Airport Solution Indonesia (ASI) 2016 resmi digelar pada Rabu, 9 November 2016 di Jakarta Convention Center (JCC). Presiden Joko Widodo secara resmi membuka pameran tersebut pada pukul 09.00 WIB.

Acara ASI 2016 ini digelar selama tiga hari, yaitu 9 – 11 November 2016. Acara ini secara umum akan membahas mengenai industri penerbangan di Indonesia, termasuk pembangunan bandara baru dan memperbaiki bandara yang sudah ada di seluruh wilayah Indonesia. Fokus utama acara ini adalah bagaimana bandara dan industri penerbangan dapat lebih ditingkatkan dari segi keamanan sekaligus menambah kepuasan penumpang yang mengakses bandara. Acara ini akan banyak membahas rencana pembangunan lebih banyak bandara di Indonesia yang berkoordinasi dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Airport Solution Indonesia 2016
Sumber: https://pt.slideshare.net/JktBN/infrastructure-asia-airport-solutions-indonesia-2016

Pada hari pertama, topik yang diangkat adalah mengenai ASEAN Economic Keynotes yang diantaranya dihadiri oleh Wisnu Darjono -Operation Director AirNav Indonesia , Rosan Perkasa Roeslani – Ketua Kadin, Thomas Lembong – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Rudiantara – Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Hari kedua akan membahas mengenai bandara di seluruh Indonesia dan tantangan yang dihadapi untuk membangun bandara baru maupun meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna bandara. Sedangkan hari terakhir akan membidik stakeholder maupun investor yang berminat dengan industri penerbangan Indonesia.

Salah satu issue yang menjadi concern di acara ini adalah ASEAN Open Sky. Melalui Peraturan Presiden No. 12/2016 tentang pengesahan persetujuan multilateral ASEAN mengenai liberalisasi penuh jasa angkutan udara penumpang, maka maskapai, pengelola bandara, ground handling hingga pengatur lalu lintas penerbangan bebas melakukan penerbangan ke bandara – bandara tertentu di Indonesia.

Dengan kebijakan ini, maskapai penerbangan yang ada di ASEAN diperbolehkan terbang ke kota-kota di 10 negara anggota ASEAN. Indonesia sendiri hanya mengikutsertakan lima bandara besar, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Ngurah Rai dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.