Ada kabar gembira bagi masyarakat yang sering terbang dari Bandara Soekarno-Hatta! Selain akan tersedia transportasi baru berupa kereta api bandara, ada juga moda transportasi baru lainnya yaitu Skytrain. Skytrain atau automated people mover system (APMS) yang akan menghubungkan Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta direncanakan akan beroperasi pada bulan Juli 2017 mendatang.

Satu set skytrain terdiri dari dua gerbong yang mampu mengangkut 176 penumpang untuk sekali jalan. Sebelum resmi beroperasi, skytrain masih akan melewati serangkaian uji kelayakan yang akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Uji kelayakan yang dilakukan nantinya meliputi lintasan, gerbong kereta dan juga sistem pengoperasian kereta ini.

skytrain soetta
Sumber: Instagram @ skytrain_indonesia

Menurut Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, pengerjaan konstruksi sepanjang Terminal 2 dan 3 terus dilakukan. Ada empat area yang pengerjaannya dikebut, yaitu lintasan, shelter Terminal 2, shelter Terminal 3 dan juga gardu traksi.

Sebelumnya, pemasangan skytrain sudah dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu. Kereta api tanpa awak ini dibuat oleh perusahaan asal Korea Selatan dan sudah teruji kualitasnya. Di tahap awal, skytrain Bandara Soekarno-Hatta baru akan melayani perpindahan penumpang antara Terminal 2 dan Terminal 3. Sementara itu pengerjaan infrastruktur menuju Terminal 1 juga dikerjakan secara paralel. Ke depannya, Angkasa Pura II selaku operator Bandara Soekarno-Hatta akan menambah dua train set tambahan jadi ke depannya akan ada tiga train set yang akan beroperasi di seluruh terminal Bandara Soekarno-Hatta.

Operasional skytrain ini nantinya akan menggunakan sistem driverless. Namun untuk pengoperasian tahap pertama nanti akan ada masinis yang mengemudikan skytrain ini. Hal ini karena teknologi driverless belum pernah diterapkan di Indonesia, jadi perlu menyesuaikan SOP yang ada. Pihak Woojin selaku produsen skytrain ini juga mensyaratkan agar skytrain dikemudikan oleh masinis selama 6 bulan, baru beralih ke driverless.

skytrain soetta
Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3521251/skytrain-bandara-soekarno-hatta-akan-beroperasi-tanpa-masinis

Dengan adanya skytrain ini, waktu yang diperlukan untuk berpindah dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya hanya 3 menit saja. Calon penumpang pesawat, petugas bandara dan masyarakat umum yang ingin naik skytrain ini nantinya tidak akan dipungut biaya alias gratis. Selain di Bandara Soekarno-Hatta, skytrain juga bisa ditemukan di Bandara Changi Singapura yang menghubungkan antara Terminal 1, 2 dan 3. Meski belum ada tanggal pasti kapan Skytrain Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi, namun paling tidak tak lama lagi akan ada semakin banyak opsi yang nyaman untuk berpindah terminal di Bandara Soekarno-Hatta.