Jika kamu sering traveling ke berbagai tempat dengan jam penerbangan paling pagi atau mendarat terlalu malam, pasti pernah terpikir pertanyaan apakah boleh tidur di bandara. Takut ketinggalan pesawat hingga terlalu malam mendarat di bandara menjadi alasan yang paling sering mendasari pemikiran ingin tidur di bandara. Namun para backpacker dunia juga sering memanfaatkan bandara untuk tempat tidur gratis dan menghemat biaya akomodasi. Kali ini Pergi.com akan membahas mengenai tidur di bandara.

Kebijakan Tidur di Bandara

tidur-di-bandara-1
Sumber: http://www.vosizneias.com/news/photos/view/600687581
Sebenarnya, apakah bisa tidur di bandara atau tidak termasuk peraturan yang sifatnya relatif. Memang tidak ada peraturan tertulis, namun biasanya selama bandara buka 24 jam dan memiliki banyak spot untuk tidur, para traveller yang akan terbang di penerbangan paling awal atau yang baru mendarat di penerbangan terakhir akan memanfaatkan spot yang ada untuk tidur atau sekedar rebahan. Namun ada juga bandara yang tidak layak untuk menjadi tempat bermalam bagi traveller. Menurut survey dari sleepinginairports.net, di tahun 2016 ada 30 bandara di dunia yang un-sleepable dikarenakan minimnya ketersediaan ruang atau area untuk tidur serta kondisi bandara yang terlalu ramai. Jeddah King Abdulaziz International Airport menjadi bandara paling un-sleepable di dunia karena dinilai terlalu ramai. Tapi tenang mayoritas bandara di dunia, termasuk Indonesia sudah sangat friendly untuk traveller yang ingin ‘menumpang’ tidur di bandara.

Tidur di Bandara Internasional

Berikut ini ada informasi mengenai tidur di berbagai bandara internasional dunia dan juga di Indonesia yang bisa jadi referensi bagi kamu-kamu yang ingin tidur di bandara.

1. Tidur di Bandara Changi

tidur-di-changi
Sumber: http://travel.asiaone.com/travel/inspirations/10-must-read-tips-sleeping-airports
Bandara Changi merupakan salah satu bandara terfavorit traveller dunia untuk ‘menginap’. Bandara Changi memiliki banyak sekali spot bagi traveller tidur, baik di area umum maupun di bagian dalam transit area. Bahkan bandara ini terpilih sebagai salah satu bandara yang paling ramah untuk traveller lho! Jika kamu memiliki tiket pesawat, kamu bisa masuk ke area transit dan tinggal pilih mau tidur dimana. Ada banyak lokasi nyaman untuk tidur di terminal – terminal yang ada di Changi. Bahkan ada Snooze Lounge yang dilengkapi dengan kursi melengkung yang nyaman untuk dipakai tidur. Namun jika kamu tidak memiliki tiket pesawat atau sudah keluar dari area transit, kamu bisa tidur di jejeran kursi panjang yang tersebar di setiap terminal. Jangan sungkan, kamu bakal bertemu dengan traveller lainnya yang sama-sama mencari spot tidur gratis di Changi! Jika ingin lebih nyaman, bisa mencoba tidur di restoran yang buka 24 jam, namun kamu harus beli makan atau minuman di resto tersebut. Oh ya, suhu Changi sangat dingin di malam hari. Pastikan kamu memakai jaket atau kaos kaki agar tidak kedinginan. Sleeping bag juga boleh digunakan lho! Meski sesekali ada petugas bersenjata lengkap yang keliling bandara, namun umumnya mereka hanya lewat saja. Jadi kamu tidak perlu khawatir ketika tidur di Changi.

2. Tidur di Bandara KLIA2

tidur-di-klia2
Sumber: https://radenfirmansyah.wordpress.com/2015/01/13/page/2/
Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) yang dikhususkan untuk maskapai berbiaya rendah (LCC) seperti AirAsia, Tiger Air dan Malindo Air. Bandara ini termasuk bandara yang sering dijadikan tempat bermalam traveller yang akan berangkat di penerbangan paling awal atau tiba dari penerbangan paling akhir. Ada banyak spot tidur yang bisa dimanfaatkan di bandara ini. Termasuk dua sleeping area yang berada di dekat pintu kedatangan. Sleeping Area tersebut berupa space kosong yang lumayan luas dan berkarpet, namun spot ini selalu ramai oleh traveller lain yang juga ingin tidur. Selain itu, ada juga area di lantai M2 tepatnya di dekat kantor AirAsia yang memiliki lantai berkarpet yang sering dijadikan ‘tempat tidur’ dadakan bagi traveller yang menginap di bandara ini. Solusi lainnya adalah dengan makan di food court maupun di restoran 24 jam yang ada di bandara ini sekalian tidur.

