Memasuki akhir tahun, ada banyak sekali tanggal libur yang cocok digunakan untuk pergi liburan. Kebetulan, akhir tahun di Indonesia masih berada di musim hujan sehingga bukan tidak mungkin hujan deras atau awan mendung menemani perjalanan kamu. Terbang di musim hujan tidak se-seram yang sering dibayangkan lho!

cicilan 0%
Bayar berkala dengan cicilan 0%

Pesawat dirancang sedemikian mungkin untuk tahan terhadap berbagai gangguan ketika berada di ketinggian, termasuk petir, angin kencang dan sebagainya. Selain itu, otoritas bandara di Indonesia juga tidak akan mengizinkan pesawat untuk lepas landas jika hujan dinilai terlalu ekstrim dan berbahaya bagi penerbangan.

Sebagai tambahan, air traffic controller juga akan selalu memberi arahan kepada pilot untuk menghindari bagian udara yang berbahaya bagi penerbangan. Plus, pilot juga sudah terlatih untuk menghadapi cuaca buruk sehingga penerbangan akan tetap aman.

Baca Juga :

Meski demikian, sebagai penumpang tentu kamu akan merasa sedikit was-was, cemas dan takut ketika harus terbang di saat hujan atau mendung. Hal ini normal-normal saja.

Agar kamu lebih tenang saat harus terbang di musim hujan, yuk cari tahu 5 hal yang mungkin dihadapi penerbangan saat terbang di musim hujan. Jadi kamu bisa mengantisipasi hal yang mungkin terjadi selama penerbangan dengan lebih tenang.

1. Delay

terbang di musim hujan
Ada banyak hal bisa menyebabkan terjadinya delay pada penerbangan. Salah satunya adalah karena cuaca buruk. Hujan tak hanya mempengaruhi penerbangan kamu, tetapi juga pesawat lain yang akan landing di bandara.

Hujan biasanya membuat pilot harus terbang lebih lama karena menghindari awan mendung maupun keadaan ekstrem lainnya. Selain itu, saat hujan, antrian pesawat yang akan landing maupun take off juga bisa membuat penerbangan kamu delay. Jadi, demi keselamatan bersama jangan kesal jika penerbangan kamu delay ya!

2. Awan Cumulonimbus

terbang di musim hujan
Awan Cumulonimbus adalah awan vertikal yang menjulang tinggi dan padat yang biasanya terbentuk di daerah dengan cuaca dingin. Awan ini tingginya bisa mencapai hingga belasan meter. Awan ini biasanya bertekanan udara rendah, mengandung banyak air bahkan es dan juga petir.

Pesawat yang masuk ke awan ini biasanya akan mengalami guncangan hebat. Namun, awan ini selalu terdeteksi di radar sehingga pilot dibantu air traffic controller bisa memutuskan untuk merubah arah penerbangan, bisa ke kiri, kanan, atas atau bawah awan cumulonimbus.

3. Turbulensi

terbang di musim hujan
Guncangan saat naik pesawat adalah hal yang lumrah terjadi. Guncangan atau sering dikenal turbulensi bisa terjadi saat pesawat masuk awan. Tapi jangan khawatir karena pilot akan sebisa mungkin meminimalisir awan berbahaya bagi penerbangan sehingga turbulensi tidak akan terlalu kuat.

Pilot biasanya juga akan menginformasikan kepada penumpang jika pesawat sedang berada di zona cuaca buruk sehingga akan mengalami guncangan sedikit. Ikuti anjuran awak kabin untuk tetap berada di tempat duduk, kencangkan sabuk pengaman dan bersikap tenang.

4. Hujan dan Petir

terbang di musim hujan
Dua fenomena alam ini bisa saja terjadi saat kamu terbang di musim hujan. Mungkin kondisi cuaca yang seperti ini membuat takut sebagian orang, namun pesawat dirancang sedemikian rupa untuk menghadapi kondisi ekstrim seperti ini.

Meskipun terlihat kilatan petir menyambar bagian pesawat, para ahli mengatakan hal tersebut tidak akan sampai membuat pesawat terbakar. Selain itu jika angin bertiup cukup kencang, sayap pesawat juga akan bertahan karena dirancang untuk menahan tekanan besar saat mengudara. Selain itu, pilot juga sudah terlatih dalam menghadapi kondisi seperti ini, jadi percayakan kepada pilot bahwa penerbangan akan lancar.

5. Pendaratan Sedikit Bumpy

terbang di musim hujan
Pesawat sudah dilengkapi dengan berbagai sensor canggih untuk membantu pendaratan saat sedang hujan maupun pendaratan darurat. Di roda pesawat terdapat banyak sensor yang membantu pendaratan pesawat meski cuaca sedang tidak baik.

Sensor auto brake, spoiler dan sensor lainnya akan aktif saat pesawat menyentuh runway sehingga pesawat akan tetap mendarat dengan baik, meski akan terasa sedikit bumpy. Pasang sabuk pengaman untuk mencegah guncangan yang terlalu kuat saat landing.

Dengan memiliki informasi tentang hal-hal yang bisa dijumpai saat terbang di musim hujan, kamu bisa bersikap lebih tenang saat berada di dalam pesawat. Tak ada yang perlu dikhawatirkan ketika harus terbang di musim hujan!

So, pesan tiket pesawat kamu sekarang juga di Pergi.com dan nikmati promo-promo menarik untuk liburan akhir tahun ini. Pergi yuk!

Tiket Pesawat Murah