Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki banyak destinasi wisata keren yang menjadi magnet wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Keanekaragaman yang dimiliki negeri ini juga dapat pengakuan dari salah satu badan PBB yang mengurusi masalah pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan yaitu UNESCO.

diskon-pergi-liburan
Double hemat diskon s/d 250ribu

Ditetapkannya sebuah tempat, budaya dan benda menjadi situs warisan dunia UNESCO dimaksudkan untuk membantu menjaga dan melestarikan tempat-tempat yang telah ditunjuk agar menjadi warisan manusia dunia.

Baca Juga :

Ada 9 tempat wisata Indonesia yang masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO yang jadi bukti bahwa keindahan dan kebudayaan yang ada di Indonesia sudah diakui dunia.

1. Taman Nasional Komodo

taman nasional komodo
Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi yang meliputi beberapa pulau, termasuk Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, dan 26 pulau kecil lainnya. Taman nasional yang didirikan pada tahun 1980 ini menjadi tempat pelestarian komodo sekaligus berbagai hewan lainnya, seperti 32 spesies mamalia,128 spesies burung, 37 spesies reptil serta 253 spesies karang pembentuk terumbu dengan sekitar 1.000 spesies ikan.

promo hotel pergicom
Diskon Hotel up to 300rb

Selain sebagai taman konservasi, Taman Nasional Komodo juga jadi salah satu tujuan wisata paling hits di Indonesia yang semakin banyak diminati wisatawan lokal maupun luar negeri. Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati banyak destinasi wisata keren di kawasan taman nasional ini, seperti trekking di Pulau Padar, snorkeling di Pantai Pink dan masih banyak lainnya.

2. Candi Borobudur

sunrise-candi-borobudur
Sumber: Instagram @ indtravel
Kompleks Candi Borobudur salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang berada di Kabupaten Magelang, sekitar 40 km sebelah utara kota Yogyakarta.

Candi dengan 1460 relief dan 504 stupa ini merupakan salah satu wisata terbaik dan terpopuler di Indonesia. Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M dibawah dinasti Syailendra. Komplek Candi Borobudur terdiri dari Candi Mendut dan Candi Pawon yang berada dalam satu tarikan garis lurus yang menyimbolkan bahwa ketiga candi itu memiliki hubungan khusus, meski tidak dibangun dalam waktu yang bersamaan.

3. Candi Prambanan


Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Candi yang dibangun pada abad ke-9 ini dipersembahkan untuk tiga dewa penting (trimurti) dalam agama Hindu yaitu Brahma, Wisnu dan Siwa. Di kompleks Candi Prambanan ada banyak candi, namun tiga bangunan candi yang paling besar adalah candi Trimurti tadi.

Selain tiga bangunan candi utama, di sekitar Prambanan juga terdapat banyak candi lainnya, diantaranya seperti Candi Ratu Boko, Candi Sewu, Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Candi Prambanan masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Saat ini, candi ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon
Sumber: https://www.penabiru.com/wisata-di-taman-nasional-ujung-kulon/
Taman Nasional Ujung Kulon yang ada di Provinsi Banten ini merupakan taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia. Taman nasional seluas 122.956 Ha ini yang mencakup Gunung Krakatau, Pulau Panaitan, dan Pulau Peucang di Selat Sunda. Taman Nasional Ujung Kulon merupakan satu-satunya tempat untuk melestarikan badak jawa yang keberadaannya sudah semakin langka dan hampir punah.

Selain badak, taman nasional ini juga jadi tempat pelestarian berbagai hewan dan tumbuhan angka, seperti 35 spesies mamalia, termasuk owa jawa, macan tutul jawa, banteng dan lutung budeng. Ada juga sekitar 72 spesies reptil dan amfibi serta 240 spesies burung dan unggas. Taman Nasional Ujung Kulon ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 1991 dan pada tahun 2005 taman nasional ini dinobatkan sebagai Taman Warisan ASEAN. Taman nasional ini dibuka untuk umum dan kamu bisa mengunjungi banyak tempat wisata keren yang ada dalam kawasan taman nasional ini lho!

5. Situs Manusia Purba Sangiran

Situs Manusia Purba Sangiran
Sumber: https://halallifestyle.id/tourism/situs-manusia-purba-sangiran-bakal-dikembangkan-seperti-borobudur
Sangiran merupakan situs arkeologi penting yang jadi salah satu tempat penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia purba. Situs yang terletak di Sangiran, Jawa Tengah ini merupakan museum yang berisi benda dan fosil yang berhubungan dengan manusia purba. Situs ini pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1883 dan menjadi tempat ditemukannya berbagai fosil manusia purba, seperti Meganthropus, Phitecanthropus Erectus dan Homo Erectus yang juga dikenal dengan nama Manusia Jawa.