3. Tidur di Bandara Suvarnabhumi

tidur-di-suvarnabhumi
Sumber: https://papayapokpok.wordpress.com/2011/04/23/suvarnabhumi-musholla-and-halal-restaurant-in-departure-hall/
Bandara Suvarnabhumi yang ada di Bangkok juga menjadi salah satu bandara yang sering dijadikan ‘penginapan’ sementara para traveller yang akan berangkat di penerbangan paling pagi atau yang mendarat terlalu malam. Ada banyak area untuk tidur, namun yang pang asyik adalah di dalam mushola. Area sholat pria dan wanita dipisah sekat kayu, jadi aman untuk tidur. Karena Thailand bukan negara mayoritas muslim, maka mushola di bandara ini relatif sepi. Selesai beribadah, kamu bisa langsung rebahan disini. Tapi jangan lupa pakai jaket atau sleeping bag ya karena meskipun memiliki lantai karpet, namun AC-nya lumayan dingin.

4. Tidur di Bandara Soekarno-Hatta

tidur-di-soekarno-hatta
Sumber: http://tukangjalanjalan.blogspot.co.id/2012/10/tidur-di-airport-siapa-takut.html
Beralih ke bandara di negeri sendiri, kamu juga bisa kok tidur di Bandara Sorkarno-Hatta! Ada hotel di dalam maupun sekitar bandara yang bisa dijadikan tempat bermalam. Namun jika ingin yang gratisan, Soekarno-Hatta juga memiliki banyak spot untuk tidur. Contohnya di Red Corner yang ada di Terminal 1A, waving gallery di antara Terminal 1A dan 1B atau di bangku-bangku panjang yang tersedia di depan pintu keberangkatan. Meskipun tidak senyaman bandara di luar negeri, namun banyak kok traveller yang menginap di Bandara Soekarno-Hatta agar tak ketinggalan pesawat.

5. Tidur di Bandara Kualanamu

tidur-di-kualanamu
Sumber: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/07/25/mqhd8d-bandara-kualanamu-mulai-beroperasi-hari-ini
Lokasi Bandara Kualanamu yang lumayan jauh dari pusat kota menjadi salah satu alasan mengapa banyak traveller yang menginap di bandara ini. Area yang bsia dijadikan tempat menginap adalah mushola dan bangku-bangku panjang yang ada di lantai 1 bandara. Jika ingin lebih nyaman, kamu bisa mencoba masuk ke salah satu resto 24 jam di bandara ini, memesan makanan ala kadarnya dan tidur! Jika kamu memiliki tiket, kamu bisa masuk ke rest area yang ada di ruang tunggu dan menikmati kursi pijat gratis sekaligus area tidur yang ada di ruangan tunggu domestik dan internasional bandara ini

Tips Aman Tidur di Bandara

Bagi kamu yang baru pertama kali akan tidur di bandara, berikut ini ada tips aman tidur di bandara yang bisa jadi referensi.

1. Jaga Tas / Koper

tidur-di-bandara-2
Sumber: http://www.travelchannel.com/roam-blog/adventure/8-tips-for-how-to-sleep-at-the-airport
Meskipun setiap bandara memiliki petugas jaga, namun bukan berarti kamu bisa tidur tanpa memikirkan keselamatan barang-barang bawaan kamu. Tempatkan koper maupun tas di tempat yang aman, misalnya dijadikan alas tidur aka bantal dadakan, dipasangi rantai tambahan yang dikaitkan ke kursi atau kaki dan sebagainya. Pokoknya jaga keselamatan barang sendiri ya!

2. Pastikan Dokumen Perjalanan Mudah Dijangkau

tidur-di-bandara-3
Sumber: http://www.traveltalkmag.com.au/skytalk/sydney-among-worlds-worst-airports-for-sleeping
Mudah dijangkau maksudnya adalah mudah ditemukan jika sewaktu-waktu ada petugas bandara yang ingin memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan kamu. Namanya juga numpang tidur, terkadang petugas bandara melakukan random checking terhadap orang-orang yang tidur di bandara untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

3. Selalu Waspada

tidur-di-bandara-4
Sumber: https://foto.tempo.co/read/beritafoto/14222/Olimpiade-Sochi-Usai-Atlet-Terpaksa-Tidur-di-Bandara
Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, termasuk saat kamu berada di bandara. Sikap waspada perlu selalu dilakukan agar barang bawaan kamu tetap aman dan kamu bisa beristirahat sebelum penerbangan. Yang penting, pastikan tas dan koper sudah terkunci, barang berharga seperti handphone dan kamera tersimpan aman dan rapi di dalam tas. Selalu awas ketika berada di keramaian, cari tempat tidur yang ada traveller lainnya serta selalu waspada dengan orang yang berlalu lalang di bandara.

Jadi intinya adalah tidak apa-apa jika kamu harus tidur di bandara. Yang terpenting selalu waspada terhadap barang bawaan dan selalu menyiapkan dokumen perjalanan agar jika sewaktu-waktu ditanyai petugas, kamu ada alasan kuat mengapa sampai harus menginap di bandara. Tidur di bandara juga bisa jadi salah satu opsi untuk menghemat biaya liburan selain membeli tiket pesawat murah. So, rencanakan liburan kamu dari sekarang dan jangan permasalahkan jam terbang maupun mendarat karena kamu bisa tidur atau sekedar beristirahat di bandara sebelum memulai petualangan di destinasi impian. Pergi yuk!