Denpasar Utara, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar
Buka: setiap hari pukul 09.00–19.00 WITA
Harga: rata-rata Rp70.000 untuk 2 orang

9. Sate Babi Bawah Pohon (Non Halal)

Tempat Makan Legendaris di Bali

Sumber: Instagram christy_tj


Banyak traveler mengatakan belum liburan ke Bali namanya jika belum mencicipi Sate Babi Bawah Pohon yang terkenal ini. Bukan restoran mewah dengan seating fancy, sate babi bawah pohon ini hanya berupa tenda sederhana yang berlokasi di Parkiran Gelora Tri Sakti Legian, Kuta.

Tapi, ‘kesederhanaan’ ini berbanding terbalik dengan jumlah pengunjung yang rela antre untuk mencicipi sate babi dan menu lainnya di warung ini. Tempat ini paling ramai saat akhir pekan dan musim liburan. Karena konsepnya warung terbuka, kamu bisa melihat proses pengolahan sate babi. Mulai dari dicelup ke bumbu khusus hingga saat dibakar di atas arang.

Yang spesial dari Sate Babi Bawah Pohon adalah dagingnya yang empuk. Rasanya gurih dan bumbunya begitu terasa hingga ke dalam daging. Satu porsi sate babi terdiri dari 10 tusuk sate yang bisa digabung dengan nasi atau lontong, tergantung selera.

Alamat: Jalan Patih Jelantik, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361, Indonesia
Buka: setiap hari pukul 09.00–18.00 WITA
Harga: mulai dari Rp25.000 per satu porsi sate babi

Sekian informasi seputar kuliner legendaris Bali yang wajib dikunjungi dari Pergi.com. Bermanfaat bukan? Jangan lupa berikan pendapat dan ceritakan pengalamanmu jika pernah mengunjungi salah satu warung makan Bali di atas pada kolom komentar, ya. Kita tunggu!

3 Comments on Wisata Kuliner ke 9 Tempat Makan Legendaris di Bali Yuk!

Type on the field below and hit Enter/Return to search