Designed by Freepik

Banyak traveler yang sudah memesan tiket pesawat jauh hari dan merasa tidak sabar untuk segera terbang ke destinasi impian. Banyak yang kemudian mengunggah foto konfirmasi e-tiket yang diterima ke sosial media yang dimilikinya.

Dan setelah check-in online atau di hari-H keberangkatan pun banyak orang yang suka mengupload foto boarding pass ke sosial media. Entah itu untuk mengabarkan keluarga maupun teman tentang keberangkatannya atau sekedar ingin eksis (baca: pamer).

Jika kamu berpikir untuk melakukan hal yang sama; upload boarding pass ke sosial media, tahan dulu! Ada bahaya yang mengintai dan bisa membuat kamu jadi objek kejahatan online ketika foto dokumen perjalanan penting itu tersebar. Berikut ini Pergi.com bagikan 3 bahaya upload foto boarding pass ke sosial media yang harus kamu tahu.

1. Rawan Pencurian Identitas

Pencurian Identitas
Designed by Freepik

Selain nama penumpang, kode pemesanan dan data penerbangan lainnya, di boarding pass selalu ada barcode. Meski ketika mengambil foto boarding pass kamu menutupi bagian kode pemesanan atau data pribadi lainnya tanpa menutup bagian barcode, data-data kamu bisa saja ‘dibaca’ oleh orang lain lewat barcode yang ada.

Baca Juga :

Hal ini karena barcode tersebut menyimpan semua data diri yang kamu masukkan saat memesan tiket yaitu nama, nomor penerbangan, kota keberangkatan dan kota tujuan, bandara, gate, nomor kursi, nomor akun frequent flyer, jumlah miles hingga nomor kartu kredit yang digunakan untuk pembayaran.

Informasi sensitif seperti ini bisa dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab untuk mencuri identitas kamu yang tak menutup kemungkinan bisa memberi akses ke data keuangan, bank dan sebagainya. Ada banyak situs online pembaca barcode yang bisa dengan mudah mendapatkan informasi sensitif ini hanya berdasarkan foto sederhana.

2. Tiket Pesawat Bisa Diubah

tips-terbang
Jika di foto boarding pass yang kamu upload di media sosial terlihat nama dan kode pemesanan, maka siapapun dengan mudah bisa mengubah tiket pesawat tersebut dengan mudah. Bukan hanya mengubah tempat duduk, tetapi bisa mengubah nama, mengganti pesanan menu makanan selama penerbangan, jadwal penerbangan hingga membatalkan penerbangan tanpa pengetahuan kamu.

diskon-pergi-liburan
Double hemat diskon s/d 250ribu

Orang yang tak bertanggung jawab tersebut bisa dengan mudah membuka situs resmi maskapai yang kamu gunakan, memasukkan nama dan kode pemesanan di bagian ‘Manage my Booking’ dan boom! Orang tersebut pun akan bisa mengubah tiket penerbangan kamu.

3. Pencurian Poin Frequent Flyer

tips-terbang
Jika kamu termasuk anggota frequent flyer dari maskapai yang digunakan, umumnya nomor keanggotaan kamu akan terpampang jelas di boarding pass. Meski sistem frequent flyer sulit untuk diotak atik oleh orang yang tidak berkepentingan, namun jangan remehkan kemampuan hacker untuk bisa mengakses akun kamu dan menguras semua poin miles yang sudah dikumpulkan untuk kepentingan dirinya sendiri. Misalnya membeli tiket pesawat untuk dirinya, menukar dengan berbagai promo merchant dan sebagainya.

Setelah mengetahui bahaya mengupload boarding pass ke sosial media, apakah kamu masih berniat melakukan hal yang sama? Jika ingin berbagi kabar baik tentang penerbangan kamu, kamu bisa mengakalinya dengan mengunggah foto tengah berada di bandara atau foto bagian interior bandara.

Hal ini jauh lebih aman ketimbang membagikan foto boarding pass kamu. Let`s be a smart traveler ya dengan melindungi privasi dan data diri karena saat ini semua possible terjadi dengan kecanggihan teknologi dan juga internet. Pergi yuk!

Tiket Pesawat Murah