Pada tahun 1977 pemerintah Indonesia menetapkan Sangiran sebagai cagar budaya dan pada tahun 1996 UNESCO menetapkan Sangiran sebagai situs warisan dunia. Di Museum Sangiran kamu bisa belajar sejarah mengenai manusia purba yang ada sekitar 2 juta tahun lalu. Di museum ini terdapat sekitar 13.086 koleksi fosil manusia purba dan menjadi situs manusia purba berdiri tegak terlengkap di Asia Museum ini terbuka untuk umum lho dengan biaya masuk terjangkau hanya Rp 5000 per orang!

6. Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser
Sumber: http://www.pedomanwisata.com/wisata-alam/taman-nasional/taman-nasional-gunung-leuser-satu-satunya-tempat-di-bumi-dihuni-empat-hewan-spektakuler-sekaligus
Taman Nasional Gunung Leuser masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2004. Taman nasional ini berada di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Nama taman nasional yang memiliki luas mencapai 1.094.692 ha ini berasal dari Gunung Leuser yang termasuk dalam kawasan taman nasional ini.

Sebagian besar wilayah taman nasional ini adalah hutan hujan tropis dengan berbagai hewan dilindungi hidup di dalamnya, seperti orangutan Sumatera, Badak Sumatera, Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Rangkong Papan, Beruang Madu, Siamang dan Ajag. Taman nasional ini memiliki fungsi sebagai tempat penelitian, konservasi sekaligus tempat wisata. Masyarakat bisa berkunjung untuk melihat hewan-hewan yang dilindungi dari dekat. Bahkan aktor Leonardo DiCaprio juga pernah main ke taman nasional ini lho!

7. Taman Nasional Kerinci Seblat

A post shared by Eky Epsa (@eky_epsa) on


Taman Nasional Kerinci Seblat masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2005. Taman nasional ini berada di empat provinsi, yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Taman Taman Nasional Kerinci Seblat ini merupakan taman nasional terluas di Pulau Sumatera dengan luas mencapai 13.750 km². Nama Taman Nasional Kerinci Seblat diambil dari nama Gunung Kerinci yang masuk dalam kawasan taman nasional ini.

cicilan 0%
Bayar berkala dengan cicilan 0%

Wilayah taman nasional ini sangat beragam ,mulai dari pegunungan dengan hutan hujan tropis yang tebal, danau kaldera, goa dan beberapa sumber air panas. Gunung Kerinci yang ada di taman nasional ini menjadi salah satu favorit pendaki, ada juga Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara dan dikelilingi tujuh gunung! Di taman nasional ini juga bisa ditemukan flora langka seperti Rafflesia Arnoldi dan bunga Titan Arum yang merupakan bunga terbesar dan tertinggi di dunia.

8. Taman Nasional Sembilang

Taman Nasional Sembilang
Sumber: http://palembang.tribunnews.com/2015/06/02/taman-nasional-sembilang-tempat-rekreasi-bagi-yang-bernyali
Hutan hujan tropis di Pulau Sumatera lainnya yang juga masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO adalah Taman Nasional Sembilang yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Taman nasional ini tercatat dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2004. Taman nasional seluas 2.051 km² ini meliputi hutan gambut rawa, hutan mangrove dan dataran lumpur.

Kondisi taman nasional ini sangat ideal bagi tempat migrasi burung-burung dari Asia dan Eropa yang biasanya terjadi pada Oktober hingga Desember. Pada musim migrasi burung, taman nasional ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan maupun fotografer yang ingin mengabadikan ribuan burung yang bermigrasi kesini. Nama taman nasional ini diambil dari spesies ikan yang banyak ditemukan di daerah tersebut, yaitu ikan sembilang.

9. Taman Nasional Lorentz


Taman Nasional Lorentz yang berada di Provinsi Papua ini terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1999. Taman nasional ini memiliki luas 2,35 juta hektar dan merupakan area konservasi terluas di Asia Tenggara. Karena luasnya yang begitu masif, masih ada banyak daerah yang belum dieksplor dan dipetakan. Taman nasional ini juga menjadi satu dari tiga kawasan di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis.

Di taman nasional ini terdapat Gunung Cartenz dengan Puncak Jaya yang merupakan gunung tertinggi ke-9 di dunia. Taman Nasional Lorentz juga dikenal sebagai salah satu taman nasional dengan ekologi paling beragam di dunia karena disini terdapat sekitar 630 spesies burung, 123 spesies mamalia, serta ratusan spesies ikan. Selain itu di wilayah taman nasional ini juga ada persediaan mineral yang melimpah. Taman Nasional Lorentz juga dikenal memiliki geologi kompleks karena berada di titik pertemuan dua lempeng benua dengan tingkat keanekaragaman hayati dan endemisme yang tinggi. Disini juga ada situs fosil yang menjadi saksi evolusi kehidupan di Papua dan New Guinea lho!

Jadi bagi kamu yang butuh referensi tempat liburan anti mainstream, bisa mengunjungi salah satu wisata di Indonesia yang masuk situs warisan dunia UNESCO di atas ya! Menjelajah indahnya Indonesia juga semakin mudah dan murah dengan diskon tiket pesawat dan hotel dari Pergi.com. Pergi jelajah Indonesia yuk!

Diskon Tiket & Hotel